<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421</id><updated>2011-04-22T11:50:45.428+08:00</updated><category term='ES SODA MOKA'/><category term='MEGAWATI SOEKARNO PUTRI'/><category term='SUSILO BAMBANG YUDHOYONO'/><category term='KASUS SUAP'/><category term='TRY SUTRISNO'/><category term='Budaya'/><category term='Renungan'/><category term='Resep Makanan China'/><category term='Pendidikan'/><category term='IDUL FITRI'/><category term='Resep Makanan Japan'/><category term='H.MOHAMMAD SOEHARTO'/><category term='Resep Makanan Viet Nam'/><category term='POLITIK JUAL BELI SUARA'/><category term='DEL - OUT Productions'/><category term='MAKANAN SAMPAH'/><category term='ABDURRAHMAN WAHID'/><category term='REFORMASI ALA GUSDEL'/><category term='UMAR WIRAHADIKUSUMAH'/><category term='SAYAP AYAM SAOS TIRAM'/><category term='Resep Makanan Bali'/><category term='RepublikaN'/><category term='Wacana'/><category term='Politik'/><category term='TOGEL YANG SANGAT GELAP'/><category term='CAESARIANI'/><category term='Ir. SOEKARNO'/><category term='MOHAMMAD HATTA'/><category term='PROPAGANDA ANTI - KKN'/><category term='BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE'/><category term='HAMZAH HAZ'/><category term='Resep Makanan Korea'/><category term='INFO KESEHATAN'/><category term='DEMO AKSI PENGUSAHA PERAK'/><category term='SRI SULTAN HAMENGKU BUWONO IX'/><category term='JUSUF KALLA'/><category term='ADAM MALIK'/><category term='SUDHARMONO'/><title type='text'>GUSDEL KLANK blogger</title><subtitle type='html'>BLOGGER YANG MENGUPAS TENTANG POLITIK, BUDAYA, MUSIK, HIBURAN MALAM ALIAS DUGEM, NIAGA, TOKOH - TOKOH, DAN BERITA - BERITA YANG PALING GRES DARI PULAU DEWATA.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>57</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-608929304219142459</id><published>2011-01-24T17:15:00.000+08:00</published><updated>2011-01-24T17:15:34.473+08:00</updated><title type='text'>10 Keinginan Wanita dari Pasangannya</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.casavina.com/gaya-hidup/10-keinginan-wanita-dari-pasangannya/"&gt;10 Keinginan Wanita dari Pasangannya&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-608929304219142459?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.casavina.com/gaya-hidup/10-keinginan-wanita-dari-pasangannya/' title='10 Keinginan Wanita dari Pasangannya'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/608929304219142459/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=608929304219142459' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/608929304219142459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/608929304219142459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2011/01/10-keinginan-wanita-dari-pasangannya.html' title='10 Keinginan Wanita dari Pasangannya'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-4115469393053233502</id><published>2008-10-05T16:53:00.000+08:00</published><updated>2008-10-05T16:57:30.141+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RepublikaN'/><title type='text'>CAESARIANI</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SOiBMtnMcGI/AAAAAAAAAIA/LWxUd7rlv5Y/s1600-h/SESA+KARTU+NAMA+OK.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5253591020730085474" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SOiBMtnMcGI/AAAAAAAAAIA/LWxUd7rlv5Y/s320/SESA+KARTU+NAMA+OK.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-4115469393053233502?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/4115469393053233502/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=4115469393053233502' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/4115469393053233502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/4115469393053233502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/10/caesariani.html' title='CAESARIANI'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SOiBMtnMcGI/AAAAAAAAAIA/LWxUd7rlv5Y/s72-c/SESA+KARTU+NAMA+OK.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-7464865116132659453</id><published>2008-10-04T19:20:00.002+08:00</published><updated>2008-10-05T16:09:52.100+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='JUSUF KALLA'/><title type='text'>TOKOH NASIONAL</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SOdSt5zIhqI/AAAAAAAAAH4/Q5uEUuXQGkA/s1600-h/jusuf_kalla_wp.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5253258438913853090" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SOdSt5zIhqI/AAAAAAAAAH4/Q5uEUuXQGkA/s320/jusuf_kalla_wp.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; JUSUF KALLA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bangsa Indonesia Harus Percaya DiriKompas 01/10/2007: Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla mengatakan, tidak ada alasan bagi Indonesia untuk kalah maju dibandingkan dengan India atau Vietnam. Persoalannya tinggal terletak pada kepercayaan diri. Wapres mengatakan, bangsa Indonesia harus percaya pada kemampuannya sendiri.Apalagi Indonesia memiliki semua yang dibutuhkan negara untuk membangun, yakni minyak bumi, tambang, dan komoditas pertanian. Hal itu dikemukakan Wapres pada acara buka puasa bersama pengusaha di kediaman Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Mohamad S Hidayat, Minggu (30/9/2007)."Kalau ada kesalahan kita selama ini adalah kita terlalu bergantung pada bangsa lain. Berpuluh-puluh tahun kita selalu menunggu datangnya bantuan asing dulu untuk bisa membangun," kata Wapres.Dengan sikap seperti itu, menurut Jusuf Kalla, bangsa ini kemudian tidak memiliki kemampuan untuk membangun negaranya sendiri. Bahkan sampai saat ini terkadang masih muncul keraguan bahwa putra-putra Indonesia mampu melaksanakan proyek pembangunan.Jusuf Kalla mengambil contoh pembangunan bandar udara di Makassar. Semula ada keinginan untuk menyerahkan proyek itu kepada pengusaha asing. Ketika ia minta untuk diberikan kepada pengusaha lokal, ternyata mereka mampu dan kualitasnya tidak kalah dengan pengusaha asing.Menurut Wapres, sekarang ini justru pengusaha Indonesia harus mampu berkiprah di ajang internasional. "Satu lagi kelemahan kita sebagai bangsa, yaitu kalau ada pengusaha Indonesia yang menanamkan modalnya di luar negeri, buru-buru dikatakan pelarian modal. Padahal pengusaha India bangga kalau banyak perusahaan yang ada di luar India," kata Wapres.Delapan persenNamun, Wapres optimistis bahwa dengan peran serta semua pihak, perekonomian Indonesia akan bisa berkembang lebih pesat. Bahkan ia percaya tahun depan perekonomian Indonesia akan tumbuh 8 persen."Kalau kita tidak bisa tumbuh 8 atau 9 persen tahun depan, itu berarti ada yang salah dengan bangsa kita ini," kata Wapres Jusuf Kalla.Kuncinya, menurut Wapres, bergantung pada kepercayaan diri bangsa ini. Ia mengajak para pengusaha untuk tidak ragu akan kemampuannya.Menurut Jusuf Kalla, salah satu indikator yang bisa dipakai untuk bisa melihat bergeraknya kegiatan ekonomi adalah dari lalu lintas barang. "Coba lihat lalu lalang trailer (truk gandeng) yang membawa peti kemas. Nyaris tidak pernah berhenti truk-truk itu. Semua itu menunjukkan adanya kegiatan ekonomi. Salah besar kalau dikatakan sektor riil belum berjalan," kata Wapres.Wapres meminta kalangan pengusaha untuk juga memerhatikan masyarakat bawah. Terutama pengusaha yang bergerak di bidang pembangunan perumahan diingatkan untuk tidak hanya berorientasi kepada kalangan atas.Ketimpangan sosial yang terus dibiarkan akan menjadi bumerang bagi pembangunan yang dilakukan. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-7464865116132659453?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/7464865116132659453/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=7464865116132659453' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/7464865116132659453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/7464865116132659453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/10/tokoh-nasional.html' title='TOKOH NASIONAL'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SOdSt5zIhqI/AAAAAAAAAH4/Q5uEUuXQGkA/s72-c/jusuf_kalla_wp.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-5858561902659205628</id><published>2008-10-04T19:11:00.002+08:00</published><updated>2008-10-04T19:18:27.725+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='INFO KESEHATAN'/><title type='text'>10 ALASAN SEHATNYA SEKS</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;INFO KESEHATAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;10 - ALASAN SEHATNYA SEKS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“ Jakarta Joy Davidson seorang seksolog asal New York yang dikutip detikhot dari CBS, Rabu ( 25/6/2008 ) mengungkapkan bahwa seks memberi banyak manfaat positif bagi kesehatan.  Di bawah ini akan dijelaskan 10 manfaat dari berhubungan seks “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;1.SEKS HILANGKAN STRES&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dari sebuah penelitian yang dilakukan di Skotlandia, diungkapkan bahwa seks dapat melepaskan seseorang dari stress.  Saat berhubungan seks, tekanan darah akan menjadi normal, sehingga ketegangan dan stress yang terjadipun akan teratasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;2.SEKS TINGKATAKAN DAYA TAHAN TUBUH&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Sebuah penelitian pernah dilakukan di Universitas Wilkes, para peneliti itu menemukan bahwa seks merangsang daya tahan tubuh alami di produksi dalam tubuh.  Semakin sering anda melakukan hubungan seks, maka daya tahan tubuh anda semakin bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;3.SEKS ATASI KELEBIHAN BERAT BADAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saat berhubungan seks selama setengah jam, sekitar 3.570 kalori terbakar.  Bayangkan beberapa banyak kalori yang terbakar saat anda berhubungan seks rutin dengan pasangan.  Kelebihan berat badan bukan lagi masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;4.SEKS BIKIN JANTUNG SEHAT&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Sebuah penelitian di Inggris dapat membuktikan bahwa semakin sering seseorang melakukan hubungan seks, maka berpengaruh pada kesehatan Jantungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;5.SEK TINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saat melakukan hubungan seks, seseorang akan merasa puas dengan dirinya.  Oleh karena itu hubungan seks dapat meningkatkan rasa percaya diri seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;6.SEKS TINGKATKAN KEINTIMAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Disaat melakukan hubungan seks, ada hormon Oksitosin yang diproduksi.  Hormon tersebut biasa disebut hormon cinta yang dapat meningkatkan rasa percaya dan saying terhadap pasangan.  Semakin sering berhubungan seks, maka kemesraan anda dengan pasangan semakin terjaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;7.SEKS DAPAT HILANGKAN RASA SAKIT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selain dapat meningkatkan keintiman, hormone Oksitosin juga dapat digunakan untuk menghilangkan rasa sakit secara alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;8.SEKS KURANGI RESIKO KANKER PROSTAT&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Ejakulasi pria saat melakukan hubungan seks dengan pasangannya akan mengurangi resiko terkena penyakit kanker prostate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;9.SEKS LATIH DINDING VAGINA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saat melakukan hubungan seks, otot di dinding vagina ikut terlatih seperti saat melakukan latihan kegel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;10.SEKS BUAT TIDUR LEBIH NYENYAK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika seks dapat membuat saraf mengendur dan tekanan darah menjadi normal, otomatis tidur akan menjadilebih nyenyak.  Waktu serta siklus tidur anda menjadi normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Catatan : SEKS SEHAT ADALAH SEKS YANG DILAKUKAN SECARA SEHAT PULA.LAKUKAN SEKS SEHAT ANDA DENGAN PASANGAN SETIA ANDA.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-5858561902659205628?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/5858561902659205628/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=5858561902659205628' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/5858561902659205628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/5858561902659205628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/10/10-alasan-sehatnya-seks.html' title='10 ALASAN SEHATNYA SEKS'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-1931682378477282504</id><published>2008-09-30T15:27:00.002+08:00</published><updated>2008-09-30T15:35:06.417+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IDUL FITRI'/><title type='text'>UCAPAN</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SOHVXIwcTNI/AAAAAAAAAHo/hX8qbiif0q0/s1600-h/LOGO+BARU+DWIJAYA.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5251713233955081426" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SOHVXIwcTNI/AAAAAAAAAHo/hX8qbiif0q0/s320/LOGO+BARU+DWIJAYA.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:180%;"&gt;DWIJAYA ELEKTRIK &amp;amp; STAFF&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:180%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:180%;"&gt;Mengucapkan Selamat Hari Raya &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:180%;"&gt;" IDUL FITRI 1 Syawal 1429 H. "&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:180%;"&gt;Mohon Maaf Lahir dan Bathin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:180%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:180%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ttd.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;M. GUSDEL SUDIARTHA&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-1931682378477282504?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/1931682378477282504/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=1931682378477282504' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/1931682378477282504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/1931682378477282504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/ucapan_30.html' title='UCAPAN'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SOHVXIwcTNI/AAAAAAAAAHo/hX8qbiif0q0/s72-c/LOGO+BARU+DWIJAYA.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-5154773673627800198</id><published>2008-09-29T13:35:00.003+08:00</published><updated>2008-09-29T13:41:01.153+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CAESARIANI'/><title type='text'>UCAPAN</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SOBp-UxNIwI/AAAAAAAAAHU/sIMeJlP7ZPo/s1600-h/logo+republikan+2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5251313684961895170" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SOBp-UxNIwI/AAAAAAAAAHU/sIMeJlP7ZPo/s320/logo+republikan+2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-size:180%;"&gt;RepublikaN&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;PUTU AYU CAESARIANI&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;CALEG. NO. 3 DAPIL DENPASAR - 1&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;MENGUCAPKAN :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;1 Syawal 1429 H&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Mohon Maaf Lahir &amp;amp; Bathin&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-5154773673627800198?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/5154773673627800198/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=5154773673627800198' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/5154773673627800198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/5154773673627800198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/ucapan_29.html' title='UCAPAN'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SOBp-UxNIwI/AAAAAAAAAHU/sIMeJlP7ZPo/s72-c/logo+republikan+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-7232694244973853395</id><published>2008-09-29T13:28:00.003+08:00</published><updated>2008-09-29T13:34:54.004+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IDUL FITRI'/><title type='text'>UCAPAN</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#000099;"&gt;gusdelklank.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#000099;"&gt;Mengucapkan :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;1 Syawal 1429 H&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#009900;"&gt;Mohon Maaf Lahir &amp;amp; Bathin&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-7232694244973853395?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/7232694244973853395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=7232694244973853395' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/7232694244973853395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/7232694244973853395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/ucapan.html' title='UCAPAN'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-8866161603272266874</id><published>2008-09-27T21:42:00.004+08:00</published><updated>2008-09-27T21:55:26.268+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SUSILO BAMBANG YUDHOYONO'/><title type='text'>TOKOH NASIONAL SBY.</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SN46_UOaOEI/AAAAAAAAAHM/M347yJbbt8Y/s1600-h/sby.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5250699074995894338" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SN46_UOaOEI/AAAAAAAAAHM/M347yJbbt8Y/s320/sby.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; SUSILO BAMBANG YUDHOYONO&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Susilo Bambang Yudhoyono adalah presiden RI ke-6. Berbeda dengan presiden sebelumnya, beliau merupakan presiden pertama yang dipilih secara langsung oleh rakyat dalam proses Pemilu Presiden putaran II 20 September 2004. Lulusan terbaik AKABRI (1973) yang akrab disapa SBY ini lahir di Pacitan, Jawa Timur 9 September 1949. Istrinya bernama Kristiani Herawati, merupakan putri ketiga almarhum Jenderal (Purn) Sarwo Edhi Wibowo.Pensiunan jenderal berbintang empat ini adalah anak tunggal dari pasangan R. Soekotjo dan Sitti Habibah. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Darah prajurit menurun dari ayahnya yang pensiun sebagai Letnan Satu. Sementara ibunya, Sitti Habibah, putri salah seorang pendiri Ponpes Tremas. Beliau dikaruniai dua orang putra yakni Agus Harimurti Yudhoyono (mengikuti dan menyamai jejak dan prestasi SBY, lulus dari Akmil tahun 2000 dengan meraih penghargaan Bintang Adhi Makayasa) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (lulusan terbaik SMA Taruna Nusantara, Magelang yang kemudian menekuni ilmu ekonomi).Pendidikan SR adalah pijakan masa depan paling menentukan dalam diri SBY. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika duduk di bangku kelas lima, beliau untuk pertamakali kenal dan akrab dengan nama Akademi Militer Nasional (AMN), Magelang, Jawa Tengah. Di kemudian hari AMN berubah nama menjadi Akabri. SBY masuk SMP Negeri Pacitan, terletak di selatan alun-alun. Ini adalah sekolah idola bagi anak-anak Kota Pacitan. Mewarisi sikap ayahnya yang berdisiplin keras, SBY berjuang untuk mewujudkan cita-cita masa kecilnya menjadi tentara dengan masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) setelah lulus SMA akhir tahun 1968. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Namun, lantaran terlambat mendaftar, SBY tidak langsung masuk Akabri. Maka SBY pun sempat menjadi mahasiswa Teknik Mesin Institut 10 November Surabaya (ITS).Namun kemudian, SBY justru memilih masuk Pendidikan Guru Sekolah Lanjutan Pertama (PGSLP) di Malang, Jawa Timur. Sewaktu belajar di PGSLP Malang itu, beliau mempersiapkan diri untuk masuk Akabri. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tahun 1970, akhirnya masuk Akabri di Magelang, Jawa Tengah, setelah lulus ujian penerimaan akhir di Bandung. SBY satu angkatan dengan Agus Wirahadikusumah, Ryamizard Ryacudu, dan Prabowo Subianto. Semasa pendidikan, SBY yang mendapat julukan Jerapah, sangat menonjol. Terbukti, belaiu meraih predikat lulusan terbaik Akabri 1973 dengan menerima penghargaan lencana Adhi Makasaya.Pendidikan militernya dilanjutkan di Airborne and Ranger Course di Fort Benning, Georgia, AS (1976), Infantry Officer Advanced Course di Fort Benning, Georgia, AS (1982-1983) dengan meraih honor graduate, Jungle Warfare Training di Panama (1983), Anti Tank Weapon Course di Belgia dan Jerman (1984), Kursus Komandan Batalyon di Bandung (1985), Seskoad di Bandung (1988-1989) dan Command and General Staff College di Fort Leavenworth, Kansas, AS (1990-1991). &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Gelar MA diperoleh dari Webster University AS. Perjalanan karier militernya, dimulai dengan memangku jabatan sebagai Dan Tonpan Yonif Linud 330 Kostrad (Komandan Peleton III di Kompi Senapan A, Batalyon Infantri Lintas Udara 330/Tri Dharma, Kostrad) tahun 1974-1976, membawahi langsung sekitar 30 prajurit.Batalyon Linud 330 merupakan salah satu dari tiga batalyon di Brigade Infantri Lintas Udara 17 Kujang I/Kostrad, yang memiliki nama harum dalam berbagai operasi militer. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketiga batalyon itu ialah Batalyon Infantri Lintas Udara 330/Tri Dharma, Batalyon Infantri Lintas Udara 328/Dirgahayu, dan Batalyon Infantri Lintas Udara 305/Tengkorak. Kefasihan berbahasa Inggris, membuatnya terpilih mengikuti pendidikan lintas udara (airborne) dan pendidikan pasukan komando (ranger) di Pusat Pendidikan Angkatan Darat Amerika Serikat, Ford Benning, Georgia, 1975. Kemudian sekembali ke tanah air, SBY memangku jabatan Komandan Peleton II Kompi A Batalyon Linud 305/Tengkorak (Dan Tonpan Yonif 305 Kostrad) tahun 1976-1977. Beliau pun memimpin Pleton ini bertempur di Timor Timur.Sepulang dari Timor Timur, SBY menjadi Komandan Peleton Mortir 81 Yonif Linud 330 Kostrad (1977). &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setelah itu, beliau ditempatkan sebagai Pasi-2/Ops Mabrigif Linud 17 Kujang I Kostrad (1977-1978), Dan Kipan Yonif Linud 330 Kostrad (1979-1981), dan Paban Muda Sops SUAD (1981-1982). Ketika bertugas di Mabes TNI-AD, itu SBY kembali mendapat kesempatan sekolah ke Amerika Serikat. Dari tahun 1982 hingga 1983, beliau mengikuti Infantry Officer Advanced Course, Fort Benning, AS, 1982-1983 sekaligus praktek kerja-On the job training di 82-nd Airbone Division, Fort Bragg, AS, 1983. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kemudian mengikuti Jungle Warfare School, Panama, 1983 dan Antitank Weapon Course di Belgia dan Jerman, 1984, serta Kursus Komando Batalyon, 1985. Pada saat bersamaan SBY menjabat Komandan Sekolah Pelatih Infanteri (1983-1985)Lalu beliau dipercaya menjabat Dan Yonif 744 Dam IX/Udayana (1986-1988) dan Paban Madyalat Sops Dam IX/Udayana (1988), sebelum mengikuti pendidikan di Sekolah Staf dan Komando TNI-AD (Seskoad) di Bandung dan keluar sebagai lulusan terbaik Seskoad 1989. SBY pun sempat menjadi Dosen Seskoad (1989-1992), dan ditempatkan di Dinas Penerangan TNI-AD (Dispenad) dengan tugas antara lain membuat naskah pidato KSAD Jenderal Edi Sudradjat. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lalu ketika Edi Sudradjat menjabat Panglima ABRI, beliau ditarik ke Mabes ABRI untuk menjadi Koordinator Staf Pribadi (Korspri) Pangab Jenderal Edi Sudradjat (1993).Lalu, beliau kembali bertugas di satuan tempur, diangkat menjadi Komandan Brigade Infantri Lintas Udara (Dan Brigif Linud) 17 Kujang I/Kostrad (1993-1994) bersama dengan Letkol Riyamizard Ryacudu. Kemudian menjabat Asops Kodam Jaya (1994-1995) dan Danrem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponegoro (1995). &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tak lama kemudian, SBY dipercaya bertugas ke Bosnia Herzegovina untuk menjadi perwira PBB (1995). Beliau menjabat sebagai Kepala Pengamat Militer PBB (Chief Military Observer United Nation Protection Force) yang bertugas mengawasi genjatan senjata di bekas negara Yugoslavia berdasarkan kesepakatan Dayton, AS antara Serbia, Kroasia dan Bosnia Herzegovina. Setelah kembali dari Bosnia, beliau diangkat menjadi Kepala Staf Kodam Jaya (1996). Kemudian menjabat Pangdam II/Sriwijaya (1996-1997) sekaligus Ketua Bakorstanasda dan Ketua Fraksi ABRI MPR (Sidang Istimewa MPR 1998) sebelum menjabat Kepala Staf Teritorial (Kaster) ABRI (1998-1999).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sementara, langkah karir politiknya dimulai tanggal 27 Januari 2000, saat memutuskan untuk pensiun lebih dini dari militer ketika dipercaya menjabat sebagai Menteri Pertambangan dan Energi pada pemerintahan Presiden KH Abdurrahman Wahid. Tak lama kemudian, SBY pun terpaksa meninggalkan posisinya sebagai Mentamben karena Gus Dur memintanya menjabat Menkopolsoskam. Pada tanggal 10 Agustus 2001, Presiden Megawati mempercayai dan melantiknya menjadi Menko Polkam Kabinet Gotong-Royong. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tetapi pada 11 Maret 2004, beliau memilih mengundurkan diri dari jabatan Menko Polkam. Langkah pengunduran diri ini membuatnya lebih leluasa menjalankan hak politik yang akan mengantarkannya ke kursi puncak kepemimpinan nasional. Dan akhirnya, pada pemilu Presiden langsung putaran kedua 20 September 2004, SBY yang berpasangan dengan Jusuf Kalla meraih kepercayaan mayoritas rakyat Indonesia dengan perolehan suara di attas 60 persen. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan pada tanggal 20 Oktober 2004 beliau dilantik menjadi Presiden RI ke-6. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dari Berbagai Sumber)Biodata Susilo Bambang Yudhoyono&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Nama : Jenderal TNI (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Lahir : Pacitan, Jawa Timur, 9 September 1949&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Agama : Islam&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Istri : Kristiani Herawati,putri ketiga almarhum Jenderal (Purn) Sarwo Edhi Wibowo&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Anak : Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Pangkat terakhir :Jenderal TNI (25 September 2000)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Pendidikan:Akademi Angkatan Bersenjata RI (Akabri) tahun 1973&lt;br /&gt;American Language Course, Lackland, Texas AS, 1976&lt;br /&gt;Airbone and Ranger Course, Fort Benning , AS, 1976&lt;br /&gt;Infantry Officer Advanced Course, Fort Benning, AS, 1982-1983&lt;br /&gt;On the job training di 82-nd Airbone Division, Fort Bragg, AS, 1983&lt;br /&gt;Jungle Warfare School, Panama, 1983&lt;br /&gt;Antitank Weapon Course di Belgia dan Jerman, 1984&lt;br /&gt;Kursus Komando Batalyon, 1985&lt;br /&gt;Sekolah Komando Angkatan Darat, 1988-1989&lt;br /&gt;Command and General Staff College, Fort = Leavenwort,Kansas, ASMaster of Art (MA) dari Management Webster University, Missouri, AS&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Karier:Dan Tonpan Yonif Linud 330 Kostrad (1974-1976)&lt;br /&gt;Dan Tonpan Yonif 305 Kostrad (1976-1977)&lt;br /&gt;Dan Tn Mo 81 Yonif Linud 330 Kostrad (1977)&lt;br /&gt;Pasi-2/Ops Mabrigif Linud 17 Kujang I Kostrad (1977-1978)&lt;br /&gt;Dan Kipan Yonif Linud 330 Kostrad (1979-1981)&lt;br /&gt;Paban Muda Sops SUAD (1981-1982)&lt;br /&gt;Komandan Sekolah Pelatih Infanteri (1983-1985)&lt;br /&gt;Dan Yonif 744 Dam IX/Udayana (1986-1988)&lt;br /&gt;Paban Madyalat Sops Dam IX/Udayana (1988)&lt;br /&gt;Dosen Seskoad (1989-1992)&lt;br /&gt;Korspri Pangab (1993)&lt;br /&gt;Dan Brigif Linud 17 Kujang 1 Kostrad (1993-1994)&lt;br /&gt;Asops Kodam Jaya (1994-1995)&lt;br /&gt;Danrem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponegoro (1995)&lt;br /&gt;Chief Military Observer United Nation Peace Forces (UNPF) di Bosnia-Herzegovina &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;(sejak awal November 1995)&lt;br /&gt;Kasdam Jaya (1996-hanya lima bulan)&lt;br /&gt;Pangdam II/Sriwijaya (1996-) sekaligus Ketua Bakorstanasda&lt;br /&gt;Ketua Fraksi ABRI MPR (Sidang Istimewa MPR 1998)&lt;br /&gt;Kepala Staf Teritorial (Kaster ABRI (1998-1999)&lt;br /&gt;Mentamben (sejak 26 Oktober 1999)&lt;br /&gt;Menko Polsoskam (Pemerintahan Presiden KH Abdurrahman Wahid)&lt;br /&gt;Menko Polkam (Pemerintahan Presiden Megawati Sukarnopotri) &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;mengundurkan diri 11 Maret 2004&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Penugasan:Operasi Timor Timur (1979-1980), dan 1986-1988&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Penghargaan:Adi Makayasa (lulusan terbaik Akabri 1973)&lt;br /&gt;Honorour Graduated IOAC, USA, 1983&lt;br /&gt;Tokoh Berbahasa Lisan Terbaik, 2003.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Alamat :Jl. Alternatif Cibubur Puri Cikeas IndahNo. 2 Desa Nagrag &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Kec. Gunung Putri Bogor-16967&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-8866161603272266874?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/8866161603272266874/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=8866161603272266874' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/8866161603272266874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/8866161603272266874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/tokoh-nasional-sby.html' title='TOKOH NASIONAL SBY.'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SN46_UOaOEI/AAAAAAAAAHM/M347yJbbt8Y/s72-c/sby.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-6854950628860332850</id><published>2008-09-26T15:02:00.006+08:00</published><updated>2008-09-26T15:11:36.933+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAMZAH HAZ'/><title type='text'>TOKOH NASIONAL</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNyK3CvM3jI/AAAAAAAAAHE/bvNw_vcWMs8/s1600-h/hamzah_haz.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5250223943839440434" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNyK3CvM3jI/AAAAAAAAAHE/bvNw_vcWMs8/s320/hamzah_haz.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Dr. H. HAMZAH HAZ&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tokoh Politik yang AkomodatifKetua Umum DPP PPP ini akhirnya dideklarasikan sebagai calon presiden berpasangan dengan Agum Gumelar. Ia yang semua diproyeksikan menjadi Cawapres, akhirnya menjadi Capres untuk menjalankan mandat parpol. Dia mengaku memilih Agum karena menteri perhubungan itu nasionalis 24 karat, untuk mengimbangi unsur Islam yang melekat pada PPP. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Duet yang terkesan mendadak ini, paling terakhir mendaftarkan pencalonan ke KPU, Rabu 12 Mei 2004.Pasangan capres Hamzah Haz dan cawapres Agum Gumelar dari PPP ini tiba di gedung KPU pukul 13.00 didampingi sejumlah fungsionaris pusat parpol berlambang Ka’bah, seperti Ali Marwan Hanan dan Chozin Chumaidy. Setelah pendaftaran, duet Hamzah-Agum dideklarasikan di Stadion Tennis Indoor, Gelora Bung Karno, Jakarta. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Duet ini bertekad untuk mewujudkan Indonesia baru yang makmur, adil, sejahtera, dan mandiri.Hamzah yang sebelumnya disebut-sebut akan menjadi wapres dari Megawati dalam Pemilu 5 Juli 2004, mengakui proses pencalonannya sangat cepat, begitu pula penetapan pasangannya. "Jangankan Anda, saya sendiri pun kaget. Menurutnya, sebenarnya dengan perolehan pemilu legislatif yang tidak sesuai dengan target partai, tidak ada rencana untuk menampilkan capres. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tetapi, katanya, sesuatu terjadi di luar dugaan dan di luar hitungan matematika secara rasional.Di KPU Hamzah-Agum didaulat untuk memberikan keterangan pers. Wakil Presiden Kabinet Gotong-Royong (Megawati) ini menjanjikan pemerintahannya bersama Agum bakal selaras karena sudah lama bekerja sama dalam Kabinet Gotong Royong. Menurut Hamzah, ia telah bertemu Presiden Megawati di rumah dinas presiden, Jalan Teuku Umar, meminta izin untuk mendaftarkan diri sebagai capres berpasangan dengan Agum. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Dalam pertemuan itu, saya tidak mengajukan pengunduran diri dari kabinet," ujarnya.Hamzah, mengakui sangat berat memimpin negara besar seperti Indonesia. Menurutnya, tanpa problem yang serius pun sudah pasti amanah ini sangat berat, apalagi sekarang bangsa ini belum keluar dari krisis multidimensi yang dialami sejak enam tahun lalu.Namun, katanya, apabila seluruh komponen bangsa bersatu, saling membantu memecahkan persoalan yang ada, beban tersebut akan menjadi ringan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;"Dengan izin Allah subhanahu wa taala, tidak ada laut yang tidak dapat dilayari, tidak ada sungai yang tidak dapat diseberangi, tidak ada gunung yang tidak dapat didaki, tidak ada jalan terjal yang tidak dapat dilalui, dan tidak ada masalah yang tidak dapat dipecahkan," ujar Hamzah.Hamzah Haz melihat ada dua hal yang kini harus dihadapi bangsa, yaitu krisis ekonomi dan keuangan, serta krisis kepribadian bangsa. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan beberapa kebijakan pembangunan. Pertama, melaksanakan sila Ketuhanan Yang Maha Esa secara konsekuen dan konsisten. Kedua, pendidikan, ilmu pengetahuan, dan teknologi sebagai pilar pembangunan. Ketiga, membangun perekonomian rakyat, petani, dan nelayan dengan menyinergikan kekuatan pengusaha besar dengan pelaku koperasi, pengusaha kecil dan menengah. Memberi nilai ekonomi dan kesejahteraan terhadap pelaksanaan otonomi daerah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hadir pada saat pendeklarasian duet Hamzah-Agum itu, antara lain Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa Alwi Shihab, Ketua DPP Partai Bulan Bintang Ahmad Sumargono, Ketua Majelis Syar’i PPP KH Maemun Zubaer, dan Ketua Majelis Pertimbangan Partai PPP Ismail Hasan Metareum. Acara deklarasi itu ditutup dengan doa oleh KH Abdullah Gymnastiar. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Paling AkomodatifBila ada tokoh politik yang layak menyadang predikat akomodatif, maka Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan yang juga menjabat Wakil Presiden RI, ini pantas disebut. Ia tidak bersuara terlalu vokal, tetapi juga tidak terlalu lunak. Hamzah punya gaya sendiri: keras dengan kemauan tapi juga lembut dalam kompromi. Maka, kendati sempat mendapat perlawanan dalam Muktamar PPP Mei 2003, ia terpilih kembali sebagai Ketua Umum PPP 2003-2008.Hamzah lahir di Ketapang, Kalimantan Barat, 15 Februari 1940. Sejak SMP, ia sudah aktif berorganisasi.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setamat Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA) di Pontianak pada 1961, ia menjadi wartawan surat kabar Pontianak, Bebas. Ia tidak memilih bekerja di bank, sebagaimana teman-temannya yang lulusan SMEA. "Saya lebih suka menjadi wartawan. Di sini saya bisa langsung bergaul dengan masyarakat secara luas," katanya.Karir jurnalistik hanya sempat dijalaninya selama setahun. Sebab, tahun berikutnya ia ikut ayahnya, anggota Koperasi Kopra yang mendapat tugas belajar di Akademi Koperasi Negara Yogyakarta. "Mengingat koperasi juga menyangkut orang banyak, saya memutuskan untuk ikut kuliah bersama ayah," kilahnya.Karena giat organisasi sejak SMP, di kampusnya itu pun ia giat berorganisasi dengan mendirikan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sekaligus ia terpilih menjadi ketuanya.Pada 1965, Hamzah kembali ke Pontianak dan membawa gelar sarjana mudanya. Selanjutnya, ia meneruskan kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura dan mengambil jurusan ilmu perusahaan. Di tempatnya kuliah itu, ia sempat jadi asisten dosen. Selanjutnya, statusnya naik menjadi dosen di fakultas tersebut. Di luar kegiatan akademis, ia menjadi Ketua Presidium KAMI Konsulat Pontianak dan mewakili Angkatan 66 di DPRD Kalimantan Barat.Hamzah sempat menjadi Wakil Ketua DPW Nahdlatul Ulama (NU) Kalimantan Barat. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kemudian, mewakili NU ia hijrah ke Gedung DPR/MPR di Senayan pada 1971. Setelah NU berfusi ke dalam Partai Persatuan Pembangunan, ia terpilih secara terus-menerus menjadi anggota DPR mewakili PPP. Di PPP, ia sudah beberapa periode menjadi pengurus. Terakhir, ia menjadi salah seorang ketua DPP PPP, sebelum akhirnya terpilih menjadi Ketua Umum DPP PPP pada akhir 1998.Sebagai anggota DPR, Hamzah adalah seorang wakil rakyat yang sangat fasih bicara masalah moneter, khususnya mengenai APBN. Memang, selama di DPR ia selalu masuk dalam komisi APBN. Terakhir, bersama Umar Basalim, Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menulis buku "Kebijaksaan Fiskal dan Moneter" yang diberi pengantar oleh Prof. Dr. Anwar Nasution.Pada 1998 ia menjadi Menteri Negara Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memperkuat kabinet Presiden Habibie. Semula, pria necis berkumis tipis ini sempat enggan mengabulkan ajakan Habibie yang sampai dua kali menelponnya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ia mengaku, dibandingkan menjadi menteri, ia lebih senang menjadi anggota DPR. Menurutnya, tugas menjadi anggota DPR saja sudah berat, apalagi menjadi menteri yang harus juga mengurusi masalah teknis dan lobi di masa krisis yang belum berakhir. Namun, karena itu adalah tugas negara, maka ia menjalaninya dengan kesungguhan hati.Selama menjadi Meninves/Kepala BKPM, Hamzah tidak menempati rumah dinas bagi menteri. Sebab, ia tidak ingin menjabat posisi menteri selamanya. Tanggal 10 Mei 1999, ia mengundurkan diri dari jabatan menteri karena ada desakan masyarakat agar pimpinan partai tidak duduk sebagai menteri.Sebagai hasil Pemilu 1999 terbentuk kabinet pimpinan Presiden KH Abdurrahman Wahid. Tanggal 29 Oktober 1999, ia diangkat menjadi Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan (Menko Kesra dan Taskin). &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tetapi daripada dipecat ia memilih mengundurkan diri pada 26 November 1999 untuk kembali berkonsentrasi penuh memimpin partai.Pada hari Kamis, 26 Juli 2001, Hamzah terpilih sebagai Wakil Presiden ke-9 sejak Republik Indonesia ini berdiri 17 Agustus 1945. Langkah menuju posisi RI-2 yang ditempuh Hamzah Haz bisa dikatakan berliku dan diluar rencana. Hal ini terutama jatuhnya KH Abdurrahman Wahid dari kursi presiden. Otomatis, Megawati yang menjabat wapres naik menjadi presiden. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Lowongnya kursi wapres itu tidak langsung ditempati Hamzah, melainkan ia harus melalui proses pemilihan. Ia bertarung menghadapi nama-nama yang cukup dikenal luas seperti Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung, mantan Menko Polsoskam Susilo Bambang Yudhoyono, Menko Polsoskam Agum Gumelar, dan Siswono Yudo Husodo.Dalam pemungutan putaran ketiga dalam lanjutan Rapat Paripurna Sidang Istimewa (SI) MPR ia berhasil mengungguli Ketua Umum Partai Golkar, Akbar Tandjung. Dari 610 suara anggota MPR yang menghadiri sidang itu, Hamzah meraih 340 suara atau unggul 103 suara dari Tandjung yang hanya meraih 237 suara. Suara abstain sebanyak 29 suara, dan empat suara dinyatakan tidak sah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam pidato usai pelantikannya sebagai wakil presiden, Hamzah bertekad akan menjalin hubungan yang harmonis dengan Presiden Megawati Soekarnoputri sehingga bisa membentuk pemerintahan yang efektif. Ia pun mengajak seluruh elemen bangsa untuk melakukan islah (rekonsiliasi nasional).Sikap islah itu ditunjukkannya dengan segera mengunjungi mantan Presiden KH Abdurrahman Gus Dur Wahid di Istana Merdeka, usai terpilih sebagai wakil presiden. Hamzah sebagai Wapres menyampaikan ucapan selamat jalan kepada Abdurrahman Wahid yang akan berobat ke Amerika Serikat.Itulah perjalanan karir politik Hamzah yang betul-betul dirintis dari bawah. Dan banyak orang yang menilai bahwa selama karirnya di dunia politik, Hamzah tidak pernah berbuat yang aneh-aneh. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Karir politiknya tampak datar walaupun ia sudah memimpin Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang merupakan konfigurasi empat partai Islam, yakni Partai Nahdlatul Ulama (NU), Partai Muslimin Indonesia (Parmusi, kemudian disingkat MI), Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), dan Partai Islam Perti.Hamzah dikenal sebagai orang yang sederhana. Ia bermukim di Jalan Tegalan 27, Matraman, Jakarta Timur. Hamzah Haz didampingi dua istri. Keduanya telah menjadi hajah, Hj Asmaniah (tinggal di Jalan Tegalan 27, lahir 27 Juli 1942) dan Hj Titin Kartini (tinggal di Bogor, lahir 4 Mei 1946). Dari kedua istri itu, ia memperoleh 12 anak (empat putra, delapan putri).KompromiKetika panglima Lasykar Jihad Jafar Umar Thalib di tahan Mabes Polri, setelah terjadi kerusuhan di Ambon, Hamzah malah menjenguknya. Padahal, salah satu tuduhan yang dikenakan kepada Ja’far adalah ia menghina presiden dan wakil presiden. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Polisi pun sibuk menyiapkan perangkat hukum untuk menjeratnya. Kedatangan Hamzah itu ditengarai akan menjadikan tekanan politis terhadap upaya penegakkan hukum. Tetapi, apa yang Hamzah katakan?“Saya tidak mencampuri substansi persoalan. Saya datang hanya karena beliau tertimpa musibah. Sebagai manusia, kan ada khilafnya. Walau langit runtuh, penegakan hukum harus jalan terus. Tidak ada tekanan (politis) itu. Presiden Filipina Arroyo juga menengok Estrada (bekas presiden yang ditahan),” jelasnya sebagaimana dikutip dari Tempo.Atas tindakannya itu, kemudian sempat muncul isu hubungan Hamzah dengan Mega mulai retak. Mereka terlibat persaingan tersembunyi. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Namun, Hamzah lagi-lagi menetralisir isu itu dengan mengatakan, bahwa ia setiap saat berkomunikasi dengan presiden. Melalui telepon juga bisa. Bahkan acara sarapan pagi bersama setiap Selasa berlangsung secara rutin.Saat kampanye Pemilu 1999, PPP termasuk partai yang vokal menolak presiden wanita. Tetapi, kini justru Hamzah Haz menjadi wapres yang presidennya seorang wanita. Menurutnya perubahan sikap politik itu adalah sesuatu yang mungkin terjadi. “Saya dulu menolak karena kami wajib menyampaikan pendapat dari para ulama. Kalau tidak bisa, ya sudah. Kita kan harus realistis.”Menyinggung tuntutan untuk mempercepat Muktamar PPP 2003, Hamzah menilainya hal itu memang menjadi masalah internal yang mencuat ke luar. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Namun, ia menghendaki agar Muktamar itu dilaksanakan pada 2004. Alasannya, agar proses konsolidasi menghadapi Pemilu 2004 berlangsung maksimal. Bila harus muktamar lebih dulu, proses konsolidasi bisa terganggu. Namun, bila desakan untuk mempercepat Muktamar itu terus menguat, ia menyatakan bisa menerimanya. “Saya ini selalu akomodatif. Bagaimana dari semua sisi, itu kita pertimbangkan. Kalau memang itu kita perlukan, ya mari. Kalau saya tetap berpegang pada Mukernas II itu, sebaiknya dilakukan pada 2004.”Menurut jadwal yang ditetapkan Mukernas, Muktamar PPP disepakati berlangsung pada tahun 2004. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Penundaan muktamar selama setahun itu bukan karena ia ingin mempertahankan posisinya sebagai ketua umum partai periode mendatang. Ia mengatakan, “Saya maksimal sampai 2004 dan setelah itu tidak bersedia dipilih lagi.”Walaupun kemudian, akhirnya Muktamar dilaksanakan pada 23 Mei 2003 dan ia terpilih kembali sebagai Ketua Umum DPP PPP periode 2003-2008.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Biodata&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Nama : DR. (HC) HAJI HAMZAH HAZ, BSc&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Lahir : Ketapang, Kalimantan Barat, 15 Februari 1940&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Agama : IslamIsteri:1. Asmaniah2. Titin Kartini&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;PENDIDIKAN:SMP, Pontianak, Kalimantan Barat&lt;br /&gt;SMEA, Pontianak, Kalimantan Barat&lt;br /&gt;Akademi Koperasi Negara, Yogyakarta (1962) Jurusan Ekonomi Perusahaan,&lt;br /&gt;Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura, Pontianak (tingkat V, 1970)&lt;br /&gt;Menerima The Degree of Honorary Doctor of Philosophy in Management dari American World of University (1998)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;KARIR:Guru SM Ketapang (1960-1962)&lt;br /&gt;Wartawan suratkabar Bebas, Pontianak, Kalimantan Barat (1960-1961)&lt;br /&gt;Pimpinan Umum Harian Berita Pawau, Kalimantan Barat&lt;br /&gt;Ketua PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, (1962)&lt;br /&gt;Ketua Badan Pemeriksa Induk Koperasi Kopra Indonesia (1965-1970)&lt;br /&gt;Ketua Presidium KAMI Konsulat Pontianak (1968-1971)&lt;br /&gt;Asisten Dosen di Universitas Tanjungpura Pontianak (1968-1971)&lt;br /&gt;Anggota DPRD Tk I Kalimantan Barat (1968-1971)&lt;br /&gt;Anggota DPR RI (1971-2001)&lt;br /&gt;Menteri Negara Investasi/Kepala BKPM (1998-1999)&lt;br /&gt;Wakil Ketua DPR (1999-2001)&lt;br /&gt;Menko Kesra dan Taskin (1999)&lt;br /&gt;Wakil Presiden RI (26 Juli 2001-2004)Alamat rumah:Jalan Tegalan No. 27Jakarta Timur&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Sumber: Hamzah-Haz.com&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Sumber lain: TokohIndonesia.com&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-6854950628860332850?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/6854950628860332850/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=6854950628860332850' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/6854950628860332850'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/6854950628860332850'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/tokoh-nasional_26.html' title='TOKOH NASIONAL'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNyK3CvM3jI/AAAAAAAAAHE/bvNw_vcWMs8/s72-c/hamzah_haz.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-8506267420694542311</id><published>2008-09-25T08:09:00.003+08:00</published><updated>2008-09-25T08:26:11.062+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MEGAWATI SOEKARNO PUTRI'/><title type='text'>TOKOH NASIONAL</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNraIPlv6OI/AAAAAAAAAG8/9z7mbyZUs1g/s1600-h/megawati2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5249748150812403938" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNraIPlv6OI/AAAAAAAAAG8/9z7mbyZUs1g/s320/megawati2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; MEGAWATI SOEKARNO PUTRI&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Presiden Republik Indonesia ke-5, Megawati Soekarnoputri lahir di Yogyakarta, 23 Januari 1947. Sebelum diangkat sebagai presiden, beliau adalah Wakil Presiden RI yang ke-8 dibawah pemerintahan Abdurrahman Wahid. Megawati adalah putri sulung dari Presiden RI pertama yang juga proklamator, Soekarno dan Fatmawati. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Megawati, pada awalnya menikah dengan pilot Letnan Satu Penerbang TNI AU, Surendro dan dikaruniai dua anak lelaki bernama Mohammad Prananda dan Mohammad Rizki Pratama.Pada suatu tugas militer, tahun 1970, di kawasan Indonesia Timur, pilot Surendro bersama pesawat militernya hilang dalam tugas. Derita tiada tara, sementara anaknya masih kecil dan bayi. Namun, derita itu tidak berkepanjangan, tiga tahun kemudian Mega menikah dengan pria bernama Taufik Kiemas, asal Ogan Komiring Ulu, Palembang. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kehidupan keluarganya bertambah bahagia, dengan dikaruniai seorang putri Puan Maharani. Kehidupan masa kecil Megawati dilewatkan di Istana Negara. Sejak masa kanak-kanak, Megawati sudah lincah dan suka main bola bersama saudaranya Guntur. Sebagai anak gadis, Megawati mempunyai hobi menari dan sering ditunjukkan di hadapan tamu-tamu negara yang berkunjung ke Istana.Wanita bernama lengkap Dyah Permata Megawati Soekarnoputri ini memulai pendidikannya, dari SD hingga SMA di Perguruan Cikini, Jakarta. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sementara, ia pernah belajar di dua Universitas, yaitu Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran, Bandung (1965-1967) dan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (1970-1972). Kendati lahir dari keluarga politisi jempolan, Mbak Mega -- panggilan akrab para pendukungnya -- tidak terbilang piawai dalam dunia politik. Bahkan, Megawati sempat dipandang sebelah mata oleh teman dan lawan politiknya. Beliau bahkan dianggap sebagai pendatang baru dalam kancah politik, yakni baru pada tahun 1987. Saat itu Partai Demokrasi Indonesia (PDI) menempatkannya sebagai salah seorang calon legislatif dari daerah pemilihan Jawa Tengah, untuk mendongkrak suara.Masuknya Megawati ke kancah politik, berarti beliau telah mengingkari kesepakatan keluarganya untuk tidak terjun ke dunia politik. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Trauma politik keluarga itu ditabraknya. Megawati tampil menjadi primadona dalam kampanye PDI, walau tergolong tidak banyak bicara. Ternyata memang berhasil. Suara untuk PDI naik. Dan beliau pun terpilih menjadi anggota DPR/MPR. Pada tahun itu pula Megawati terpilih sebagai Ketua DPC PDI Jakarta Pusat.Tetapi, kehadiran Mega di gedung DPR/MPR sepertinya tidak terasa. Tampaknya, Megawati tahu bahwa beliau masih di bawah tekanan. Selain memang sifatnya pendiam, belaiu pun memilih untuk tidak menonjol mengingat kondisi politik saat itu. Maka belaiu memilih lebih banyak melakukan lobi-lobi politik di luar gedung wakil rakyat tersebut. Lobi politiknya, yang silent operation, itu secara langsung atau tidak langsung, telah memunculkan terbitnya bintang Mega dalam dunia politik. Pada tahun 1993 dia terpilih menjadi Ketua Umum DPP PDI. Hal ini sangat mengagetkan pemerintah pada saat itu.Proses naiknya Mega ini merupakan cerita menarik pula. Ketika itu, Konggres PDI di Medan berakhir tanpa menghasilkan keputusan apa-apa. Pemerintah mendukung Budi Hardjono menggantikan Soerjadi. Lantas, dilanjutkan dengan menyelenggarakan Kongres Luar Biasa di Surabaya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada kongres ini, nama Mega muncul dan secara telak mengungguli Budi Hardjono, kandidat yang didukung oleh pemerintah itu. Mega terpilih sebagai Ketua Umum PDI. Kemudian status Mega sebagai Ketua Umum PDI dikuatkan lagi oleh Musyawarah Nasional PDI di Jakarta.Namun pemerintah menolak dan menganggapnya tidak sah. Karena itu, dalam perjalanan berikutnya, pemerintah mendukung kekuatan mendongkel Mega sebagai Ketua Umum PDI. Fatimah Ahmad cs, atas dukungan pemerintah, menyelenggarakan Kongres PDI di Medan pada tahun 1996, untuk menaikkan kembali Soerjadi. Tetapi Mega tidak mudah ditaklukkan. Karena Mega dengan tegas menyatakan tidak mengakui Kongres Medan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mega teguh menyatakan dirinya sebagai Ketua Umum PDI yang sah. Kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro, sebagai simbol keberadaan DPP yang sah, dikuasai oleh pihak Mega. Para pendukung Mega tidak mau surut satu langkah pun. Mereka tetap berusaha mempertahankan kantor itu.Soerjadi yang didukung pemerintah pun memberi ancaman akan merebut secara paksa kantor DPP PDI itu. Ancaman itu kemudian menjadi kenyataan. Pagi, tanggal 27 Juli 1996 kelompok Soerjadi benar-benar merebut kantor DPP PDI dari pendukung Mega. Namun, hal itu tidak menyurutkan langkah Mega. Malah, dia makin memantap langkah mengibarkan perlawanan. Tekanan politik yang amat telanjang terhadap Mega itu, menundang empati dan simpati dari masyarakat luas.Mega terus berjuang. PDI pun menjadi dua. Yakni, PDI pimpinan Megawati dan PDI pimpinan Soerjadi. Massa PDI lebih berpihak dan mengakui Mega. Tetapi, pemerintah mengakui Soerjadi sebagai Ketua Umum PDI yang sah. Akibatnya, PDI pimpinan Mega tidak bisa ikut Pemilu 1997. Setelah rezim Orde Baru tumbang, PDI Mega berubah nama menjadi PDI Perjuangan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Partai politik berlambang banteng gemuk dan bermulut putih itu berhasil memenangkan Pemilu 1999 dengan meraih lebih tiga puluh persen suara. Kemenangan PDIP itu menempatkan Mega pada posisi paling patut menjadi presiden dibanding kader partai lainnya. Tetapi ternyata pada SU-MPR 1999, Mega kalah.Tetapi, posisi kedua tersebut rupanya sebuah tahapan untuk kemudian pada waktunya memantapkan Mega pada posisi sebagai orang nomor satu di negeri ini. Sebab kurang dari dua tahun, tepatnya tanggal 23 Juli 2001 anggota MPR secara aklamasi menempatkan Megawati duduk sebagai Presiden RI ke-5 menggantikan KH Abdurrahman Wahid. Megawati menjadi presiden hingga 20 Oktober 2003. Setelah habis masa jabatannya, Megawati kembali mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilihan presiden langsung tahun 2004. Namun, beliau gagal untuk kembali menjadi presiden setelah kalah dari Susilo Bambang Yudhoyono yang akhirnya menjadi Presiden RI ke-6. (Dari Berbagai Sumber)Biodata Megawati Sukarno Putri&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Nama : Dr (HC) Hj. Megawati Soekarnoputri&lt;br /&gt;Nama Lengkap : Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri&lt;br /&gt;Lahir : Yogyakarta, 23 Januari 1947&lt;br /&gt;Agama : Islam&lt;br /&gt;Suami : Taufik Kiemas&lt;br /&gt;Anak : 3 orang, (2 putra, 1 putri)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Karir : Presiden Ke-5 RI (2001 - 2004)&lt;br /&gt;Wakil Presiden RI (1999- 2001)&lt;br /&gt;Anggota DPR/MPR RI (1999)&lt;br /&gt;Anggota DPR/MPR RI (1987-1992)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Pendidikan :&lt;br /&gt;SD s/d SMA Perguruan Cikini&lt;br /&gt;Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran (1965-1967)&lt;br /&gt;Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (1970-1972).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Organisasi : Aktivis GMNI, 1965-1972&lt;br /&gt;Ketua Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Cabang Jakarta Pusat&lt;br /&gt;Ketua Umum DPP PDI, 1993-1998, Hasil Munas 1993, 22 Desember 1993-1998&lt;br /&gt;Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, 1998-April 2000, Hasil Kongres 1998, &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Sanur, Bali, 8-10 Oktober 1998&lt;br /&gt;Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, April 2000-2005, Hasil Kongres PDI-P, Semarang, Jawa Tengah, April 2000&lt;br /&gt;Peserta Konvensi Wanita Islam International di Pakistan, 1994&lt;br /&gt;Penghargaan&lt;br /&gt;Priyadarshni Award” dari lembaga Priyadarshni Academy, Mumbay, India, 19 September 1998&lt;br /&gt;Doctor Honoris Causa dari Universitas Waseda, Tokyo, Jepang, 29 September 2001&lt;br /&gt;Alamat Kantor:Jalan Medan Merdeka Selatan No 6 Jakarta 10110&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Alamat Rumah: &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Resmi : Jalan Teuku Umar 27-A, Jakarta Pusat&lt;br /&gt;Pribadi : Jl. Kebagusan IV No 45 RT 010 RW 04, Kel. Kebagusan Kec. Pasar Minggu, Jakarta Selatan&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-8506267420694542311?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/8506267420694542311/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=8506267420694542311' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/8506267420694542311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/8506267420694542311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/tokoh-nasional_25.html' title='TOKOH NASIONAL'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNraIPlv6OI/AAAAAAAAAG8/9z7mbyZUs1g/s72-c/megawati2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-7288278293686304482</id><published>2008-09-23T20:54:00.003+08:00</published><updated>2008-09-24T10:24:57.578+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ABDURRAHMAN WAHID'/><title type='text'>TOKOH NASIONAL</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNjoAapuHzI/AAAAAAAAAG0/O60dFXXc4hc/s1600-h/Gusdur2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5249200459552268082" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNjoAapuHzI/AAAAAAAAAG0/O60dFXXc4hc/s320/Gusdur2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; ABDURRAHMAN WAHID&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Abdurrahman Wahid yang akrab dipanggil Gus Dur menjabat Presiden RI ke-4 mulai 20 Oktober 1999 hingga 24 Juli 2001. Beliau lahir tanggal 4 Agustus 1940 di desa Denanyar, Jombang, Jawa Timur. Gus Dur adalah putra pertama dari enam bersaudara. Ayahnya adalah seorang pendiri organisasi besar Nahdlatul Ulama, yang bernama KH. Wahid Hasyim. Sedangkan Ibunya bernama Hj. Sholehah adalah putri pendiri Pesantren Denanyar Jombang, K.H. Bisri Syamsuri. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dari perkawinannya dengan Sinta Nuriyah, mereka dikarunia empat orang anak, yaitu Alissa Qotrunnada Munawaroh, Zannuba Arifah Chafsoh, Annita Hayatunnufus, dan Inayah Wulandari .Sejak masa kanak-kanak, Gus Dur mempunyai kegemaran membaca dan rajin memanfaatkan perpustakaan pribadi ayahnya. Selain itu beliau juga aktif berkunjung keperpustakaan umum di Jakarta. Pada usia belasan tahun Gus Dur telah akrab dengan berbagai majalah, surat kabar, novel dan buku-buku. Di samping membaca, beliau juga hobi bermain bola, catur dan musik. Bahkan Gus Dur, pernah diminta untuk menjadi komentator sepak bola di televisi. Kegemaran lainnya, yang ikut juga melengkapi hobinya adalah menonton bioskop. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kegemarannya ini menimbulkan apresiasi yang mendalam dalam dunia film. Inilah sebabnya mengapa Gu Dur pada tahun 1986-1987 diangkat sebagai ketua juri Festival Film Indonesia.Masa remaja Gus Dur sebagian besar dihabiskan di Yogyakarta dan Tegalrejo. Di dua tempat inilah pengembangan ilmu pengetahuan mulai meningkat. Masa berikutnya, Gus Dur tinggal di Jombang, di pesantren Tambak Beras, sampai kemudian melanjutkan studinya di Mesir. Sebelum berangkat ke Mesir, pamannya telah melamarkan seorang gadis untuknya, yaitu Sinta Nuriyah anak Haji Muh. Sakur. Perkawinannya dilaksanakan ketika Gus Dur berada di Mesir.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sepulang dari pengembaraannya mencari ilmu, Gus Dur kembali ke Jombang dan memilih menjadi guru. Pada tahun 1971, beliau bergabung di Fakultas Ushuludin Universitas Tebu Ireng Jombang. Tiga tahun kemudian beliau menjadi sekretaris Pesantren Tebu Ireng, dan pada tahun yang sama Gus Dur mulai menjadi penulis. Beliau kembali menekuni bakatnya sebagaii penulis dan kolumnis. Lewat tulisan-tulisan tersebut gagasan pemikiran Gus Dur mulai mendapat perhatian banyak.Pada tahun 1974 Gus Dur diminta pamannya, K.H. Yusuf Hasyim untuk membantu di Pesantren Tebu Ireng Jombang dengan menjadi sekretaris. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dari sini Gus Dur mulai sering mendapatkan undangan menjadi nara sumber pada sejumlah forum diskusi keagamaan dan kepesantrenan, baik di dalam maupun luar negeri. Selanjutnya Gus Dur terlibat dalam kegiatan LSM. Pertama di LP3ES bersama Dawam Rahardjo, Aswab Mahasin dan Adi Sasono dalam proyek pengembangan pesantren, kemudian Gus Dur mendirikan P3M yang dimotori oleh LP3ES.Pada tahun 1979 Gus Dur pindah ke Jakarta. Mula-mula beliau merintis Pesantren Ciganjur. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sementara pada awal tahun 1980 Gus Dur dipercaya sebagai wakil katib syuriah PBNU. Di sini Gus Dur terlibat dalam diskusi dan perdebatan yang serius mengenai masalah agama, sosial dan politik dengan berbagai kalangan lintas agama, suku dan disiplin. Gus Dur semakin serius menulis dan bergelut dengan dunianya, baik di lapangan kebudayaan, politik, maupun pemikiran keislaman. Karier yang dianggap `menyimpang`-dalam kapasitasnya sebagai seorang tokoh agama sekaligus pengurus PBNU-dan mengundang cibiran adalah ketika menjadi ketua Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) pada tahunn 1983. Beliau juga menjadi ketua juri dalam Festival Film Indonesia (FFI) tahun 1986, 1987.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada tahun 1984 Gus Dur dipilih secara aklamasi oleh sebuah tim ahl hall wa al-`aqdi yang diketuai K.H. As`ad Syamsul Arifin untuk menduduki jabatan ketua umum PBNU pada muktamar ke-27 di Situbondo. Jabatan tersebut kembali dikukuhkan pada muktamar ke-28 di pesantren Krapyak Yogyakarta (1989), dan muktamar di Cipasung Jawa Barat (1994). Jabatan ketua umum PBNU kemudian dilepas ketika Gus Dur menjabat presiden RI ke-4. Selama menjadi presiden, tidak sedikit pemikiran Gus Dur kontroversial. Seringkali pendapatnya berbeda dari pendapat banyak orang. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Biodata Abdurrahman Wahid (Gus Dur)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Nama: Abdurrahman Wahid&lt;br /&gt;Lahir: Denanyar, Jombang, Jawa Timur, 4 Agustus 1940&lt;br /&gt;Orang Tua: Wahid Hasyim (ayah), Solechah (ibu)&lt;br /&gt;Istri : Sinta Nuriyah&lt;br /&gt;Anak-anak: Alisa Qotrunada Zannuba Arifah Anisa Hayatunufus Inayah Wulandari&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Pendidikan :Pesantren Tambak Beras, Jombang (1959-1963)&lt;br /&gt;Departemen Studi Islam dan Arab Tingkat Tinggi, Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir (1964-1966)&lt;br /&gt;Fakultas Surat-surat Universitas Bagdad (1966-1970)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Karir:Pengajar Pesantren Pengajar dan Dekan Universitas Hasyim Ashari Fakultas Ushuludin (sebuah cabang teologi menyangkut hukum dan filosofi)&lt;br /&gt;Ketua Balai Seni Jakarta (1983-1985)&lt;br /&gt;Penemu Pesantren Ciganjur (1984-sekarang)&lt;br /&gt;Ketua Umum Nahdatul Ulama (1984-1999)&lt;br /&gt;Ketua Forum Demokrasi (1990)&lt;br /&gt;Ketua Konferensi Agama dan Perdamaian Sedunia (1994)&lt;br /&gt;Anggota MPR (1999)&lt;br /&gt;Presiden Republik Indonesia (20 Oktober 1999-24 Juli 2001)Penghargaan&lt;br /&gt;Penghargaan Magsaysay dari Pemerintah Filipina atas usahanya mengembangkan hubungan antar-agama di Indonesia (1993)&lt;br /&gt;Penghargaan Dakwah Islam dari pemerintah Mesir (1991)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-7288278293686304482?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/7288278293686304482/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=7288278293686304482' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/7288278293686304482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/7288278293686304482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/abdurrahman-wahid-abdurrahman-wahid.html' title='TOKOH NASIONAL'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNjoAapuHzI/AAAAAAAAAG0/O60dFXXc4hc/s72-c/Gusdur2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-8844779583345865571</id><published>2008-09-22T17:55:00.003+08:00</published><updated>2008-09-22T18:05:32.105+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE'/><title type='text'>TOKOH NASIONAL</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdtYQ4-HyI/AAAAAAAAAGU/4AMOUok9xSU/s1600-h/150px-Presiden_B.J._Habibie.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5248784154341809954" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdtYQ4-HyI/AAAAAAAAAGU/4AMOUok9xSU/s320/150px-Presiden_B.J._Habibie.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie lahir di Pare-Pare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Beliau merupakan anak keempat dari delapan bersaudara, pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan RA. Tuti Marini Puspowardojo. Habibie yang menikah dengan Hasri Ainun Habibie pada tanggal 12 Mei 1962 ini dikaruniai dua orang putra yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal.Masa kecil Habibie dilalui bersama saudara-saudaranya di Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Sifat tegas berpegang pada prinsip telah ditunjukkan Habibie sejak kanak-kanak.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Habibie yang punya kegemaran menunggang kuda ini, harus kehilangan bapaknya yang meninggal dunia pada 3 September 1950 karena terkena serangan jantung. Tak lama setelah bapaknya meninggal, Habibie pindah ke Bandung untuk menuntut ilmu di Gouvernments Middlebare School. Di SMA, beliau mulai tampak menonjol prestasinya, terutama dalam pelajaran-pelajaran eksakta. Habibie menjadi sosok favorit di sekolahnya.Setelah tamat SMA di bandung tahun 1954, beliau masuk Universitas Indonesia di Bandung (Sekarang ITB). &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Beliau mendapat gelar Diploma dari Technische Hochschule, Jerman tahun 1960 yang kemudian mendapatkan gekar Doktor dari tempat yang sama tahun 1965. Habibie menikah tahun 1962, dan dikaruniai dua orang anak. Tahun 1967, menjadi Profesor kehormatan (Guru Besar) pada Institut Teknologi Bandung.Langkah-langkah Habibie banyak dikagumi, penuh kontroversi, banyak pengagum namun tak sedikit pula yang tak sependapat dengannya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Setiap kali, peraih penghargaan bergengsi Theodore van Karman Award, itu kembali dari “habitat”-nya Jerman, beliau selalu menjadi berita. Habibie hanya setahun kuliah di ITB Bandung, 10 tahun kuliah hingga meraih gelar doktor konstruksi pesawat terbang di Jerman dengan predikat Summa Cum laude. Lalu bekerja di industri pesawat terbang terkemuka MBB Gmbh Jerman, sebelum memenuhi panggilan Presiden Soeharto untuk kembali ke Indonesia.Di Indonesia, Habibie 20 tahun menjabat Menteri Negara Ristek/Kepala BPPT, memimpin 10 perusahaan BUMN Industri Strategis, dipilih MPR menjadi Wakil Presiden RI, dan disumpah oleh Ketua Mahkamah Agung menjadi Presiden RI menggantikan Soeharto. Soeharto menyerahkan jabatan presiden itu kepada Habibie berdasarkan Pasal 8 UUD 1945. Sampai akhirnya Habibie dipaksa pula lengser akibat refrendum Timor Timur yang memilih merdeka.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Pidato Pertanggungjawabannya ditolak MPR RI. Beliau pun kembali menjadi warga negara biasa, kembali pula hijrah bermukim ke Jerman. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Biodata B.J. Habibie&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Nama : Prof. Dr.Ing. Dr. Sc.h.c. Bacharuddin Jusuf Habibie&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Lahir : Pare-Pare, 25 Juni 1936&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Agama : Islam&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Jabatan : Presiden RI Ketiga (1998-1999)Pendiri dan Ketua Dewan Pembina The abibie Center&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Istri : dr. Hasri Ainun Habibie (Menikah 12 Mei 1962)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Anak : Ilham Akbar dan Thareq Kemal&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Cucu : Empat orang&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Ayah : Alwi Abdul Jalil Habibie&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Ibu : R.A. Tuti Marini Puspowardoyo&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Jumlah Saudara: Anak Keempat dari Delapan Bersaudara&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Pendidikan : ITB Bandung, tahun 1954&lt;br /&gt;Rheinisch Westfalische Technische Hochscule (RWTH), Aachen, Jerman, dengan gelar Diplom-Ingenieur, predikat Cum laude pada Fakultas Mekanikal Engineering, Departemen Desain dan Konstruksi Pesawat Terbang (1955-1960).&lt;br /&gt;Rheinisch Westfalische Technische Hochscule (RWTH), Aachen, Jerman, dengan gelar doktor konstruksi pesawat terbang, predikat Summa Cum laude, pada Fakultas Mekanikal Engineering, Departemen Desain dan Konstruksi Pesawat Terbang (1960-1965).&lt;br /&gt;Menyampaikan pidato pengukuhan gelar profesor tentang konstruksi pesawat terbang di ITB Bandung, pada tahun 1977.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Pekerjaan : Kepala Riset dan Pengembangan Analisis Struktur pada perusahaan Hamburger Flugzeugbau Gmbh, Hamburg, Jerman antara tahun 1965-1969.&lt;br /&gt;Kepala Divisi Metode dan Teknologi pada Pesawat Komersial dan Angkut Militer MBB Gmbh, di Hamburg dan Munchen antara 1969-19973&lt;br /&gt;Wakil Presiden dan Direktur Teknologi pada MBB Gmbh, Hamburg dan Munchen tahun 1973-1978&lt;br /&gt;Penasehat Senior Teknologi pada Dewan Direksi MBB tahun 1978.&lt;br /&gt;Pulang ke Indonesia dan memimpin Divisi Advanced Technology Pertamina, yang merupakan cikal bakal BPPT, tahun 1974-1978.&lt;br /&gt;Penasehat Pemerintah Indonesia di Bidang Pengembangan Teknologi dan Pesawat Terbang, bertanggungjawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia Soeharto pada tahun 1974-1978.&lt;br /&gt;Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek) sekaligus Ketua Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) tahun 1978-1998.&lt;br /&gt;Wakil Presiden R.I. pada 11 Maret 1998-21 Mei 1998.&lt;br /&gt;Presiden RI 21 Mei 1998-20 Oktober 1999.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Organisasi:Pendiri dan Ketua Umum ICMIPenghargaan:Theodore van Karman AwardSumber:Dari berbagai sumber antara lain The Habibie Center dan Soeharto Center.com&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-8844779583345865571?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/8844779583345865571/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=8844779583345865571' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/8844779583345865571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/8844779583345865571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/tokoh-nasional_510.html' title='TOKOH NASIONAL'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdtYQ4-HyI/AAAAAAAAAGU/4AMOUok9xSU/s72-c/150px-Presiden_B.J._Habibie.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-5642926450499886105</id><published>2008-09-22T17:39:00.003+08:00</published><updated>2008-09-22T17:54:33.456+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TRY SUTRISNO'/><title type='text'>TOKOH NASIONAL</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdo8w8N9NI/AAAAAAAAAGM/oj2r1c_Jjc0/s1600-h/try_sutrisno.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5248779283862516946" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdo8w8N9NI/AAAAAAAAAGM/oj2r1c_Jjc0/s320/try_sutrisno.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div align="center"&gt;TRY SUTRISNO&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sang Negarawan Berpendirian TeguhMantan Wakil Presiden ini dikenal sebagai seorang negarawan yang jujur, bersahaja, loyal, berdedikasi tinggi dan berpendirian teguh. Putra terbaik bangsa ini bukanlah seorang yang haus jabatan (ambisius) yang mau menghalalkan segala cara untuk meraih jabatan tertentu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mantan Panglima ABRI dan Ajudan Presiden Soeharto ini terbilang loyal kepada atasan namun selalu teguh pada pendirian. Ia selalu bijak dan bajik mengambil posisi sesuai batas-batas kepantasan tanggung jawabnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kendati ia begitu loyal dan dekat dengan Pak Harto, baik sebagai ajudan dan Panglima ABRI (TNI) maupun sebagai Wakil Presiden, ia tetap bisa menjaga posisi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seperti, tidak ikut dalam berbagai yayasan yang didirikan Pak Harto. Ia juga bisa menjaga jarak dengan para konglomerat yang dikenal dekat dengan penguasa ketika itu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Maka tak heran ketika pencalonannya sebagai wakil presiden oleh Fraksi ABRI, Preisden Soeharto disebut-sebut kurang menyetujuinya dan merasa di-fait accompli. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Namun walaupun begitu, ia tetap menjalankan tugasnya sebagai Wapres dengan penuh dedikasi dan loyalitas.Kemudian, pada periode berikutnya, 1997, banyak pengusaha dan profesional yang menghendakinya tetap menjadi wakil presiden yang suatu ketika dapat menggantikan Pak Harto sebagai Presiden. Namun Pak Harto dan Golongan Karya yang telah didominasi kalangan ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) lebih memilih BJ Habibie. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika hal ini diisyaratkan bahwa wakil presiden harus menguasai teknologi, yang mengarah kepada BJ Habibie, pasar langsung bereaksi negatif yang membuat nilai rupiah makin merosot tajam hingga mencapai Rp17.000 per 1 US dollar.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Namun Pak Harto tak merespon keinginan pasar tersebut dan tetap memilih BJ Habibie menjadi wakil presiden yang kemudian bersama 14 menteri mempraktekkan ungkapan politik bahwa tidak ada persahabatan yang abadi tetapi kepentinganlah yang abadi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tidak demikian dengan Pak Try. Kendati Pak Harto lebih memilih BJ Habibie menjadi Wakil Presiden Kabinet Pembangunan VII, Try Sutrisno tetap membina hubungan baik dengan Pak Harto. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bahkan ketika Pak Harto ‘ditinggalkan’ BJ Habibie dan 14 menteri Kabinet Pembangunan VII yang mendorong Pak Harto memilih mengundurkan diri (lengser), Try Sutrisno tetap menghormati Pak Harto. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ia seorang dari sedikit pejabat Orde Baru yang tetap memberi dorongan moril dengan mengunjungi Pak Harto setelah lengser.Padahal ketika itu, pasar masih menghendekakinya untuk tampil sebagai calon presiden. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan ketika itu orang menduga-duga maksud keterlibatannya di Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) adalah dalam rangka pencalonannya menjadi presiden. Tetapi ia langsung menjawab bahwa ia tidak perlu dicalonkan menjadi presiden karena merasa sudah terlalu tua untuk itu.Baginya ladang pengabdian tidak harus selalu ada di puncak kekuasaan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Melainkan sebagai seorang putera bangsa prajurit pejuang, ia bertekad mengabdi sepanjang hayat dalam berbagai bidang. Try Sutrisno, Purnawirawan Jenderal TNI AD yang menjadi Wakil Presiden masa pemerintahan Soeharto pada Kabinet Pembangunan VI, ini setelah pensiun dari berbagai tugas yang dibebankan negara, masih bergelut dan memimpin beberapa organisasi seperti, Pepabri, Lembaga Persahabatan Indonesia-Malaysia (PRIMA), pembina perkumpulan keagamaan “Spiritual Journeyff”, penasehat Yayasan Kejuangan Panglima Besar Sudirman yang bergerak di bidang pendidikan, yang membawahi UPN, Veteran dan SMU Taruna Nusantara.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan sejak bergulirnya reformasi, dikenal juga sebagai salah seorang Penasehat dan Sesepuh Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Dalam menuangkan sumbangan pemikiran dan aspirasinya bagi bangsa dan negara, ia pun aktif dalam "Gerakan Kebangkitan Indonesia Raya”.Pesuruh dan PengasongMantan Pangdam Jaya kelahiran Surabaya, 15 November 1935, ini berasal dari keluarga sederhana. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Subandi, ayahnya bekerja sebagai pengemudi mobil Ambulance PGD/DKK (Dinas Kesehatan Kota), dan Mardhiyah ibundanya seorang ibu rumah tangga yang sangat tekun mengasuh putra/putrinya. Orang tuanya dikenal sebagai pasangan suami-isteri yang harmonis, jujur dan berdisiplin serta menerapkan sistem pendidikan yang keras bernuansa agamis. Pendidikan yang kemudian tertanam kepada Try, putera ketiga mereka dan saudara-saudaranya.Lahir sebelum kemerdekaan dan melewati masa remajanya pada saat revolusi, membuat masa kecil Try boleh dikatakan cukup keras. Perang dan mengungsi menjadi satu sejarah yang tak terpisahkan dalam kehidupannya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika Pasukan Sekutu, yang di dalamnya termasuk tentara Belanda mendarat dan menduduki kota Surabaya antara tahun 1946-1948, para Pejuang Republik melakukan perlawanan yang gigih dan gagah berani.Namun karena kekuatan Pasukan Sekutu dengan Pasukan Pejuang tidak seimbang, akhirnya para pejuang menarik diri dan menyiapkan perang berlarut dengan menggunakan strategi dan taktik perang gerilya bersama seluruh rakyat. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam situasi seperti itu, masyarakat kota Surabaya, termasuk keluarga Try, akhirnya harus mengungsi ke luar kota. Keluarganya ketika itu mengungsi ke Mojokerto. Pak Subandi, sang ayah kemudian selama mengungsi bergabung di Bagian Kesehatan Batalyon Poncowati di Purwoasri, Kediri.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Try yang baru berusia 11 tahun waktu itu, terpaksa sekolah terhenti, karena harus mencari nafkah untuk meringankan beban hidup keluarga dengan menjual air minum, kemudian menjual koran, dan akhirnya menjadi penjual rokok di stasiun Mojokerto.Dua tahun dalam pengungsian, tepatnya pada tahun 1948, bertepatan dengan usianya yang baru 13 tahun, ia diangkat sebagai Tobang (pesuruh) di Batalyon Poncowati, kemudian menjadi kurir sekaligus sebagai anggota PD (Penyelidik Dalam) dengan tugas mencari informasi ke daerah pendudukan Belanda dan kemudian menyampaikannya kepada para pejuang Republik, sembari membawa perbekalan dan obat-obatan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Keadaan mulai tenang sehubungan setelah adanya pengakuan kedaulatan yakni pada tahun 1949, keluarganya kembali ke Surabaya. Try kemudian melanjutkan sekolahnya yang sempat terhenti sekitar 3 tahun ke Perguruan Taman Siswa, sekolahnya sebelumnya pada zaman Jepang, sambil membantu kakaknya berjualan ayam di pasar Genteng. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Demikian juga dengan ayahnya, kembali bekerja di Dinas Kesehatan Kota. Tidak berdinas di lingkungan Tentara/TNI lagi sebagaimana masa pengungsian. Sang ayah akhirnya pensiun sebagai Pegawai Negeri dari Dinas Kesehatan Kota pada tahun 1953.Tempaan masa perang yang keras dan sarat dengan tantangan inilah, yang dikemudian hari membentuk watak dan mental kepejuangan Try Sutrisno yang teguh, tegar, dan penuh semangat dalam menghadapi setiap permasalahan. Demikian pula menempah sifat dalam jiwanya sehingga selalu sederhana dalam segala hal, tidak mudah terhanyut oleh arus trend masanya, tidak mudah tergiur dan terseret oleh iming-iming yang bersifat keduniawian, serta senantiasa berpegang pada prinsip kejujuran, kebenaran dan keadilan.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sifatnya yang sejak kecil selalu baik, jujur, setia, dan suka menolong orang yang dalam kesulitan, itu membuat kawan-kawannya selalu menyenangi dan menyeganinya. Dan karena kesetiaannya dalam berteman, membuat teman-temannya selalu menjadikannya sebagai pemimpin kelompoknya.Olahraga yang disenanginya, terutama sejak SMP adalah bersepeda, pencak silat, angkat besi dan renang. Dari olahraga angkat besi sudah ditekuninya dengan serius sejak SMP, membuat bentuk tubuhnya atletis bagai huruf "V”. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bentuk bahu dan pundaknya yang kekar mengembang dengan otot-otot yang keras menonjol seperti yang terlihat sampai hari tuanya itu merupakan hasil dari kegemarannya pada olahraga angkat besi tersebut.Setamat dari SMP II Surabaya, ia melanjut ke SMA II. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sekolahnya yang selalu terputus-putus dan tersendat-sendat terutama ketika di SR akibat suasana perang di masa itu, membuatnya tamat SMA tahun 1956, pada saat usianya sudah 21 tahun.Ia disenangi oleh kawan-kawannya sejak si abngku SR, SMP dan SMA. Bukan saja karena pribadinya yang baik, jujur, setia dan dermawan, tetapi karena postur tubuhnya yang gagah dengan wajah bersih dan tampan bagai Elvis Presley. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tak heran bila banyak di antara teman-teman wanita di sekolahnya, baik sewaktu masih di SMP maupun di SMA, yang secara diam-diam maupun terang-terangan sebagaimana umumnya remaja, menaruh rasa simpati dan bahkan tak sedikit yang jatuh hati kepadanya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Masuk TentaraSelepas dari SMA (1956), Try yang sejak semula sangat ingin menjadi tentara, serta ingin mengabdikan segenap jiwa raganya kepada nusa dan bangsa, tertarik untuk mendaftarkan diri dan mengikuti test masuk Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad). &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setelah melewati test akademi yang dilaksanakan di Surabaya, Try dinyatakan lulus. Tapi kemudian dalam test kesehatan yang dilaksanakan di Malang, ia dinyatakan tidak memenuhi syarat. Namun atas perhatian dan perintah dari Jenderal GPH Djuatikusumo ia mendapatkan panggilan kembali. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bersama yang lainnya ia kemudian dikirim ke Bandung untuk mengikuti Phsychotest. Akhirnya Try dinyatakan diterima sebagai Taruna Akademi Genie yang kemudian berubah nama menjadi Atekad.Di Atekad, Try mengikuti pendidikan pada Cabang Zeni. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika berpangkat Kopral Taruna, Try ditugaskan ke Aceh. Kemudian pada saat menjadi Sersan Taruna, dia bersama teman-temannya sempat dikirim ke daerah Operasi Penumpasan Pemberontakan PRRI/Permesta di daerah Sumbar. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mayjen TNI GPH Djatikusumo yang saat itu menjabat sebagai Direktur Zeni Angkatan Darat (Dirziad) sengaja mengirimkan para taruna ke daerah operasi yang sebenarnya, agar mereka memiliki bekal pengalaman nyata pada pelaksanaan tugasnya kelak, pengalaman yang tak mungkin didapatkan di Lembaga Pendidikan.Perjalanan KarirLulus dari Atekad di tahun 1959, dengan pangkat Letda Czi, ia ditugaskan pertama kali di Kodam IV /Sriwijaya sebagai Dan Ton Zipur. Kemudian pada tahun 1962 ditugaskan pada Yon Zikon Komando Mandala di Kendari. Seusai tugas Mandala, ia yang waktu itu sudah berpangkat Lettu Czi kembali ke satuan Induknya Kodam IV/Sriwijaya sebagai Dan Kima Yon Zikon-2/Dam IV SWJ. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada tahun 1962 Lettu Try mengikuti pendidikan MOS Pazikon. Dan tahun 1964 ia mengikuti Latihan Dasar Para.Tahun 1965 ia pindah ke Jakarta sebagai Dan Ki Dump Truck. Setelah lulus mengikuti pendidikan Kupaltu di tahun 1965, ia dilantik menjadi Kapten pada 1 Januari 1966 dan diangkat menjadi Dan Ki I/Dump Truck, kemudian menjadi Wadan Denma Ditziad. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada tahun 1967 Kapten Try Sutrisno ini sempat mengikuti Latihan MOS Amfibi. Kemudian dari Ditziad tahun 1968, ia dipindahtugaskan ke Bandung sebagai Wadan Yonzipur-9/Para. Tahun itu pula ia mengikuti tugas belajar di Suslapa Zeni.Pada tahun 1970 naik pangkat menjadi Mayor Czi, dan dipercaya memimpin Yonzipur/Amfibi di Pasuruan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tahun 1972 seusai mengikuti pendidikan Seskoad, ia naik pangkat menjadi Letkol Czi dan pindah ke Mabesad Jakarta sebagai Karo Binlatsat Staf Operasi TNI AD. Pada tahun 1977 ia dikirim ke Bandung untuk mengikuti pendidikan Seskogab ABRI. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;***Di tengah kesibukannya itu, ia tidak pernah melupakan kekasih hatinya, Tuti Sutiawati seorang mojang Bandung, puteri pertama dari pasangan Sukarna - Hj. Hasanah. Pak Sukarna ini adalah seorang guru yang dikenal jujur, cakap dan berdisiplin, yang hingga akhir hayatnya sepenuhnya mengabdikan diri di lingkungan pendidikan.Pada tanggal 5 Februari 1961, Try resmi menikah dengan Tuti Sutiawati dan kemudian telah melahirkan baginya 4 orang putera dan 3 orang puteri. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam mendidik keluarganya, Try selalu bertolak pada pola hidup sederhana, berdisiplin dan menjunjung tinggi nilai-nilai aturan hukum, tradisi budaya dan syariat agama. Pasangan suami-isteri ini dikenal sangat harmonis dan bersahaja.Dari 4 orang puteranya, seorang mengabdikan diri sebagai anggota Polri, dan yang seorang lagi mengabdikan diri sebagai anggota TNI AD mengikuti jejaknya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sementara puteri sulungnya yang berprofesi sebagai dokter gigi, bersuamikan seorang anggota TNI AD juga, Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu, yang menjabat Kasad pada pemerintahan Megawati Soekarnoputri. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;***Kesempatan yang langka akhirnya diperoleh pada saat ia berpangkat Letkol. Pada tahun 1974 ia ditugaskan menjadi Ajudan Presiden RI, Soeharto ketika itu. Selang dua tahun, ia naik pangkat menjadi Kolonel Czi. Banyak pengalaman berharga yang berhasil dia timba selama dirinya bertugas sebagai Ajudan Presiden. Ia mengetahui tentang aturan protokoler, etiket kalangan atas, pergaulan dengan para pejabat tinggi negara, sistem pengamanan VVIP, sistem administrasi level puncak, mekanisme pengambilan keputusan dalam berbagai masalah kenegaraan, kesibukan tugas seorang Kepala Negara, bagaimana cara Pejabat Tinggi membagi waktu, sikap Pemimpin Negara dalam menghadapi situasi kritis, tingginya semangat juang dan tanggung jawab seorang Pemimpin dalam mengemban amanah kepemimpinannya, dan lain-lain.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dua tahun sesudah menyandang pangkat Kolonel, tepatnya pada tahun 1978, ia ditugaskan menjabat sebagai Kasdam XVI/Udayana yang bermarkas di Denpasar, mendampingi Mayjen TNI Dading Kalbuadi yang kala itu menjabat Pangdam.Setahun kemudian yakni tahun 1979, ketika masih menjabat sebagai Kasdam XVI/Udayana, pangkatnya dinaikkan menjadi Brigjen TNI, dan tak lama kemudian diangkat menjadi Pangdam IV/Sriwijaya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada saat menjabat Pangdam IV/Swj itu ia melaksanakan Operasi Ganeca, yakni sebuah operasi lingkungan hidup berupa pengembalian gajah-gajah ke habitatnya. Selain itu, ia yang sekaligus bertindak selaku Laksusda Sumatera Selatan, juga giat menjalankan operasi pemberantasan penyelundupan timah, dan pemberantasan kriminalitas yang amat meresahkan masyarakat setempat pada masa itu. Dan pada saat menjabat Pangdam itu pulalah yakni pada tahun 1980, ia diangkat menjadi Anggota MPR RI Utusan Daerah Sumatera Selatan.Kemduian, pada 1 Desember 1982, ia diangkat menjadi Pangdam V/Jaya hingga tahun 1985 dan pangkatnya juga naik menjadi Mayjen TNI. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di masa pengabdiannya memimpin Kodam V/Jaya inilah Try dihadapkan dengan beberapa peristiwa gangguan kemanan ibu kota yang cukup menyita perhatian. Di antaranya, yaitu peristiwa terbakarnya Toserba Sarinah, peristiwa Tanjung Priok, dan peristiwa peledakan bom di sebuah Kantor Cabang Bank BCA.Agustus 1985 pangkatnya dinaikkan lagi menjadi Letjen TNI sekaligus diangkat menjabat Wakasad mendampingi Kasad. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jenderal TNI Rudhini ketika itu. Dan pada tahun itu juga, dirinya dipercaya memimpin organisasi olahraga bulutangkis PB. PBSI, yang merupakan cabang olahraga idola masyarakat. Pada masa jabatannya di organisasi tersebut, ia banyak mengadakan penyegaran di tubuh PB. PBSI yang saat itu sedang mengalami krisis pemain dan krisis prestasi.Ia bersama Pengurus Pusat bekerjasama dengan seluruh Pengurus Daerah membuat Program Pembinaan PBSI jangka panjang, jangka menengah, dan jangka pendek. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ia juga merintis berdirinya Pelatda-Pelatda dan Pelatnas serta mendirikan Yayasan PBSI sebagai wadah pembibitan kader pemain di daerah-daerah dan pusat.Hasil dari pembinaannya selama dua periode itu beberapa tahun kemudian langsung terlihat, dan puncaknya adalah diraihnya 2 (dua) medali emas, 2 (dua) medali perak dan 1 (satu) medali perunggu pada event Olimpiade Barcelona tahun 1992. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ia memimpin PB. PBSI selama dua periode yakni dari tahun 1985 hingga tahun 1993, dan kemudian digantikan oleh Letjen TNI Suryadi.Tak lama menjabat sebagai Wakasad, pada bulan Juni tahun 1986 atau sepuluh bulan sejak diangkat menjadi Wakasad, ia pun kemudian diangkat menjadi Kasad menggantikan Jenderal TNI Rudhini.Selama menjadi Kasad, yang hanya sekitar satu setengah tahun, Try mengakui tak sempat berbuat banyak dalam membina TNI AD. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ia dengan jujur mengatakan hanya bisa melakukan beberapa pembenahan terbatas di bidang pembinaan personil (terutama pendidikan dan latihan serta pembinaan karier) dan pembinaan material (terutama penataan persenjataan satuan tempur dan asrama prajurit), karena pada awal tahun 1988 ia dipromosikan menjadi Pangab menggantikan Jenderal TNI LB. Moerdani. Namun walaupun begitu ia masih sempat merintis berdirinya Badan TWP TNI AD (Tabungan Wajib Perumahan TNI AD), yang bertujuan membantu para prajurit TNI AD dan PNS TNI AD dalam pengadaan rumah murah yang terjangkau oleh kemampuan mereka, dengan dilandasi oleh semangat gotong royong seluruh warga TNI AD.Jenderal TNI Try Sutrisno memimpin ABRI, sejak tahun 1988 hingga tahun 1993. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ketika itu ABRI masih terdiri dari institusi TNI AD, TNI AL, TNI AU, dan POLRI. Banyak peristiwa penting yang patut dicatat selama kepemimpinannya, seperti meletusnya kembali pemberontakan GPK (Gerakan Pengacau Keamanan) di Aceh pada pertengahan tahun 1989, menyusul dibubarkannya Kodam I/Iskandarmuda. GPK separatis Aceh tersebut merupakan kelanjutan (kambuhan) dari GPLHT (Gerakan Pengacau Liar Hasan Tiro) yang lahir pada tahun 1976 dan yang telah berhasil ditumpas pada tahun 1982.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Seiring dengan era keterbukaan yang merebak ke semua sendi kehidupan, GPK Aceh generasi 1989 ini semakin berkembang dengan adanya dukungan politik, militer, maupun logistik, dari pihak-pihak yang memiliki kepentingan, dan dibantu serta dikendalikan dari luar negeri.Pada tahun 1992 gerakan separatis ini berhasil diredam dan dilokalisasi, dan banyak dari anggotanya yang menyerahkan diri dan bersumpah untuk tetap setia kepada NKRI. Ini terjadi semasa Pangdam Bukit Barisan dijabat oleh Mayjen TNI Pramono. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bahkan pelaksanaan Pemilu 1992 di Aceh tersebut ketika itu bisa berlangsung dengan aman, tertib serta berjalan lancar di seluruh daerah. Perkembangan kondisi Aceh selanjutnya setelah Try tak lagi menjadi Pangab, memang menampakkan trend ancaman dengan eskalasi yang semakin meningkat, disebabkan oleh berbagai faktor yang sangat kompleks.Kemudian, selain gangguan keamanan di Aceh, pada awal tahun 1990 itu di Lampung juga terjadi Peristiwa Talangsari. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Peristiwa ini terjadi karena adanya di sana sebuah gerakan perlawanan terhadap Pemerintah yang sah, yang berbau radikalisme dan fanatisme sempit aliran keagamaan.Dan pada tahun 1991, terjadi juga Peristiwa Santa Cruz yang memakan banyak korban jiwa. Saat itu para anggota gerombolan GPK Timtim (Fretilin) turun ke kota melakukan provokasi kepada masyarakat, dengan melakukan demonstrasi secara brutal menentang integrasi, menyusul dibukanya daerah Timtim dengan dunia luar.Dalam masalah keamanan dalam negeri saat itu, ia memfokuskan perhatiannya untuk memelihara kondisi stabilitas keamanan di tiga daerah rawan yakni, Aceh, Timtim, dan Irian Jaya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sehingga ia dengan jajaran ABRI serta dengan dukungan seluruh rakyat, berhasil memelihara stabilitas keamanan di ketiga daerah tersebut dalam tingkat yang kondusif untuk menjalankan program pembangunan nasional, maupun dalam menunjang kegiatan sosial ekonomi dan sosial budaya masyarakat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Belakangan setelah tidak menjabat pimpinan militer lagi, ia mengaku, masih mempunyai dua ganjalan hati dan fikiran ketika meninggalkan jabatan tersebut. Kedua ganjalan hati Jenderal tampan yang terkenal ramah ini yang belum bisa direalisasikannya secara tuntas adalah: Pertama, keinginannya untuk melengkapi (mengganti) alat utama sistem persenjataan ABRI yang sebagian besar sudah sangat ketinggalan zaman; serta Kedua, keinginannya untuk memperbaiki tingkat kesejahteraan prajurit (makan, perlengkapan perorangan, dan perumahan).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kedua hal tersebut tidak dapat dituntaskannya, disebabkan oleh alokasi anggaran pertahanan keamanan yang sangat minim, yang saat itu juga diakui dan bahkan menjadi keprihatinan para Anggota DPR (khususnya Komisi I).Namun di tengah-tengah keterbatasan anggaran untuk ABRI, ia masih sempat melakukan penggantian sebagian kecil Alut Sista TNI AD yakni peluru kendali Rapier untuk pengamanan obyek vital Arun dan Bontang. Demikian pula penggantian Alut Sista TNI AL dengan beberapa kapal bekas pakai. Juga pembaruan terhadap beberapa Alut Sista TNI AU berupa pengadaan pesawat tempur F-16 dan pesawat latih kelas Charlie, walaupun pembayarannya dengan cara dicicil (multi year program). &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sedangkan POLRI mendapatkan perhatian pada pengadaan peralatan khusus untuk keperluan penyidikan, serta perlengkapan untuk Satuan Reserse dan Satuan Lalu Lintas.Wakil PresidenMajelis Permusyawaratan Rakyat masa bakti 1992 – 1997 melalui Sidang Umumnya pada tahun 1993, akhirnya memilih putra bangsa ini menjadi Wakil Presiden RI mendampingi HM. Soeharto, presiden terpilih saat itu. Adalah Fraksi ABRI MPR-RI yang lebih dahulu mencalonkannya, mendahului pilihan terbuka dari Presiden Soeharto ketika itu. Suatu hal yang tidak lazim pada era Orde Baru itu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Konon, Presiden Soeharto merasa di-fait accompli.Dalam pidato pelantikannya, Try berjanji akan membantu tugas-tugas Presiden RI secara optimal sekuat kemampuannya, berdasarkan ketentuan konstitusi dan dengan mengindahkan pengarahan Bapak Presiden. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Terpilihnya dirinya sebagai Wapres RI, disikapinya dengan sikap khudhu, tawadhu, dan tasyakur, menyadari bahwa semua itu tak akan terjadi tanpa izin Allah SWT. Dan sesuai dengan batas kewenangan dan tanggungjawabnya selaku Pembantu Presiden, fokus perhatian Try selama menjabat Wapres adalah pada bidang pengawasan atas penyelenggaraan pembangunan dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.Selama lima tahun menjabat Wapres itu, isterinya, Ny. Tuti Sutiawati, aktif dalam kegiatan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan berbagai kegiatan sosial lainnya, khususnya yang berhubungan dengan masalah kemanusiaan, kesehatan, dan pelayanan sosial.Pada tahun 1998 tugasnya sebagai Wapres berakhir, dan kemudian digantikan oleh BJ. Habibie pada Sidang Umum MPR 1998. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-5642926450499886105?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/5642926450499886105/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=5642926450499886105' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/5642926450499886105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/5642926450499886105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/tokoh-nasional_22.html' title='TOKOH NASIONAL'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdo8w8N9NI/AAAAAAAAAGM/oj2r1c_Jjc0/s72-c/try_sutrisno.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-6631087127330885494</id><published>2008-09-21T12:08:00.002+08:00</published><updated>2008-09-22T15:53:28.131+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UMAR WIRAHADIKUSUMAH'/><title type='text'>TOKOH NASIONAL</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNXJc209UPI/AAAAAAAAAFU/Bu1Y8dJdQ6Y/s1600-h/umar_wirahadikusumah.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5248322438361338098" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNXJc209UPI/AAAAAAAAAFU/Bu1Y8dJdQ6Y/s320/umar_wirahadikusumah.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; UMAR WIRAHADIKUSUMAH&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Banyak Bekerja dan Sedikit BicaraMantan Wakil Presiden RI ke-4 (1983-1988) Umar Wirahadikusumah menghembuskan napas terakhir, sekitar pukul 07.53 WIB, Jumat 21 Maret 2003 di Rumah Sakit Pusat TNI-AD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, setelah sempat mendapat perawatan intensif selama dua pekan. Ia seorang putera terbaik bangsa yang jujur, rendah hati, taat pada aturan main dan lebih banyak bekerja daripada berbicara. Mantan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan ini juga dinilai relatif bersih dari KKN. Ia juga orang yang legowo, tidak ambisius, menerima apa adanya.Mantan Pangkostrad kelahiran Situraja, Sumedang, Jawa Barat 10 Oktober 1924, yang wafat pada usia 79 tahun, ini meninggalkan seorang istri, Ny Karlinah Djaja Atmadja, yang dinikahinya 2 Februari 1957, dan dua orang anak, Rini Ariani dan Nila Shanti, serta enam orang cucu. Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat petang pukul 16.00, dengan upacara militer yang dipimpin mantan Wapres Jenderal (Purn) Try Sutrisno dan komandan upacara Kolonel Tisna Komara (Asisten Intelijen Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat/Kostrad).Ia menderita penyakit jantung selama 13 tahun dan telah menjalani operasi by pass jantung tahun 1989 di Herz Und Diabetes Zentrum di Badoeyhausen, Jerman. Setelah operasi jantung tersebut, kesehatan almarhum cukup baik, bahkan tetap bisa berolahraga golf. Namun sejak September 2002, jantung mantan Pangdam V Jakarta Raya (1960-1966) ini kembali mengalami gangguan dan harus menjalani perawatan lagi di Jerman.Sepulang dari perawatan di Jerman, ia terus menjalani home care karena daya pompa jantungnya telah sangat melemah dan adanya bendungan pada paru sehingga mengakibatkan sesak napas. Sejak 5 Maret 2003, ia dirawat di paviliun Kartika RSPAD, sejak 8 Maret 2003, mendapat perawatan di ruang ICU, hingga akhirnya wafat.Setelah dimandikan di rumah duka RSPAD, sekitar pukul 12.00 WIB, jenazahnya diusung ke Mesjid Istiqlal untuk disembahyangkan. Kemudian, epat pukul 13.00, tiba di rumah kediaman Jl Teuku Umar No.61, Jakarta Pusat untuk disemayamkan. Beberapa tokoh melawat di antaranya mantan Presiden Soeharto, Presiden Megawati Soekarnoputri, Wapres Hamzah Haz, mantan Presiden ke-3 RI BJ Habibie, Mantan Wakil Presiden (Wapres) Sudharmono, Menko Kesra Jusuf Kalla, KSAD Jenderal Ryamizard Ryacudu, KSAL Laksamana Bernard Kent Sondakh, Kepala Polri Jenderal (Pol) Dai Bachtiar, Pangkostrad Letjen Bibit Waluyo, Pangdam Jaya Mayjen Djoko Santoso, dan Kepala BIN Hendropriyono.Upacara pelepasan jenazah di rumah duka dipimpin oleh KSAD Jenderal Ryamizard Ryacudu dengan komandan upacara Kolonel M Nizam (Asisten Perencanaan Kostrad).BekerjaPenerima beberapa penghargaan (bintang jasa) ini dikenal sebagai sosok pejabat yang lebih banyak bekerja daripada bicara. Ia juga seorang yang sangat taat pada aturan. Ia tidak suka melihat staf atau pejabat lain yang tidak menaati peraturan. Ia juga orang yang rendah hati dan tak mau menonjol-nonjolkan diri. Ia bukan orang yang menghalalkan segala cara untuk meraih sesuatu atau jabatan.Ketika ia dipilih menjadi Wakil Presiden (1983-1988), banyak kalangan tidak menduga sebelumnya. Tapi sosoknya yang tidak ambisius rupanya telah menempatkannya memperoleh kepercayaan dari Presiden Soeharto ketika itu. Saat ia digantikan Sudharmono sebagai Wakil Presiden, tak sedikit pun tampak rasa kecewa dalam penampilannya. Ia orang yang legowo.Ia juga orang yang relatif bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Maka ketika pemerintahan Orde Baru berakhir, dimana banyak pejabatnya disorot karena diduga terlibat KKN dan pelanggaran hak-hak asasi manusia, ia tidak pernah diusik. Sebab ia tergolong yang relatif bersih di antara banyaknya pejabat yang diduga bergelimang KKN.Putera kelima dari pasangan Raden Rangga Wirahadikusumah (Wedana Ciawi, Tasikmalaya) dan Raden Ratnaningrum (putri Patih Demang Kartamenda di Bandung), ini memperoleh pendidikan di Eropesche Lagere School (1935-1942)MULO (1942-1945), SMA (1955-1957) dan Universitas Padjadjaran (1957).Memulai pendidikan kemiliteran pada zaman Jepang. Ia mengikuti latihan pemuda Seinendojo (Sunen Dancho) Tangerang (1943), lalu masuk latihan perwira (Shoodanchoo) Tentara Pembela Tanah Air (PETA) di Bogor (1944). Kemudian pendidikan Chandra Muka (1951), SSK AD (1955) hingga Sus Jenderal (1966).Perjalanan karirnya dimulai sebagai Komandan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Cicalengka, Jawa Barat (1945). Pada masa awal Revolusi itu, sejumlah pemuda Sunda bergabung masuk tentara. Sebagian dari mereka berasal dari keluarga bangsawan, di antaranya Umar Wirahadikusumah (zoon van de Wedana van Ciawi Tasikmalaya). Ia masuk tentara atas kesadarannya sendiri untuk membela tanah air.Anak bangsawan yang sudah berpendidikan formal MULO (SMP) mendirikan TKR di Cicalengka taanggal 1 September 1945. Kemudian menjadi Wakas Res. X Tasikmalaya (1946) dengan pangkat kapten. Lalu menjadi Ajudan Panglima Kodam (Pangdam) VI Siliwangi (yang ketika itu dijabat AH Nasution). Setelah itu menjadi Dirlat di Garut (1947) serta Komandan Batalyon (Danyon) 1-U/III Cirebon (1947). Kemudian dipercaya menjabat Danyon IV/Be XIII Solo (1949), Komandan Komando Militer Kota (Dan KMK) Cirebon, Kas Ur Ex Knil Div Siliwangi (1950), Ka Su-II Div. Siliwangi (1951), Kas Brigif-L Cirebon (1952), Dan Res XI/Cop Sektor A-1 (1952-l953) dan lnspektur Jenderal (Irjen) T &amp;amp; TIll (1953-1954).Ia pun sempat menjadi Pengganti Sementara (Pgs) Su.2 TT III (1954-1957) sebelum menjabat Dan Men 10-Dan RTP Sibolga dengan pangkat Letkol (1957). Dari Sibolga, ia dipromosikan menjabat Komandan Komando Militer Kota Besar (Dan KMKB) Jakarta Raya (1959). Lalu menjadi Pejabat (Ps) Pangdam V/Jaya-I (1960) sampai menjadi Pangdam V/Jaya-1 (1961-l965) dengan pangkat kolonel kemudian Brigjen. Pada saat menjabat Pangdam V/Jaya ini ia ikut menumpas G-30-S/PKI.Selain penumpasan G-30-S/PKI, ia juga banyak terlibat dalam operasi militer, mulai dari perlucutan senjata Jepang di Cicalengka/Tasikmalaya (l945), Kerusuhan "Merah" di daerah Cirebon, Breber dan Tegal (1946-1947), Clash I (1947-l948), dan Wehr Kreise II/Daerah Gerilya III Kuningan Barat sebagai Komandan Batalyon I Brigade Cirebon (1947 -l948).Ia juga ikut dalam operasi penghancuran pasukan Sutan Akbar Ciniru/Kuningan (1947), penumpasan Peristiwa Madiun sebagai Komandan Batalyon IV dengan pangkat mayor (l948-l950), Clash II sebagal Komandan Ko Troepen Long Mars Solo-Tasikmalaya Barat-Clamis Utara (1948-1950), penumpasan Darul Islam (Dl) Jawa Barat (1950-1952), dan penumpasan PRRI di Tapanuli (1958).Kehandalannya mendukung Panglima Kostrad Mayjen Soeharto menumpas PKI, ia pun dipercaya menjabat Panglima Komando Strategi Tjadangan Angkatan Darat (Pangkostrad) (1965-l967) menggantikan Mayjen Soeharto sendiri. Beberapa bulan kemudian diangkat menjadi Pangkolaga (1966). Lalu menjadi Wakil Panglima Angkatan Darat (Wapangad) (1967-1969). Karir militernya berpuncak sebagai Kepala Staf AD (Desember 1969-AprII1973). Setelah itu, ia menjabat Ketua Badan Pengawas Keuangan (BPK) selama 10 tahun (1973-l983). Kemudian ia terpilih menjabat Wakil Presiden RI (1983-1988) mendampingi Presiden Soeharto.Umar seorang prajurit pejuang yang taat beragama. Ia selalu tertib melakukan shalat liwa waktu. Ketika menjabat wakil presiden, pada setiap bulan Ramadhan, dia selalu mengadakan shalat tarawih di Istana Wakil Presiden. Ia juga orang yang tidak suka kemewahan dan berfoya-foya. Ia orang yang sederhana.Saat awal menjabat wapres, ia dan keluarganya enggan meninggalkan rumah pribadinya di Jalan Agus Salim yang sederhana untuk pindah ke rumah dinas yang sudah disiapkan. Sebenarnya ia lebih senang tinggal di rumah yang mungil dan sederhana itu. Namun, karena jabatannya, dan setelah melalui perdebatan yang sedikit alot, akhirnya ia bersedia pindah ke rumah dinas dan menggunakan mobil dinas wapres yang disediakan Sekretariat Negara.Ia satu di antara sedikit pejabat yang berkeinginan memberantas korupsi di negeri ini. Semasa kondisi kesehatannya masih baik, ia sering main tenis, golf dan jalan kaki di waktu pagi di pekarangan rumahnya bersama istrinya. Kini, ia telah pergi, dengan meninggalkan kenangan baik bagi bangsanya.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-6631087127330885494?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/6631087127330885494/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=6631087127330885494' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/6631087127330885494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/6631087127330885494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/tokoh-nasional_21.html' title='TOKOH NASIONAL'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNXJc209UPI/AAAAAAAAAFU/Bu1Y8dJdQ6Y/s72-c/umar_wirahadikusumah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-6821366589547304434</id><published>2008-09-20T18:05:00.001+08:00</published><updated>2008-09-20T18:09:23.587+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SUDHARMONO'/><title type='text'>TOKOH NASIONAL</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNTLfdM6McI/AAAAAAAAAFM/csTYE7YwXII/s1600-h/sudharmono.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5248043207068627394" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNTLfdM6McI/AAAAAAAAAFM/csTYE7YwXII/s320/sudharmono.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; SUDHARMONO&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bersama Pak Harto Sampai AkhirLetnan Jenderal (Purn) Sudharmono SH, Wakil Presiden Kabinet Pembangunan V (11 Maret 1988-11 Maret 1993), meninggal dunia di Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (MMC), Kuningan, Jakarta, Rabu 25 Januari 2006 pukul 19.40. Tokoh kelahiran Gresik, Jawa Timur, 12 Maret 1927 yang menjabat Menteri Sekretaris Negara tiga kali berturut-turut (1978-1988), itu meninggal akibat infeksi paru dan komplikasi penyakit lain.Dia menderita infeksi paru, disusul sejumlah komplikasi. Sebelumnya jenderal pekerja keras itu beberapa lama dirawat di Singapura. Setahun sebelumnya juga menjalani perawatan di Jepang. Saat itu, almarhum dinyatakan mengalami gejala parkinson.Saat-saat terakhir di unit perawatan intensif RS MMC, Ny Emma Norma Sudharmono, dengan kursi roda, bersama seluruh anggota keluarga menungguinya. Kemudian jenazah disemayamkan di kediaman Jalan Senopati 44B. Sejumlah tokoh datang melayat, di antaranya mantan Persiden Soeharto.Menurut Zaenal Abidin, sekretaris pribadi Pak Dhar, keluarga menghendaki almarhum dimakamkan sebelum (shalat) dzuhur atau sekitar pukul 10.00, Kamis 26 Januari 2006. Direncanakan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan bertindak sebagai inspektur upacara pemakaman.Setelah tidak aktif di pemerintahan, Sudharmono selalu setia bekerja bersama Pak Harto. Dia dipercaya mengordinir tujuh yayasan yang didirikan Pak Harto, yakni Dharmais, Supersemar, Dakap, Damandiri, Amal Bhakti Muslim Pancasila, Gotong Royong, dan Trikora. Bangkit Bersama Pak HartoWakil Presiden Republik Indonesia ke-5 periode 1988-1993, ini cukup lama mendampingi Presiden Soeharto saat berkuasa sampai sesudah lengser, baik sebagai Menteri Negara Sekretaris Negara dan Wakil Presiden maupun Koordinator Yayasan-yayasan yang didirikan Pak Harto. Pak Dar, panggilan akrabnya, terpilih menjadi Wapres setelah berhasil memimpin DPP Golkar dengan kemenangan mutlak pada Pemilu 1987.Pria bertubuh ceking dan enerjik ini, masih tampak bugar pada usia tuanya. Lulusan Akademi Hukum Militer (1956) kelahiran Gresik, Jawa Timur, 12 Maret 1927, masih aktif mengorganisir kegiatan yayasan-yayasan yang didirikan Pak Harto. Sejak muda, di tengah kesibukannya, dia gemar berolahraga, telah menjadi salah satu penyebab kebugarannya.Pada periodenya sebagai Wapres, dia membentuk Tromol Pos 5000 sebagai sarana pengawasan masyarakat. Selain itu dia memulai kunjungan kerja Wakil Presiden RI ke tiap Propinsi, serta ke Departemen, Kantor Negara dan Lembaga Departemen Non Pemerintah. Pada periode ini juga Rapat Koordinasi Pengawasan diselenggarakan setiap tahun.Saat pemilihan Wakil Presiden pada Sidang Umum MPR Maret 1988, sempat terjadi ketegangan antara yang menjagokan Sudharmono dan Try Sutrisno. Sudharmono yang saat itu menjabat Mensesneg merangkap Ketua Umum DPP Golkar dijagokan Golongan Karya unsur sipil (jalur G) dan birokarasi (jalur B). Sementara Jenderal TNI Try yang menjabat Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pangab), dijagokan Golongan Karya unsur militer (jalur A) yang dimotori Menkopolkam LB Moerdani.Masing-masing, punya kepentingan dalam kancah politik nasional. Puncaknya, Sudharmono malah dituduh terlibat Partai Komunis Indonesia (PKI). Namun, tuduhan itu ditepis. Presiden Soeharto akhirnya menunjuk Sudharmono untuk dipilih MPR jadi wakil presiden.Saat itu, orang-orang yang dianggap "tak bersih lingkungan" di instansi pemerintahan diberhentikan. Ibarat epidemi, orang-orang media pun tak luput dari serangan. Harmoko, menteri penerangan ketika itu, gencar mengampanyekan "bersih diri" dan "bersih lingkungan." Pernyataan resminya dikutip koran-koran, "Ada PKI dalam tubuh pers kita." Momok komunisme terus dihidupkan.Terpilihnya Sudharmono jadi Wakil Presiden tak terlepas dari keberhasilannya memimpin DPP Golongan Karya. Pada periode kepemimpinannya, Golkar makin mendominasi (mayoritas mutlak) politik Indonesia dengan meraih suara 72 persen pada Pemilu 1997.Sudharmono terpilih menjadi ketua Umum DPP Golkar periode 1983-1988 pada Musyawarah Nasional III Golongan Karya (Golkar), Oktober 1983. Dia menggantikan Amir Moertono.Tak salah bila disebut bahwa dia orang kepercayaan Pak Harto. Sangat lama dia mendampingi Presiden Soeharto. Jabatan sekretaris negara, yang kemudian menjadi Menteri Sekretaris Negara, dipercayakan padanya sejak 1970 hingga tahun 1988, sampai menjadi Wakil Presiden.Dia benar-benar bangkit sejak kebangkitan Orde Baru. Tuduhan keterlibatannya dalam organisasi PKI, dinilai beberapa pihak tak beralasan. Sebab, konon pada 12 Maret 1966, sehari setelah keluarnya Surat Perintah 11 Maret 1988, bahwa Sudharmono yang ketika itu mengetuai Tim Operasionil Pusat Gabungan-V Komando Operasi Tertinggi (Koti) bahkan memerintahkan pengetikan naskah yang menyatakan PKI sebagai partai terlarang.Sebagai militer, suami dari Emma Norma dan ayah tiga anak, ini memulai kiprahnya sejak zaman Perang Kemerdekaan, di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dia bergabung dengan Divisi Ronggolawe berpangkat kapten. Seusai perang, Pak Dhar menimba ilmu di Perguruan Tinggi Hukum Militer (PTHM), hingga meraih gelar Sarjana Hukum. Setelah itu, dia sempat bertugas sebagai jaksa tentara. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;?e-ti/crs, dari berbagai sumber*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-6821366589547304434?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/6821366589547304434/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=6821366589547304434' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/6821366589547304434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/6821366589547304434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/tokoh-nasional_20.html' title='TOKOH NASIONAL'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNTLfdM6McI/AAAAAAAAAFM/csTYE7YwXII/s72-c/sudharmono.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-2231412854948699886</id><published>2008-09-20T18:02:00.001+08:00</published><updated>2008-09-20T18:05:18.029+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ADAM MALIK'/><title type='text'>TOKOH NASIONAL</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNTKmyEBNaI/AAAAAAAAAFE/ush-tW-vSIk/s1600-h/120px-Adammalik.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5248042233415939490" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNTKmyEBNaI/AAAAAAAAAFE/ush-tW-vSIk/s320/120px-Adammalik.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; ADAM MALIK&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Si Kancil Pengubah SejarahIa merupakan personifikasi utuh dari kedekatan antara diplomasi dan media massa. Jangan kaget, kalau pria otodidak yang secara formal hanya tamatan SD (HIS) ini pernah menjadi Ketua Sidang Majelis Umum PBB ke-26 di New York dan merupakan salah satu pendiri LKBN Antara. Kemahirannya memadukan diplomasi dan media massa menghantarkannya menimba berbagai pengalaman sebagai duta besar, menteri, Ketua DPR hingga menjadi wakil presiden.Sang wartawan, politisi, dan diplomat kawakan, putera bangsa berdarah Batak bermarga Batubara, ini juga dikenal sebagai salah satu pelaku dan pengubah sejarah yang berperan penting dalam proses kemerdekaan Indonesia hingga proses pengisian kemerdekaan dalam dua rezim pemerintahan Soekarno dan Soeharto.Pria cerdik berpostur kecil yang dijuluki si kancil” ini dilahirkan di Pematang Siantar, Sumatra Utara, 22 Juli 1917 dari pasangan Haji Abdul Malik Batubara dan Salamah Lubis. Semenjak kecil ia gemar menonton film koboi, membaca, dan fotografi. Setelah lulus HIS, sang ayah menyuruhnya memimpin toko Murah, di seberang bioskop Deli. Di sela-sela kesibukan barunya itu, ia banyak membaca berbagai buku yang memperkaya pengetahuan dan wawasannya.Ketika usianya masih belasan tahun, ia pernah ditahan polisi Dinas Intel Politik di Sipirok 1934 dan dihukum dua bulan penjara karena melanggar larangan berkumpul. Adam Malik pada usia 17 tahun telah menjadi ketua Partindo di Pematang Siantar (1934- 1935) untuk ikut aktif memperjuangkan kemerdekaan bangsanya. Keinginannya untuk maju dan berbakti kepada bangsa mendorong Adam Malik merantau ke Jakarta.Pada usia 20 tahun, Adam Malik bersama dengan Soemanang, Sipahutar, Armin Pane, Abdul Hakim, dan Pandu Kartawiguna, memelopori berdirinya kantor berita Antara tahun 1937 berkantor di JI. Pinangsia 38 Jakarta Kota. Dengan modal satu meja tulis tua, satu mesin tulis tua, dan satu mesin roneo tua, mereka menyuplai berita ke berbagai surat kabar nasional. Sebelumnya, ia sudah sering menulis antara lain di koran Pelita Andalas dan Majalah Partindo.Di zaman Jepang, Adam Malik aktif bergerilya dalam gerakan pemuda memperjuangkan kemerdekaan. Menjelang 17 Agustus 1945, bersama Sukarni, Chaerul Saleh, dan Wikana, Adam Malik pernah melarikan Bung Karno dan Bung Hatta ke Rengasdengklok untuk memaksa mereka memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.Demi mendukung kepemimpinan Soekarno-Hatta, ia menggerakkan rakyat berkumpul di lapangan Ikada, Jakarta. Mewakili kelompok pemuda, Adam Malik sebagai pimpinan Komite Van Aksi, terpilih sebagai Ketua III Komite Nasional Indonesia Pusat (1945-1947) yang bertugas menyiapkan susunan pemerintahan. Selain itu, Adam Malik adalah pendiri dan anggota Partai Rakyat, pendiri Partai Murba, dan anggota parlemen.Akhir tahun lima puluhan, atas penunjukan Soekarno, Adam Malik masuk ke pemerintahan menjadi duta besar luar biasa dan berkuasa penuh untuk Uni Soviet dan Polandia. Karena kemampuan diplomasinya, Adam Malik kemudian menjadi ketua Delegasi RI dalam perundingan Indonesia-Belanda, untuk penyerahan Irian Barat di tahun 1962. Selesai perjuangan Irian Barat (Irian Jaya), Adam Malik memegang jabatan Menko Pelaksana Ekonomi Terpimpin (1965). Pada masa semakin menguatnya pengaruh Partai Komunis Indonesia, Adam bersama Roeslan Abdulgani dan Jenderal Nasution dianggap sebagai musuh PKI dan dicap sebagai trio sayap kanan yang kontra-revolusi.Ketika terjadi pergantian rezim pemerintahan Orde Lama, posisi Adam Malik yang berseberangan dengan kelompok kiri justru malah menguntungkannya. Tahun 1966, Adam disebut-sebut dalam trio baru Soeharto-Sultan-Malik. Pada tahun yang sama, lewat televisi, ia menyatakan keluar dari Partai Murba karena pendirian Partai Murba, yang menentang masuknya modal asing. Empat tahun kemudian, ia bergabung dengan Golkar. Sejak 1966 sampai 1977 ia menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri II / Menlu ad Interim dan Menlu RI.Sebagai Menlu dalam pemerintahan Orde Baru, Adam Malik berperanan penting dalam berbagai perundingan dengan negara-negara lain termasuk rescheduling utang Indonesia peninggalan Orde Lama. Bersama Menlu negara-negara ASEAN, Adam Malik memelopori terbentuknya ASEAN tahun 1967. Ia bahkan dipercaya menjadi Ketua Sidang Majelis Umum PBB ke-26 di New York. Ia orang Asia kedua yang pernah memimpin sidang lembaga tertinggi badan dunia itu. Tahun 1977, ia terpilih menjadi Ketua DPR/MPR. Kemudian tiga bulan berikutnya, dalam Sidang Umum MPR Maret 1978 terpilih menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia yang ke-3 menggantikan Sri Sultan Hamengku Buwono IX yang secara tiba-tiba menyatakan tidak bersedia dicalonkan lagi.Beberapa tahun setelah menjabat wakil presiden, ia merasa kurang dapat berperan banyak. Maklum, ia seorang yang terbiasa lincah dan aktif tiba-tiba hanya berperan sesekali meresmikan proyek dan membuka seminar. Kemudian dalam beberapa kesempatan ia mengungkapkan kegalauan hatinya tentang feodalisme yang dianut pemimpin nasional. Ia menganalogikannya seperti tuan-tuan kebon.Sebagai seorang diplomat, wartawan bahkan birokrat, ia seing mengatakan ‘semua bisa diatur”. Sebagai diplomat ia memang dikenal selalu mempunyai 1001 jawaban atas segala macam pertanyaan dan permasalahan yang dihadapkan kepadanya. Tapi perkataan ‘semua bisa diatur’ itu juga sekaligus sebagai lontaran kritik bahwa di negara ini ‘semua bisa di atur’ dengan uang.Setelah mengabdikan diri demi bangsa dan negaranya, H.Adam Malik meninggal di Bandung pada 5 September 1984 karena kanker lever. Kemudian, isteri dan anak-anaknya mengabadikan namanya dengan mendirikan Museum Adam Malik. Pemerintah juga memberikan berbagai tanda kehormatan.dari berbagai sumber.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-2231412854948699886?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/2231412854948699886/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=2231412854948699886' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/2231412854948699886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/2231412854948699886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/tokoh-nasional.html' title='TOKOH NASIONAL'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNTKmyEBNaI/AAAAAAAAAFE/ush-tW-vSIk/s72-c/120px-Adammalik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-94329634562720531</id><published>2008-09-18T15:22:00.003+08:00</published><updated>2008-09-20T17:59:36.749+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SRI SULTAN HAMENGKU BUWONO IX'/><title type='text'>TOKOH NASIONAL</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNICIBGctrI/AAAAAAAAAE8/PGt99KxJbj8/s1600-h/sri_sultan_hbix.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247258852597741234" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNICIBGctrI/AAAAAAAAAE8/PGt99KxJbj8/s320/sri_sultan_hbix.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; SRI SULTAN HAMENGKU BUWONO IX&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sang Bangsawan yang DemokratisPemerintahan Kesultanan Yogyakarta mengalami banyak perubahan di bawah pimpinannya. Pendidikan Barat yang dijalaninya sejak usia 4 tahun membuat Sri Sultan Hamengku Buwono IX (HB IX) menemukan banyak alternatif budaya untuk menyelenggarakan Keraton Yogyakarta. Dengan wawasan barunya ia menunjukkan bahwa raja bukan lagi gung binathara, melainkan demokratis. Raja berprinsip kedaulatan rakyat tetapi tetap berbudi bawa leksana. Ia memiliki paham kebangsaan yang tinggi.Dilahirkan di nDalem Pakuningratan kampung Sompilan Ngasem pada hari Sabtu Paing tanggal 12 April 1912 atau menurut tarikh Jawa Islam pada tanggal Rabingulakir tahun Jimakir 1842 dengan nama Dorodjatun. Ayahnya adalah Gusti Pangeran Haryo Puruboyo, yang kemudian hari ketika Dorodjatun berusia 3 tahun Beliau diangkat menjadi putera mahkota (calon raja) dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Hamengku Negara Sudibya Raja Putera Narendra ing Mataram.Sedangkan ibunya bernama Raden Ajeng Kustilah, puteri Pangeran Mangkubumi yang kemudian bergelar Raden Ayu Adipati Anom.Sejak usia 4 tahun Dorodjatun sudah hidup terpisah dari keluarganya, dititipkan pada keluarga Mulder seorang Belanda yang tinggal di Gondokusuman untuk mendapat pendidikan yang penuh disiplin dan gaya hidup yang sederhana sekalipun ia putra seorang raja.Dalam keluarga Mulder itu Dorodjatun diberi nama panggilan Henkie yang diambil dari nama Pangeran Hendrik, suami Ratu Wilhelmina dari Negeri Belanda. Henkie mulai bersekolah di taman kanak-kanak atau Frobel School asuhan Juffrouw Willer yang terletak di Bintaran Kidul. Pada usia 6 tahun Dorodjatun masuk sekolah dasar Eerste Europese Lagere School dan tamat pada tahun 1925. Kemudian Dorodjatun melanjutkan pendidikan ke Hogere Burger School (HBS, setingkat SMP dan SMU) di Semarang dan kemudian di Bandung. Pada tahun 1931 ia berangkat ke Belanda untuk kuliah di Rijkuniversiteit Leiden, mengambil jurusan Indologie (ilmu tentang Indonesia) kemudian ekonomi. Ia kembali ke Indonesia tahun 1939.Setahun kemudian, tepatnya pada hari Senin Pon tanggal 18 Maret 1940 atau tanggal 8 bulan Sapar tahun Jawa Dal 1871, Dorodjatun dinobatkan sebagai raja Ngayogyakarta Hadiningrat dengan gelar Sampeyandalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Sultan Hamengkubuwono, Senopati Ing Ngalogo, Abdurrahman Sayidin Panoto Gomo, Kalifatullah Ingkang Kaping IX.Arti gelar tersebut ialah bahwa sultanlah penguasa yang sah dunia yang fana ini, dia juga Senopati Ing Ngalogo yang berarti mempunyai kekuasaan untuk menentukan perdamaian atau peperangan dan bahwa dia pulalah panglima tertinggi angkatan perang pada saat terjadi peperangan. Sultan juga Abdurrahman Sayidin Panoto Gomo atau penata agama yang pemurah, sebab dia diakui sebagai Kalifatullah, pengganti Muhammad Rasul Allah.Sri Sultan Hamengku Buwono IX merupakan contoh bangsawan yang demokratis. Pemerintahan Kesultanan Yogyakarta mengalami banyak perubahan di bawah pimpinannya. Pendidikan Barat yang dijalaninya sejak usia 4 tahun membuat HB IX menemukan banyak alternatif budaya untuk menyelenggarakan Keraton Yogyakarta di kemudian hari. Berbagai tradisi keraton yang kurang menguntungkan dihapusnya dan dengan alternatif budaya baru HB IX menghapusnya.Meski begitu bukan berarti ia menghilangkan substansi sendiri sejauh itu perlu dipertahankan. Bahkan wawasan budayanya yang luas mempu menemukan terobosan baru untuk memulihkan kejayaan kerajaan Yogyakarta. Bila dalam masa kejayaan Mataram pernah berhasil mengembangkan konsep politik keagungbinataraan yaitu bahwa kekuasaan raja adalah agung binathara bahu dhenda nyakrawati, berbudi bawa leksana ambeg adil para marta (besar laksana kekuasaan dewa, pemeliharaan hukum dan penguasa dunia, meluap budi luhur mulianya, dan bersikap adil terhadap sesama), maka HB IX dengan wawasan barunya menunjukkan bahwa raja bukan lagi gung binathara, melainkan demokratis. Raja berprinsip kedaulatan rakyat tetapi tetap berbudi bawa leksana.Di samping itu HB IX juga memiliki paham kebangsaan yang tinggi. Dalam pidato penobatannya sebagai Sri Sultan HB IX ada dua hal penting yang menunjukkan sikap tersebut. Pertama, adalah kalimat yang berbunyi: "Walaupun saya telah mengenyam pendidikan Barat yang sebenarnya, namun pertama-tama saya adalah dan tetap adalah orang Jawa." Kedua, adalah ucapannya yang berisi janji perjuangan: "Izinkanlah saya mengakhiri pidato saya ini dengan berjanji, semoga saya dapat bekerja untuk memuhi kepentingan nusa dan bangsa, sebatas pengetahuan dan kemampuan yang ada pada saya."Wawasan kebangsaan HB IX juga terlihat dari sikap tegasnya yang mendukung Republik Indonesia dengan sangat konsekuen. Segera setelah Proklamasi RI ia mengirimkan amanat kepada Presiden RI yang menyataak keinginan kerajaan Yogyakarta untuk mendukung pemerintahan RI. Ketika Jakarta sebagai ibukota RI mengalami situasi gawat, HB IX tidak keberatan ibukota RI dipindahkan ke Yogyakarta. Begitu juga ketika ibukota RI diduduki musuh, ia bukan saja tidak mau menerima bujukan Belanda untuk berpihak pada mereka, namun juga mengambil inisatif yang sebenarnya dapat membahayakan dirinya, termasuk mengijinkan para gerilyawan bersembunyi di kompleks keraton pada serangan oemoem 1 Maret 1949. Jelaslah bahwa ia seorang raja yang republiken. Setelah bergabung dengan RI, HB IX terjun dalam dunia politik nasional.Penggagas Serangan OemoemBerdasarkan dokumen-dokumen asli yang kini dimiliki Arsip Nasional RI semakin jelas, penggagas Serangan Oemoem (SO) 1 Maret 1949 adalah mendiang Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Sebuah dokumen hasil wawancara mendiang Raja Yogyakarta itu dengan Radio BBC London tahun 1980-an secara jelas mengatakan hal itu. Dari wawancara itu juga terungkap, peran mantan Presiden Soeharto yang ketika itu masih berpangkat Letnan Kolonel hanya sebatas sebagai pelaksana saja."Yang pasti, penggagas Serangan Oemoem itu adalah mendiang Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan bukan Pak Harto seperti selama ini diyakini pemerintah Orde Baru," kata Kepala Arsip Nasional RI Dr Muhklis Paeni, dalam konferensi pers di gedung Arsip Nasional RI Jakarta, Jumat (10/3) petang.Menurut Muhklis, gagasan mendiang Sri Sultan Hamengku Buwono IX mau mengadakan SO 1 Maret 1949 itu karena dilatarbelakangi oleh kepentingan nasional yakni menunjukkan kepada dunia internasional bahwa "denyut nadi" Republik Indonesia masih hidup. Ide itu, jelas Muhklis, lalu didiskusikan dengan Panglima Besar Jenderal Sudirman dan akhirnya disetujui. Atas saran Jenderal Sudirman, Sri Sultan lalu menghubungi Letkol Soeharto soal ide itu dan membicarakan pengoperasiannya.Sejarah Mudah Berbaur DongengPenulisan sejarah cenderung memilih kejadian yang dramatis dengan menampilkan pelaku sejarah yang serba heroik. Maka, sejarah seringkali mudah berbaur dengan dongeng, di mana seorang tokoh dimitoskan layaknya wong agung. Hal tersebut diungkapkan oleh Sultan Hamengku Buwono (HB) X dalam sambutannya pada peresmian Tetenger (tanda) Pelurusan Sejarah Serangan Oemoem (SO) 1 Maret 1949 di kompleks Keraton Yogyakarta, Kamis (29/6/02).Sultan HB X menyatakan, seorang pelaku sejarah atau tokoh sejarah yang memberikan keterangan dengan mendistorsikan peristiwanya tidak hanya merusak nama baiknya sendiri, tetapi hakikatnya juga merusak bangsa. Sebab, apa yang ditulis berdasarkan keterangannya itu akan memberikan nuansa tertentu dalam proses pemahaman terhadap jati diri bangsa.Sumbangan masyarakatTetenger Pelurusan Sejarah SO 1 Maret itu terbuat dari batu besar seberat 8,4 ton diambil dari lereng Merapi, yang disangga oleh bangunan patma dari cor beton. Di batu itu terdapat tulisan Tetenger Pelurusan Sejarah Serangan Oemum 1 Maret 1949. Di kaki penyangga juga terdapat tulisan Pertemuan Sultan HB IX dengan Komandan Werkhreise (WK) III, dengan penunjuk arah panah ke selatan. Artinya, di sebuah ruangan kompleks Keraton Yogyakarta yang terletak di sebelah selatan tetenger itu menjadi tempat pertemuan HB IX dengan Komandan WK III. Komandan WK III yang dimaksudkan itu adalah Letkol Soeharto (mantan Presiden).Letak tetenger ini di sebuah taman luar keraton yang disebut Keben, atau berjarak sekitar 200 meter dari Monumen SO 1 Maret yang terletak di depan Istana Presiden Gedung Agung yang dibangun pada masa pemerintahan Orde Baru. Dana tetenger yang digarap oleh seniman patung kenamaan Yogyakarta Edhi Sunarso ini didanai dari masyarakat lewat dompet yang dibuka oleh Harian Kedaulatan Rakyat, Bernas dan Radar Yogya.Makna tetenger pelurusan sejarah SO 1 Maret ini, sebagaimana diungkapkan oleh Ketua Panitia Marsoedi (pelaku sejarah), bahwa penggagas ide SO 1 Maret 1949 bukan Letkol Soeharto sebagaimana tertulis dalam sejarah yang ada saat ini, tetapi HB IX. Sedang pelaksanaan operasi lapangan adalah pasukan WK III yang dikomandani oleh Letkol Soeharto.PentingDalam sambutannya HB X menyatakan, iklim reformasi ditandai suasana keterbukaan sikap kritis terhadap penulisan berbagai peristiwa dalam sejarah modern Indonesia. Dalam hubungan itu, keterangan saksi sejarah untuk pelurusan suatu peristiwa sejarah mendapatkan momentum yang tepat, karena sesungguhnya penulisan sejarah bukanlah persoalan kecil."Historiografi harus bisa menempatkan visi yang didukung oleh verifikasi, untuk mendudukkan secara proporsional peran pelaku sejarah dalam kaitan peristiwa sejarah," tegas HB X.Menyinggung sejarah SO 1 Maret 1949, HB X menyatakan, pada tanggal itu sekitar pukul 06.00 pasukan TNI menyerang Yogyakarta yang diduduki Belanda sejak 19 Maret 1948. Pasukan TNI mampu bertahan selama enam jam di Yogyakarta. Berdasarkan peristiwa sejarah ini, di tahun 1950-an Usmar Ismail memproduksi film semidokumenter yang diberi judul Enam Jam di Yogya. Sementara setelah itu diproduksi peristiwa yang sama dengan nuansa yang berbeda dengan judul Janur Kuning.Meskipun situasi telah berubah dengan munculnya Tetenger SO 1 Maret 1949, bagaimanapun tak bisa dipungkiri peranan Letnan Kolonel Soeharto waktu itu tetap penting dan patut dicatat dalam sejarah. Tidak mudah dalam kondisi yang serba terbatas, dengan alat komunikasi yang primitif, merencanakan dan melancarkan suatu serangan terkoordinasi dengan melibatkan paling sedikit 2.000 prajurit.Namun, lanjut HB X, SO 1 Maret 1949 yang dimaksudkan sebagai persitiwa politik-militer dengan dampak internasional -meskipun pimpinan negara ditawan di Pulau Bangka- pasti telah melibatkan tokoh-tokoh lain, bukan seorang Soeharto sendiri.***SULTAN HAMENGKU BUWONO XLahir dengan nama Bendoro Raden Mas Herjuno Darpito pada tanggal 2 April 1946. Setelah dewasa bergelar KGPH Mangkubumi dan setelah diangkat sebagai putra mahkota diberi gelar KGPAA Hamengku Negara Sudibyo Raja Putra Nalendra Mataram. Lulusan Fakultas Hukum UGM ini dinobatkan pada tanggal 7 Maret 1989 (Selasa Wage 19 Rajab 1921).Aktif dalam berbagai organisasi yaitu ketua umum Kadinda DIY, ketua DPD Golkar DIY, ketua KONI DIY, Dirut PT Punokawan yang bergerak dalam bidang jasa konstruksi, Presiden Komisaris PG Madukismo, dan pada bulan Juli 1996 diangkat sebagai Ketua Tim Ahli Gubernur DIY.SULTAN HAMENGKU BUWONO IXDilahirkan di nDalem Pakuningratan kampung Sompilan Ngasem pada hari Sabtu Paing tanggal 12 April 1912 atau menurut tarikh Jawa Islam pada tanggal Rabingulakir tahun Jimakir 1842 dengan nama Dorodjatun. Ayahnya adalah Gusti Pangeran Haryo Puruboyo, yang kemudian hari ketika Dorodjatun berusia 3 tahun Beliau diangkat menjadi putera mahkota (calon raja) dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Hamengku Negara Sudibya Raja Putera Narendra ing Mataram. Sedangkan ibunya bernama Raden Ajeng Kustilah, puteri Pangeran Mangkubumi yang kemudian bergelar Raden Ayu Adipati Anom.SULTAN HAMENGKU BUWONO VIIIPada masa HB VIII Kesultanan Yogyakarta mempunyai banyak dana yang dipakai untuk berbagai kegiatan termasuk membiayai sekolah-sekolah kesultanan. Putra-putra HB VIII banyak disekolahkan hingga perguruan tinggi, banyak diantaranya di Belanda.Beliau mangkat pada tanggal 22 Oktober 1939 di RS Panti Rapih Yogyakarta.SULTAN HAMENGKU BUWONO VIIPada masa kepemimpinannya banyak didirikan pabrik gula di Yogyakarta, seluruhnya berjumlah 17 pabrik. Setiap pendirian pabrik memberikan peluang pada Sultan untuk menerima dana sebesar Rp 200.000,00. Hal ini mengakibatkan Sultan sangat kaya seringga sering dijuluki Sultan Sugih.Pada masa kepemimpinannnya juga merupakan masa transisi menuju modernisasi di Yogyakarta. Banyak sekolah modern didirikan dan karenanya putra-putranya diharuskan mengenyam pendidikan modern, bahkan hingga ke negeri Belanda.Tahun 1920 dalam usia 80 tahun, Sultan turun tahta dan mengangkat putra mahkotanya sebagai penggantinya.SULTAN HAMENGKU BUWONO VIAdalah adik HB V yang semula bernama Pangeran Adipati Mangkubumi. Kedekatannya dengan Belanda membuatnya mendapat pangkat Letnan Kolonel (1839) dan Kolonel (1847) dari Belanda.Perkawinannya dengan putri Solo (1848) yaitu kemenakan Susuhunan Paku Buwono V atau cucu Paku Buwono IV dari garwa ampeyan (selir) merupakan catatan sejarah bagi terjalinnya kembali hubungan antara Kesunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta yang sejak perjanjian Gianti (1755) sering terjadi pertikaian antara kedua belah pihak.SULTAN HAMENGKU BUWONO VBernama kecil Raden Mas Menol dan dinobatkan dalam usia 3 tahun. Dalam memerintah dibantu dewan perwalian yang antara lain beranggotakan Pangeran Diponegoro sampai tahun 1836.Beliau mangkat pada tahun 1855 tanpa meninggalkan putra yang dapat menggantikannya.SULTAN HAMENGKU BUWONO IV (1804-1822)Diangkat sebagai raja pada usia 10 tahun, karenanya dalam memerintah didampingi wali yaitu Paku Alam I hingga tahun 1820. Pada masa pemerintahannya diberlakukan sistem sewa tanah untuk swasta tetapi justru merugikan rakyat.Tahun 1822 Beliau wafat pada saat bertamasya sehingga diberi gelar Sultan Seda Ing Pesiyar.SULTAN HAMENGKU BUWONO IIIPutra Sultan Sepuh yang memegang kekuasaan pada tahun 1810. Setahun kemudian ketika Pemerintah Belanda digantikan Pemerintah Inggris di bawah pimpinan Letnan Gubernur Raffles, Sultan HB III turun tahta dan kerajaan dipimpin oleh Sultan Sepuh (HB II) kembali selama satu tahun (1812).Pada masa kepemimpinan Sultan HB III keraton Yogyakarta mengalami kemunduran yang besar-besaran.Kerajaan Ngayogyakarta diharuskan melepaskan daerah Kedu, separuh Pacitan, Japan, Jipang dan Grobogan kepada Inggris dan diganti kerugian sebesar 100.000 real setahunnya.Angkatan perang kerajaan diperkecil dan hanya beberapa tentara keamanan keraton.Sebagian daerah kekuasaan keraton diserahkan kepada Pangeran Notokusumo yang berjasa kepada Raffles dan diangkat menjadi Pangeran Adipati Ario Paku Alam I.Tahun 1814 Beliau mangkat dalam usia 43 tahun.SULTAN HAMENGKU BUWONO II (1792-1828)Dikenal sebagai penentang kekuasaan imperialisme Barat, antara lain menentang Gubernur Jenderal Daendales dan Letnan Gubernur Raffles. Sultan HB II menentang aturan protokoler baru ciptaan Daendales mengenai alat kebesaran yang dipakai para residen Belandan pada saat menghadap Sultan misalnya hanya menggunakan payung dan tak perlu membuka topi. Perselisihan antara HB II dengan Susuhunan Surakarta tentang batas wilayah daerah kekuasaan juga mengakibatkan Daendales memaksa HB II turun tahta pada tahun1810, kemudian mengangkat putranya sebagai Sultan Hamengku Buwono III sehingga dalam keraton terdapat dua raja. Sultan HB II disebut Sultan Sepuh dan Sultan HB III adalah Sultan Raja.Tahun 1812 Raffles menyerbu Yogyakarta dan menangkap Sultan Sepuh yang kemudian diasingkan di Pulau Pinang kemudian dipindah ke Ambon.PANGERAN MANGKUBUMI (6 Agustus 1717 - 24 Maret 1792)Terlahir dengan nama Raden Mas Sujono yang merupakan adik Susuhunan Mataram Paku Buwono II di Surakarta. Pada tahun 1746 ia memberontak karena Paku Buwono II mengingkari janji memberikan daerah Sukawati (sekarang Sragen) atas kemenangan Mangkubumi melawan Raden Mas Said. Pemberontakan tersebut berakhir dengan tercapainya Perjanjian Gianti (13 Februari 1755) yang menyatakan bahwa separuh Mataram menjadi milik Mangkubumi. Dalam perjanjian itu pula Mangkubumi diakui sebagai Sultan Hamengku Buwono I yang bergelar Senopati Ing Ngalogo Sayidin Panotogomo Khalifatullah dengan karatonnya di Yogyakarta.PANGERAN DIPONEGORO ( 11 November 1785 - 8 Januari 1855).Panglima tertinggi dalam Perang Diponegoro (1825-1830) yang dalam buku-buku sejarah karangan penulis Belanda disebut Java Oorlog (=Perang Jawa).Nama kecilnya Ontowiryo, putra sulung Sultan Hamengku Buwono III. Diponegoro lebih tertarik pada kehidupan keagamaan dan berdiri di pihak rakyat sehingga ia lebih suka tinggal di Tegalrejo daripada di keraton. Pemberontakannya terhadap keraton dimulai sejak kepemimpinan HB V (1822) dimana Diponegoro menjadi salah satu anggota perwalian yang mendampingi HB V yang berusia 3 tahun, sedangkan pemerintahan sehari-hari dipegang oleh Patih Danurejo bersama Residen Belanda. Cara perwalian itu tidak disetujui Diponegoro.Dalam perkembangan selanjutnya Belanda berusaha menangkap Diponegoro dan meletus Perang Diponegoro pada tanggal 20 Juli 1825.28 Maret 1830 P. Diponegoro menemui Jenderal De Kock di Magelang. De Kock memaksa mengadakan perundingan dan mendesak Diponegoro agar menghentikan perang. Permintaan itu ditolak Diponegoro. Tetapi Belanda telah menyiapkan penyergapan dengan teliti. Hari itu juga Diponegoro ditangkap dan dibuang ke Ungaran, kemudian ke Semarang, dan langsung ke Jakarta.8 April 1830 sampai di Jakarta dan ditawan di Stadhuis.3 Mei 1830 diberangkatkan dengan kapal Pollux ke Manado dan ditawan di benteng Amsterdam.1834 dipindahkan ke benteng Rotterdam di Makassar, Sulawesi Selatan.8 Januari 1855 Diponegoro wafat dan dimakamkan di kampung Melayu Makassar.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;*** Ensiklopedi Tokoh Indonesia (TokohIndonesia DotCom)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-94329634562720531?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/94329634562720531/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=94329634562720531' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/94329634562720531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/94329634562720531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/sri-sultan-hamengku-buwono-ix.html' title='TOKOH NASIONAL'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNICIBGctrI/AAAAAAAAAE8/PGt99KxJbj8/s72-c/sri_sultan_hbix.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-7538767688681755337</id><published>2008-09-18T15:09:00.003+08:00</published><updated>2008-09-20T17:58:49.983+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='H.MOHAMMAD SOEHARTO'/><title type='text'>TOKOH NASIONAL</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNH__y563RI/AAAAAAAAAE0/C1g5JQUJWqs/s1600-h/soeharto2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247256512324885778" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNH__y563RI/AAAAAAAAAE0/C1g5JQUJWqs/s320/soeharto2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; PRESIDEN RI. KE-2 H.MOHAMMAD SOEHARTO&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Soeharto adalah Presiden kedua Republik Indonesia. Beliau lahir di Kemusuk, Yogyakarta, tanggal 8 Juni 1921. Bapaknya bernama Kertosudiro seorang petani yang juga sebagai pembantu lurah dalam pengairan sawah desa, sedangkan ibunya bernama Sukirah.Soeharto masuk sekolah tatkala berusia delapan tahun, tetapi sering pindah. Semula disekolahkan di Sekolah Desa (SD) Puluhan, Godean. Lalu pindah ke SD Pedes, lantaran ibunya dan suaminya, Pak Pramono pindah rumah, ke Kemusuk Kidul. Namun, Pak Kertosudiro lantas memindahkannya ke Wuryantoro. Soeharto dititipkan di rumah adik perempuannya yang menikah dengan Prawirowihardjo, seorang mantri tani.Sampai akhirnya terpilih menjadi prajurit teladan di Sekolah Bintara, Gombong, Jawa Tengah pada tahun 1941. Beliau resmi menjadi anggota TNI pada 5 Oktober 1945. Pada tahun 1947, Soeharto menikah dengan Siti Hartinah seorang anak pegawai Mangkunegaran.Perkawinan Letkol Soeharto dan Siti Hartinah dilangsungkan tanggal 26 Desember 1947 di Solo. Waktu itu usia Soeharto 26 tahun dan Hartinah 24 tahun. Mereka dikaruniai enam putra dan putri; Siti Hardiyanti Hastuti, Sigit Harjojudanto, Bambang Trihatmodjo, Siti Hediati Herijadi, Hutomo Mandala Putra dan Siti Hutami Endang Adiningsih.Jenderal Besar H.M. Soeharto telah menapaki perjalanan panjang di dalam karir militer dan politiknya. Di kemiliteran, Pak Harto memulainya dari pangkat sersan tentara KNIL, kemudian komandan PETA, komandan resimen dengan pangkat Mayor dan komandan batalyon berpangkat Letnan Kolonel.Pada tahun 1949, dia berhasil memimpin pasukannya merebut kembali kota Yogyakarta dari tangan penjajah Belanda saat itu. Beliau juga pernah menjadi Pengawal Panglima Besar Sudirman. Selain itu juga pernah menjadi Panglima Mandala (pembebasan Irian Barat).Tanggal 1 Oktober 1965, meletus G-30-S/PKI. Soeharto mengambil alih pimpinan Angkatan Darat. Selain dikukuhkan sebagai Pangad, Jenderal Soeharto ditunjuk sebagai Pangkopkamtib oleh Presiden Soekarno. Bulan Maret 1966, Jenderal Soeharto menerima Surat Perintah 11 Maret dari Presiden Soekarno. Tugasnya, mengembalikan keamanan dan ketertiban serta mengamankan ajaran-ajaran Pemimpin Besar Revolusi Bung Karno.Karena situasi politik yang memburuk setelah meletusnya G-30-S/PKI, Sidang Istimewa MPRS, Maret 1967, menunjuk Pak Harto sebagai Pejabat Presiden, dikukuhkan selaku Presiden RI Kedua, Maret 1968. Pak Harto memerintah lebih dari tiga dasa warsa lewat enam kali Pemilu, sampai ia mengundurkan diri, 21 Mei 1998.Setelah dirawat selama 24 hari di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan, mantan presiden Soeharto akhirnya meninggal dunia pada Ahad (27/1). Soeharto meninggal pada pukul 13.10 siang dalam usia 87 tahun.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Biodata H.M. Soeharto&lt;br /&gt;Nama: H. Muhammad Soeharto&lt;br /&gt;Lahir: Kemusuk, Argomulyo, Godean, 1 Juni 1921&lt;br /&gt;Meningal: 27 Januari 2008&lt;br /&gt;Agama: Islam&lt;br /&gt;Jabatan Terakhir: Presiden Republik Indonesia (1966-1998)&lt;br /&gt;Pangkat : Jenderal Besar (Bintang Lima)&lt;br /&gt;Isteri: Ibu Tien Soeharto ( Siti Hartinah)&lt;br /&gt;Anak:Siti Hardiyanti Hastuti (Mbak Tutut)Sigit HarjojudantoBambang TrihatmodjoSiti HediatiHutomo Mandala Putra (Tommy)Siti Hutami Endang Adiningsih&lt;br /&gt;Ayah : Kertosudiro&lt;br /&gt;Ibu : Sukirah &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Alamat:Jalan Cendana No.8, MentengJakarta Pusat&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-7538767688681755337?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/7538767688681755337/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=7538767688681755337' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/7538767688681755337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/7538767688681755337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/presiden-ri-2.html' title='TOKOH NASIONAL'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNH__y563RI/AAAAAAAAAE0/C1g5JQUJWqs/s72-c/soeharto2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-3931619547898919572</id><published>2008-09-18T14:53:00.005+08:00</published><updated>2008-09-20T18:00:23.589+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MOHAMMAD HATTA'/><title type='text'>TOKOH NASIONAL</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNH7aKsBeHI/AAAAAAAAAEs/ynR1RMmUmJM/s1600-h/hatta.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247251467827509362" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNH7aKsBeHI/AAAAAAAAAEs/ynR1RMmUmJM/s320/hatta.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;WAKIL PRESIDEN RI. KE-1 MOHAMMAD HATTA&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sang ProklamatorMohammad Hatta lahir pada tanggal 12 Agustus 1902 di Bukittinggi. Di kota kecil yang indah inilah Bung Hatta dibesarkan di lingkungan keluarga ibunya. Ayahnya, Haji Mohammad Djamil, meninggal ketika Hatta berusia delapan bulan. Dari ibunya, Hatta memiliki enam saudara perempuan. Ia adalah anak laki-laki satu-satunya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sejak duduk di MULO di kota Padang, ia telah tertarik pada pergerakan. Sejak tahun 1916, timbul perkumpulan-perkumpulan pemuda seperti Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Minahasa. dan Jong Ambon. Hatta masuk ke perkumpulan Jong Sumatranen Bond.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebagai bendahara Jong Sumatranen Bond, ia menyadari pentingnya arti keuangan bagi hidupnya perkumpulan. Tetapi sumber keuangan baik dari iuran anggota maupun dari sumbangan luar hanya mungkin lancar kalau para anggotanya mempunyai rasa tanggung jawab dan disiplin. Rasa tanggung jawab dan disiplin selanjutnya menjadi ciri khas sifat-sifat Mohammad Hatta.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Masa Studi di Negeri BelandaPada tahun 1921 Hatta tiba di Negeri Belanda untuk belajar pada Handels Hoge School di Rotterdam. Ia mendaftar sebagai anggota Indische Vereniging. Tahun 1922, perkumpulan ini berganti nama menjadi Indonesische Vereniging. Perkumpulan yang menolak bekerja sama dengan Belanda itu kemudian berganti nama lagi menjadi Perhimpunan Indonesia (PI).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hatta juga mengusahakan agar majalah perkumpulan, Hindia Poetra, terbit secara teratur sebagai dasar pengikat antaranggota. Pada tahun 1924 majalah ini berganti nama menjadi Indonesia Merdeka.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hatta lulus dalam ujian handels economie (ekonomi perdagangan) pada tahun 1923. Semula dia bermaksud menempuh ujian doctoral di bidang ilmu ekonomi pada akhir tahun 1925. Karena itu pada tahun 1924 dia non-aktif dalam PI. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tetapi waktu itu dibuka jurusan baru, yaitu hukum negara dan hukum administratif. Hatta pun memasuki jurusan itu terdorong oleh minatnya yang besar di bidang politik.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Perpanjangan rencana studinya itu memungkinkan Hatta terpilih menjadi Ketua PI pada tanggal 17 Januari 1926. Pada kesempatan itu, ia mengucapkan pidato inaugurasi yang berjudul "Economische Wereldbouw en Machtstegenstellingen"--Struktur Ekonomi Dunia dan Pertentangan kekuasaan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dia mencoba menganalisis struktur ekonomi dunia dan berdasarkan itu, menunjuk landasan kebijaksanaan non-kooperatif.Sejak tahun 1926 sampai 1930, berturut-turut Hatta dipilih menjadi Ketua PI. Di bawah kepemimpinannya, PI berkembang dari perkumpulan mahasiswa biasa menjadi organisasi politik yang mempengaruhi jalannya politik rakyat di Indonesia. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sehingga akhirnya diakui oleh Pemufakatan Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPPI) PI sebagai pos depan dari pergerakan nasional yang berada di Eropa.PI melakukan propaganda aktif di luar negeri Belanda. Hampir setiap kongres intemasional di Eropa dimasukinya, dan menerima perkumpulan ini. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selama itu, hampir selalu Hatta sendiri yang memimpin delegasi.Pada tahun 1926, dengan tujuan memperkenalkan nama "Indonesia", Hatta memimpin delegasi ke Kongres Demokrasi Intemasional untuk Perdamaian di Bierville, Prancis. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tanpa banyak oposisi, "Indonesia" secara resmi diakui oleh kongres. Nama "Indonesia" untuk menyebutkan wilayah Hindia Belanda ketika itu telah benar-benar dikenal kalangan organisasi-organisasi internasional.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hatta dan pergerakan nasional Indonesia mendapat pengalaman penting di Liga Menentang Imperialisme dan Penindasan Kolonial, suatu kongres internasional yang diadakan di Brussels tanggal 10-15 Pebruari 1927. Di kongres ini Hatta berkenalan dengan pemimpin-pemimpin pergerakan buruh seperti G. Ledebour dan Edo Fimmen, serta tokoh-tokoh yang kemudian menjadi negarawan-negarawan di Asia dan Afrika seperti Jawaharlal Nehru (India), Hafiz Ramadhan Bey (Mesir), dan Senghor (Afrika). &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Persahabatan pribadinya dengan Nehru mulai dirintis sejak saat itu.Pada tahun 1927 itu pula, Hatta dan Nehru diundang untuk memberikan ceramah bagi "Liga Wanita Internasional untuk Perdamaian dan Kebebasan" di Gland, Swiss. Judul ceramah Hatta L Indonesie et son Probleme de I Independence (Indonesia dan Persoalan Kemerdekaan).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bersama dengan Nazir St. Pamontjak, Ali Sastroamidjojo, dan Abdul Madjid Djojoadiningrat, Hatta dipenjara selama lima setengah bulan. Pada tanggal 22 Maret 1928, mahkamah pengadilan di Den Haag membebaskan keempatnya dari segala tuduhan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam sidang yang bersejarah itu, Hatta mengemukakan pidato pembelaan yang mengagumkan, yang kemudian diterbitkan sebagai brosur dengan nama "Indonesia Vrij", dan kemudian diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia sebagai buku dengan judul Indonesia Merdeka.Antara tahun 1930-1931, Hatta memusatkan diri kepada studinya serta penulisan karangan untuk majalah Daulat Ra‘jat dan kadang-kadang De Socialist. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ia merencanakan untuk mengakhiri studinya pada pertengahan tahun 1932.Kembali ke Tanah AirPada bulan Juli 1932, Hatta berhasil menyelesaikan studinya di Negeri Belanda dan sebulan kemudian ia tiba di Jakarta. Antara akhir tahun 1932 dan 1933, kesibukan utama Hatta adalah menulis berbagai artikel politik dan ekonomi untuk Daulat Ra’jat dan melakukan berbagai kegiatan politik, terutama pendidikan kader-kader politik pada Partai Pendidikan Nasional Indonesia. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Prinsip non-kooperasi selalu ditekankan kepada kader-kadernya.Reaksi Hatta yang keras terhadap sikap Soekarno sehubungan dengan penahannya oleh Pemerintah Kolonial Belanda, yang berakhir dengan pembuangan Soekarno ke Ende, Flores, terlihat pada tulisan-tulisannya di Daulat Ra’jat, yang berjudul "Soekarno Ditahan" (10 Agustus 1933), "Tragedi Soekarno" (30 Nopember 1933), dan "Sikap Pemimpin" (10 Desember 1933).Pada bulan Pebruari 1934, setelah Soekarno dibuang ke Ende, Pemerintah Kolonial Belanda mengalihkan perhatiannya kepada Partai Pendidikan Nasional Indonesia. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Para pimpinan Partai Pendidikan Nasional Indonesia ditahan dan kemudian dibuang ke Boven Digoel. Seluruhnya berjumlah tujuh orang. Dari kantor Jakarta adalah Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir, dan Bondan. Dari kantor Bandung: Maskun Sumadiredja, Burhanuddin, Soeka, dan Murwoto. Sebelum ke Digoel, mereka dipenjara selama hampir setahun di penjara Glodok dan Cipinang, Jakarta. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di penjara Glodok, Hatta menulis buku berjudul “Krisis Ekonomi dan Kapitalisme”.Masa PembuanganPada bulan Januari 1935, Hatta dan kawan-kawannya tiba di Tanah Merah, Boven Digoel (Papua). Kepala pemerintahan di sana, Kapten van Langen, menawarkan dua pilihan: bekerja untuk pemerintahan kolonial dengan upah 40 sen sehari dengan harapan nanti akan dikirim pulang ke daerah asal, atau menjadi buangan dengan menerima bahan makanan in natura, dengan tiada harapan akan dipulangkan ke daerah asal. Hatta menjawab, bila dia mau bekerja untuk pemerintah kolonial waktu dia masih di Jakarta, pasti telah menjadi orang besar dengan gaji besar pula. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Maka tak perlulah dia ke Tanah Merah untuk menjadi kuli dengan gaji 40 sen sehari.Dalam pembuangan, Hatta secara teratur menulis artikel-artikel untuk surat kabar Pemandangan. Honorariumnya cukup untuk biaya hidup di Tanah Merah dan dia dapat pula membantu kawan-kawannya. Rumahnya di Digoel dipenuhi oleh buku-bukunya yang khusus dibawa dari Jakarta sebanyak 16 peti. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dengan demikian, Hatta mempunyai cukup banyak bahan untuk memberikan pelajaran kepada kawan-kawannya di pembuangan mengenai ilmu ekonomi, sejarah, dan filsafat. Kumpulan bahan-bahan pelajaran itu di kemudian hari dibukukan dengan judul-judul antara lain, "Pengantar ke Jalan llmu dan Pengetahuan" dan "Alam Pikiran Yunani." (empat jilid).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada bulan Desember 1935, Kapten Wiarda, pengganti van Langen, memberitahukan bahwa tempat pembuangan Hatta dan Sjahrir dipindah ke Bandaneira. Pada Januari 1936 keduanya berangkat ke Bandaneira. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mereka bertemu Dr. Tjipto Mangunkusumo dan Mr. Iwa Kusumasumantri. Di Bandaneira, Hatta dan Sjahrir dapat bergaul bebas dengan penduduk setempat dan memberi pelajaran kepada anak-anak setempat dalam bidang sejarah, tatabuku, politik, dan lain-Iain.Kembali Ke Jawa: Masa Pendudukan JepangPada tanggal 3 Pebruari 1942, Hatta dan Sjahrir dibawa ke Sukabumi. Pada tanggal 9 Maret 1942, Pemerintah Hindia Belanda menyerah kepada Jepang, dan pada tanggal 22 Maret 1942 Hatta dan Sjahrir dibawa ke Jakarta.Pada masa pendudukan Jepang, Hatta diminta untuk bekerja sama sebagai penasehat. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Hatta mengatakan tentang cita-cita bangsa Indonesia untuk merdeka, dan dia bertanya, apakah Jepang akan menjajah Indonesia? Kepala pemerintahan harian sementara, Mayor Jenderal Harada. menjawab bahwa Jepang tidak akan menjajah. Namun Hatta mengetahui, bahwa Kemerdekaan Indonesia dalam pemahaman Jepang berbeda dengan pengertiannya sendiri. Pengakuan Indonesia Merdeka oleh Jepang perlu bagi Hatta sebagai senjata terhadap Sekutu kelak. Bila Jepang yang fasis itu mau mengakui, apakah sekutu yang demokratis tidak akan mau? Karena itulah maka Jepang selalu didesaknya untuk memberi pengakuan tersebut, yang baru diperoleh pada bulan September 1944.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selama masa pendudukan Jepang, Hatta tidak banyak bicara. Namun pidato yang diucapkan di Lapangan Ikada (sekarang Lapangan Merdeka) pada tanggaI 8 Desember 1942 menggemparkan banyak kalangan. Ia mengatakan, “Indonesia terlepas dari penjajahan imperialisme Belanda. Dan oleh karena itu ia tak ingin menjadi jajahan kembali. Tua dan muda merasakan ini setajam-tajamnya. Bagi pemuda Indonesia, ia Iebih suka melihat Indonesia tenggelam ke dalam lautan daripada mempunyainya sebagai jajahan orang kembali.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;"ProklamasiPada awal Agustus 1945, Panitia Penyidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia diganti dengan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia, dengan Soekamo sebagai Ketua dan Mohammad Hatta sebagai Wakil Ketua. Anggotanya terdiri dari wakil-wakil daerah di seluruh Indonesia, sembilan dari Pulau Jawa dan dua belas orang dari luar Pulau Jawa.Pada tanggal 16 Agustus 1945 malam, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia mempersiapkan proklamasi dalam rapat di rumah Admiral Maeda (JI Imam Bonjol, sekarang), yang berakhir pada pukul 03.00 pagi keesokan harinya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Panitia kecil yang terdiri dari 5 orang, yaitu Soekamo, Hatta, Soebardjo, Soekarni, dan Sayuti Malik memisahkan diri ke suatu ruangan untuk menyusun teks proklamasi kemerdekaan. Soekarno meminta Hatta menyusun teks proklamasi yang ringkas. Hatta menyarankan agar Soekarno yang menuliskan kata-kata yang didiktekannya. Setelah pekerjaan itu selesai. mereka membawanya ke ruang tengah, tempat para anggota lainnya menanti.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Soekarni mengusulkan agar naskah proklamasi tersebut ditandatangi oleh dua orang saja, Soekarno dan Mohammad Hatta. Semua yang hadir menyambut dengan bertepuk tangan riuh.Tangal 17 Agustus 1945, kemerdekaan Indonesia diproklamasikan oleh Soekarno dan Mohammad Hatta atas nama bangsa Indonesia, tepat pada jam 10.00 pagi di Jalan Pengangsaan Timur 56 Jakarta.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tanggal 18 Agustus 1945, Ir Soekarno diangkat sebagai Presiden Republik Indonesia dan Drs. Mohammad Hatta diangkat menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia. Soekardjo Wijopranoto mengemukakan bahwa Presiden dan Wakil Presiden harus merupakan satu dwitunggal.Periode Mempertahankan Kemerdekaan IndonesiaIndonesia harus mempertahankan kemerdekaannya dari usaha Pemerintah Belanda yang ingin menjajah kembali. Pemerintah Republik Indonesia pindah dari Jakarta ke Yogyakarta. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dua kali perundingan dengan Belanda menghasilkan Perjanjian Linggarjati dan Perjanjian Reville, tetapi selalu berakhir dengan kegagalan akibat kecurangan pihak Belanda.Untuk mencari dukungan luar negeri, pada Juli I947, Bung Hatta pergi ke India menemui Jawaharlal Nehru dan Mahatma Gandhi. dengan menyamar sebagai kopilot bernama Abdullah (Pilot pesawat adalah Biju Patnaik yang kemudian menjadi Menteri Baja India di masa Pemerintah Perdana Menteri Morarji Desai). &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nehru berjanji, India dapat membantu Indonesia dengan protes dan resolusi kepada PBB agar Belanda dihukum.Kesukaran dan ancaman yang dihadapi silih berganti. September 1948 PKI melakukan pemberontakan. 19 Desember 1948, Belanda kembali melancarkan agresi kedua. Presiden dan Wapres ditawan dan diasingkan ke Bangka. Namun perjuangan Rakyat Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan terus berkobar di mana-mana. Panglima Besar Soediman melanjutkan memimpin perjuangan bersenjata.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada tanggal 27 Desember 1949 di Den Haag, Bung Hatta yang mengetuai Delegasi Indonesia dalam Konperensi Meja Bundar untuk menerima pengakuan kedaulatan Indonesia dari Ratu Juliana.Bung Hatta juga menjadi Perdana Menteri waktu Negara Republik Indonesia Serikat berdiri. Selanjutnya setelah RIS menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bung Hatta kembali menjadi Wakil Presiden.Periode Tahun 1950-1956Selama menjadi Wakil Presiden, Bung Hatta tetap aktif memberikan ceramah-ceramah di berbagai lembaga pendidikan tinggi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dia juga tetap menulis berbagai karangan dan buku-buku ilmiah di bidang ekonomi dan koperasi. Dia juga aktif membimbing gerakan koperasi untuk melaksanakan cita-cita dalam konsepsi ekonominya. Tanggal 12 Juli 1951, Bung Hatta mengucapkan pidato radio untuk menyambut Hari Koperasi di Indonesia. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Karena besamya aktivitas Bung Hatta dalam gerakan koperasi, maka pada tanggal 17 Juli 1953 dia diangkat sebagai Bapak Koperasi Indonesia pada Kongres Koperasi Indonesia di Bandung. Pikiran-pikiran Bung Hatta mengenai koperasi antara lain dituangkan dalam bukunya yang berjudul Membangun Koperasi dan Koperasi Membangun (1971).Pada tahun 1955, Bung Hatta mengumumkan bahwa apabila parlemen dan konsituante pilihan rakyat sudah terbentuk, ia akan mengundurkan diri sebagai Wakil Presiden. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Niatnya untuk mengundurkan diri itu diberitahukannya melalui sepucuk surat kepada ketua Perlemen, Mr. Sartono. Tembusan surat dikirimkan kepada Presiden Soekarno. Setelah Konstituante dibuka secara resmi oleh Presiden, Wakil Presiden Hatta mengemukakan kepada Ketua Parlemen bahwa pada tanggal l Desember 1956 ia akan meletakkan jabatannya sebagai Wakil Presiden RI. Presiden Soekarno berusaha mencegahnya, tetapi Bung Hatta tetap pada pendiriannya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada tangal 27 Nopember 1956, ia memperoleh gelar kehormatan akademis yaitu Doctor Honoris Causa dalam ilmu hukum dari Universitas Gajah Mada di Yoyakarta. Pada kesempatan itu, Bung Hatta mengucapkan pidato pengukuhan yang berjudul “Lampau dan Datang”.Sesudah Bung Hatta meletakkan jabatannya sebagai Wakil Presiden RI, beberapa gelar akademis juga diperolehnya dari berbagai perguruan tinggi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Universitas Padjadjaran di Bandung mengukuhkan Bung Hatta sebagai guru besar dalam ilmu politik perekonomian. Universitas Hasanuddin di Ujung Pandang memberikan gelar Doctor Honoris Causa dalam bidang Ekonomi. Universitas Indonesia memberikan gelar Doctor Honoris Causa di bidang ilmu hukum. Pidato pengukuhan Bung Hatta berjudul “Menuju Negara Hukum”.Pada tahun 1960 Bung Hatta menulis "Demokrasi Kita" dalam majalah Pandji Masyarakat. Sebuah tulisan yang terkenal karena menonjolkan pandangan dan pikiran Bung Hatta mengenai perkembangan demokrasi di Indonesia waktu itu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dalam masa pemerintahan Orde Baru, Bung Hatta lebih merupakan negarawan sesepuh bagi bangsanya daripada seorang politikus.Hatta menikah dengan Rahmi Rachim pada tanggal l8 Nopember 1945 di desa Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Mereka mempunyai tiga orang putri, yaitu Meutia Farida, Gemala Rabiah, dan Halida Nuriah. Dua orang putrinya yang tertua telah menikah. Yang pertama dengan Dr. Sri-Edi Swasono dan yang kedua dengan Drs. Mohammad Chalil Baridjambek. Hatta sempat menyaksikan kelahiran dua cucunya, yaitu Sri Juwita Hanum Swasono dan Mohamad Athar Baridjambek.Pada tanggal 15 Agustus 1972, Presiden Soeharto menyampaikan kepada Bung Hatta anugerah negara berupa Tanda Kehormatan tertinggi "Bintang Republik Indonesia Kelas I" pada suatu upacara kenegaraan di Istana Negara.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bung Hatta, Proklamator Kemerdekaan dan Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia, wafat pada tanggal 14 Maret 1980 di Rumah Sakit Dr Tjipto Mangunkusumo, Jakarta, pada usia 77 tahun dan dikebumikan di TPU Tanah Kusir pada tanggal 15 Maret 1980.dari Buku Makam Bung Hatta 1982 dan berbagai sumber)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-3931619547898919572?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/3931619547898919572/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=3931619547898919572' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/3931619547898919572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/3931619547898919572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/wakil-presiden-ri-ke-1.html' title='TOKOH NASIONAL'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNH7aKsBeHI/AAAAAAAAAEs/ynR1RMmUmJM/s72-c/hatta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-8864768954862258438</id><published>2008-09-18T14:24:00.002+08:00</published><updated>2008-09-20T18:01:13.911+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ir. SOEKARNO'/><title type='text'>TOKOH NASIONAL</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNH5su7XbaI/AAAAAAAAAEk/Cob0X4TS35g/s1600-h/soekarno.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247249587769929122" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNH5su7XbaI/AAAAAAAAAEk/Cob0X4TS35g/s320/soekarno.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA KE-1 Ir.SOEKARNO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno yang biasa dipanggil Bung Karno, lahir di Blitar, Jawa Timur, 6 Juni 1901 dan meninggal di Jakarta, 21 Juni 1970. Ayahnya bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo dan ibunya Ida Ayu Nyoman Rai. Semasa hidupnya, beliau mempunyai tiga istri dan dikaruniai delapan anak. Dari istri Fatmawati mempunyai anak Guntur, Megawati, Rachmawati, Sukmawati dan Guruh. Dari istri Hartini mempunyai Taufan dan Bayu, sedangkan dari istri Ratna Sari Dewi, wanita turunan Jepang bernama asli Naoko Nemoto mempunyai anak Kartika..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa kecil Soekarno hanya beberapa tahun hidup bersama orang tuanya di Blitar. Semasa SD hingga tamat, beliau tinggal di Surabaya, indekos di rumah Haji Oemar Said Tokroaminoto, politisi kawakan pendiri Syarikat Islam. Kemudian melanjutkan sekolah di HBS (Hoogere Burger School). Saat belajar di HBS itu, Soekarno telah menggembleng jiwa nasionalismenya. Selepas lulus HBS tahun 1920, pindah ke Bandung dan melanjut ke THS (Technische Hoogeschool atau sekolah Tekhnik Tinggi yang sekarang menjadi ITB). Ia berhasil meraih gelar "Ir" pada 25 Mei 1926.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, beliau merumuskan ajaran Marhaenisme dan mendirikan PNI (Partai Nasional lndonesia) pada 4 Juli 1927, dengan tujuan Indonesia Merdeka. Akibatnya, Belanda, memasukkannya ke penjara Sukamiskin, Bandung pada 29 Desember 1929. Delapan bulan kemudian baru disidangkan. Dalam pembelaannya berjudul Indonesia Menggugat, beliau menunjukkan kemurtadan Belanda, bangsa yang mengaku lebih maju itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembelaannya itu membuat Belanda makin marah. Sehingga pada Juli 1930, PNI pun dibubarkan. Setelah bebas pada tahun 1931, Soekarno bergabung dengan Partindo dan sekaligus memimpinnya. Akibatnya, beliau kembali ditangkap Belanda dan dibuang ke Ende, Flores, tahun 1933. Empat tahun kemudian dipindahkan ke Bengkulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melalui perjuangan yang cukup panjang, Bung Karno dan Bung Hatta memproklamasikan kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945. Dalam sidang BPUPKI tanggal 1 Juni 1945, Ir.Soekarno mengemukakan gagasan tentang dasar negara yang disebutnya Pancasila. Tanggal 17 Agustus 1945, Ir Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Dalam sidang PPKI, 18 Agustus 1945 Ir.Soekarno terpilih secara aklamasi sebagai Presiden Republik Indonesia yang pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, beliau juga berhasil merumuskan Pancasila yang kemudian menjadi dasar (ideologi) Negara Kesatuan Republik Indonesia. Beliau berupaya mempersatukan nusantara. Bahkan Soekarno berusaha menghimpun bangsa-bangsa di Asia, Afrika, dan Amerika Latin dengan Konferensi Asia Afrika di Bandung pada 1955 yang kemudian berkembang menjadi Gerakan Non Blok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberontakan G-30-S/PKI melahirkan krisis politik hebat yang menyebabkan penolakan MPR atas pertanggungjawabannya. Sebaliknya MPR mengangkat Soeharto sebagai Pejabat Presiden. Kesehatannya terus memburuk, yang pada hari Minggu, 21 Juni 1970 ia meninggal dunia di RSPAD. Ia disemayamkan di Wisma Yaso, Jakarta dan dimakamkan di Blitar, Jatim di dekat makam ibundanya, Ida Ayu Nyoman Rai. Pemerintah menganugerahkannya sebagai "Pahlawan Proklamasi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biodata Ir. Soekarno&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama : Ir. Soekarno&lt;br /&gt;Nama Panggilan : Bung Karno&lt;br /&gt;Nama Kecil : Kusno&lt;br /&gt;Lahir : Blitar, Jatim, 6 Juni 1901&lt;br /&gt;Meninggal : Jakarta, 21 Juni 1970&lt;br /&gt;Makam : Blitar, Jawa Timur&lt;br /&gt;Gelar (Pahlawan) : Proklamator&lt;br /&gt;Jabatan : Presiden RI Pertama (1945-1966)&lt;br /&gt;Isteri dan Anak : Tiga isteri delapan anak&lt;br /&gt;Isteri Fatmawati, anak : Guntur, Megawati, Rachmawati, Sukmawati dan Guruh&lt;br /&gt;Isteri Hartini, anak : Taufan dan Bayu&lt;br /&gt;Isteri Ratna Sari Dewi,&lt;br /&gt;wanita turunan Jepang&lt;br /&gt;bernama asli Naoko Nemoto,anak : Kartika&lt;br /&gt;Ayah : Raden Soekemi Sosrodihardjo&lt;br /&gt;Ibu : Ida Ayu Nyoman Rai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HIS di Surabaya (indekos di rumah Oemar Said Tokroaminoto, politisi kawakan pendiri Syarikat Islam)&lt;br /&gt;HBS (Hoogere Burger School) lulus tahun 1920&lt;br /&gt;THS (Technische Hoogeschool atau sekolah Tekhnik Tinggi yang sekarang menjadi ITB) di Bandung lulus 25 Mei 1926&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran: Marhaenisme&lt;br /&gt;Kegiatan Politik : Mendirikan PNI (Partai Nasional Indonesia) pada 4 Juli 1927&lt;br /&gt;Dipenjarakan di Sukamiskin, Bandung pada 29 Desember 1929&lt;br /&gt;Bergabung memimpin Partindo (1931)&lt;br /&gt;Dibuang ke Ende, Flores tahun 1933 dan Empat tahun kemudian dipindahkan ke Bengkulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merumuskan Pancasila 1 Juni 1945&lt;br /&gt;Bersama Bung Hatta memproklamasikan kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-8864768954862258438?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/8864768954862258438/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=8864768954862258438' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/8864768954862258438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/8864768954862258438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/presiden-1.html' title='TOKOH NASIONAL'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNH5su7XbaI/AAAAAAAAAEk/Cob0X4TS35g/s72-c/soekarno.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-2776298962963945306</id><published>2008-09-17T14:17:00.000+08:00</published><updated>2008-09-17T14:20:42.234+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KASUS SUAP'/><title type='text'>KASUS SUAP</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;IQBAL &amp;amp; BILLY TERSANGKA&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Muhammad Iqbal dan Presiden Direktur First Media Billy Sindoro, hari ini, ditetapkan sebagai tersangka kasus suap oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. Keputusan diambil KPK setelah tim penyidik memeriksa keduanya lebih kurang 12 jam setelah penangkapan kemarin malam di Hotel Aryaduta, Jakarta. Demikian dikatakan Wakil Ketua KPK Chandra Hamsyah dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (17/9) pagi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M. Iqbal dan Billy ditangkap karena kasus dugaan suap terkait sengketa Direct Vision dengan Astro Malaysia. Billy adalah direktur Direct Vision, anak perusahaan Grup Lippo. Direct Vision mengadakan kongsi dengan Astro Malaysia, stasiun televisi berbayar, untuk hak penyiaran Astro di Indonesia. Sedangkan Iqbal terakhir kali terlibat dalam pengeluaran hak siar Liga Premier Inggris tahun lalu yang dipegang Astro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chandra mengatakan, kedua tersangka akan ditahan, tahap pertama, selama 20 hari. Keduanya akan dikenai Pasal 5 ayat 1 huruf a dan atau huruf b, Pasal 13, Pasal 12 huruf a dan atau huruf b, Pasal 11 dan atau Pasal 5 ayat dua Undang-undang Tindak Pidana Korupsi. Chandra tak merinci tindakan selanjutnya KPK dalam kasus ini. Yang pasti, KPK akan terus mengumpulkan barang bukti. Diduga barang bukti ada di beberapa tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iqbal dan Billy ditangkap KPK karena diduga melakukan suap-menyuap terkait kasus perselisihan televisi berbayar, Astro. Kasus Astro bermula dari konflik antara Astro All Asia Network Plc Malaysia dan grup usaha Lippo. Rencananya, M. Iqbal akan ditahan di Rumah Tahanan Markas Kepolisian Resor Jakarta Pusat, sedangkan Billy akan ditahan di Rutan Polres Jakarta Barat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-2776298962963945306?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/2776298962963945306/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=2776298962963945306' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/2776298962963945306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/2776298962963945306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/kasus-suap.html' title='KASUS SUAP'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-5329714081837425537</id><published>2008-09-16T15:46:00.003+08:00</published><updated>2008-09-18T11:59:33.016+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RepublikaN'/><title type='text'>POLITIK</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SM9lS6SzkCI/AAAAAAAAAEc/KyHgkq4gA3o/s1600-h/logo+republikan+ok.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5246523466470101026" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 140px; CURSOR: hand; HEIGHT: 140px; TEXT-ALIGN: center" height="173" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SM9lS6SzkCI/AAAAAAAAAEc/KyHgkq4gA3o/s320/logo+republikan+ok.jpg" width="120" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Partai Republika Nusantara&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Singkatan Resmi : RepublikaN&lt;br /&gt;Asas : -&lt;br /&gt;Tanggal Berdiri : Cikopo Jawa Barat, 20 Mei 2007&lt;br /&gt;Ketua Umum : Letjen Purnawirawan Syahrir&lt;br /&gt;Sekjen : Drs. Yus Sudarso, SH,MH,MM&lt;br /&gt;Alamat : Kompleks Perkantoran Pulo Mas Blok VI No.1-2 Jakarta Timur&lt;br /&gt;Kota : Jakarta Timur&lt;br /&gt;Telephone : 021-4702960&lt;br /&gt;Fax : 021-4702960&lt;br /&gt;Hasil Verifikasi : .&lt;br /&gt;Visi &amp;amp; Misi Partai : Platform Partai RepublikaN akan senantiasa memperjuangkan secara konsisten pembangunan kesejahteraan terutama dalam empat pilar: Pendidikan, Kesehatan, dan Transportasi serta Ekonomi Kerakyatan, dengan tidak meninggalkan sektor sektor lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Link Web Site : &lt;a href="http://www.republikan.or.id/" target="_blank"&gt;http://www.republikan.or.id/&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-5329714081837425537?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/5329714081837425537/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=5329714081837425537' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/5329714081837425537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/5329714081837425537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/politik_16.html' title='POLITIK'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SM9lS6SzkCI/AAAAAAAAAEc/KyHgkq4gA3o/s72-c/logo+republikan+ok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-2857236158092694179</id><published>2008-09-16T09:25:00.002+08:00</published><updated>2008-09-18T12:02:44.850+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ES SODA MOKA'/><title type='text'>RESEP MINUMAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://resepsedap.com/es-soda-moka/" rel="bookmark"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#990000;"&gt;&lt;strong&gt;ES SODA MOKA&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;7 September, 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan I :&lt;br /&gt;100 ml sirup moka&lt;br /&gt;500 ml air soda beraroma&lt;br /&gt;300 gr es kepruk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan II:&lt;br /&gt;1 bh bunga bawang1 btg kayu manis&lt;br /&gt;5 biji cengkih&lt;br /&gt;1/2 bh pala&lt;br /&gt;200 ml air&lt;br /&gt;75 gr gula pasir&lt;br /&gt;Rebus bahan II kecuali gula pasir hingga harum beraroma kemudian masukkan gula pasir, aduk hingga gula larut, saring.Campur menjadi satu dengan bahan I aduk rata, sajikan dingin-dingin.&lt;br /&gt;Untuk 2 gelas&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-2857236158092694179?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/2857236158092694179/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=2857236158092694179' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/2857236158092694179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/2857236158092694179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/resep-minuman.html' title='RESEP MINUMAN'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-3305546072553085459</id><published>2008-09-15T15:14:00.002+08:00</published><updated>2008-09-15T15:17:34.199+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SAYAP AYAM SAOS TIRAM'/><title type='text'>MASAKAN INDONESIA</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;SAYAP AYAM SAOS TIRAM&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Sayap Ayam Saus Tiram, lezat dengan rasa khas dari Saus Tiram yang meresap, membuat Sayap Ayam Saus Tiram tak terlupakan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Bahan:&lt;br /&gt;Sayap ayam 6 bh.&lt;br /&gt;Bawang putih 2 siung di haluskan&lt;br /&gt;Jahe 1 cm di iris halus.&lt;br /&gt;Saus tiram 1 sdm&lt;br /&gt;Kecap asin 1 sdm&lt;br /&gt;Gula secukupnya&lt;br /&gt;Garam secukupnya&lt;br /&gt;Merica secukupnya&lt;br /&gt;Air 100 ml&lt;br /&gt;Biji wijen putih secukupnya.&lt;br /&gt;Minyak sayur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CARA MEMASAKNYA :&lt;br /&gt;Bumbui sayap ayam yang telah dibersihkan dengan garam. Goreng sayap ayam sampai matang, angkat sisihkan. Ambil minyak sisa mengoreng ayam 3 sdm tumis bawang putih dan jahe sampai harum masukan sayap ayam aduk2 tambahkan saos tiram, kecap asin, gula pasir aduk2 tambahkan air masak sampai kuah mongering dan meresap, angkat dan taburi sajian dengan biji wijen putih diatasnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;SELAMAT MENCOBA FROM : 085-935-11-9000&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-3305546072553085459?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/3305546072553085459/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=3305546072553085459' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/3305546072553085459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/3305546072553085459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/masakan-indonesia.html' title='MASAKAN INDONESIA'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-920585441807510811</id><published>2008-09-15T13:44:00.001+08:00</published><updated>2008-09-15T13:46:52.942+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='POLITIK JUAL BELI SUARA'/><title type='text'>POLITIK</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;DEMOKRASI INDONESIA, DEMOKRASI TRANSAKSIONAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Praktik jual beli dalam memperebutkan nomor urut caleg masih marak. Dampaknya demokrasi yang berjalan di Indonesia adalah demokrasi transaksional yang akan terus mewarnai dunia perpolitikan di Indonesia."Kita sebut demokrasi transaksional karena diawali dari transaksi yang melibatkan uang dan terus begitu selanjutnya. Makanya tak heran dengan prilaku anggota DPR yang pandai melakukan transaksi," kata pengamat politik UI Boni Hargens, Jumat (12/9) saat dimintai tanggapan lelang nomor yang diduga dilakukan sejumlah partai.Bony menyatakan sistem nomor urut menjadi sistem yang korup karena membuka peluang seluas-luasnya bagi transaksi uang. "Selain memunculkan budaya korup, anggota yang terpilih cenderung bukan yang berkualitas," tuturnya.Orang berkualitas, ujar Bony, akan menghindar karena enggan mengandalkan fulus. Akibatnya DPR akan didominasi  orang-orang yang mengandalkan transaksi dalam menyelesaikan persoalan. "Saya melihat DPR periode mendatang masih belum akan berubah karena sistem perekrutannya masih sama," paparnya.Karena itu Bony menyatakan sudah seharusnya sistem nomor urut ditinggalkan. Sistem suara terbanyak dinilai Bony lebih bagus bagi demokrasi yang lebih baik dan bersih. (Fud/OL-03)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-920585441807510811?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/920585441807510811/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=920585441807510811' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/920585441807510811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/920585441807510811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/politik_15.html' title='POLITIK'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-2448785929010215943</id><published>2008-09-13T11:10:00.001+08:00</published><updated>2008-09-13T11:13:43.727+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEMO AKSI PENGUSAHA PERAK'/><title type='text'>DEMO AKSI PENGUSAHA PERAK</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;gusdelklank.blogspot.com - Denpasar: Perlindungan pemerintah terhadap karya nasional kembali dipertanyakan, menyusul dipatenkannya ratusan motif kerajinan perak Bali oleh warga asing. Kesal dengan apa yang terjadi, puluhan perajin dan pengusaha perak di Denpasar, Bali, Jumat (12/9) berunjuk rasa. Mereka menyalahkan Pemerintah Provinsi Bali karena dianggap tak sigap melindungi budaya sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-2448785929010215943?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/2448785929010215943/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=2448785929010215943' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/2448785929010215943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/2448785929010215943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/demo-aksi-pengusaha-perak.html' title='DEMO AKSI PENGUSAHA PERAK'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-3160280756910615321</id><published>2008-09-12T15:07:00.004+08:00</published><updated>2008-09-20T17:14:44.921+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PROPAGANDA ANTI - KKN'/><title type='text'>PROPAGANDA ANTI - KKN</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SMoWdfTq34I/AAAAAAAAAEM/lk6f0gZsFsI/s1600-h/kkn_1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5245029411902381954" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SMoWdfTq34I/AAAAAAAAAEM/lk6f0gZsFsI/s320/kkn_1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;&lt;strong&gt; BOSS GUSDEL KLANK MENGHIMBAU&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;&lt;strong&gt;KEPADA BLOGGER YANG SUDAH MELAKSANAKAN SLOGAN BANNER DIATAS &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;&lt;strong&gt;UNTUK IKUT MENGAWASI DAN MENCEGAH SEGALA BENTUK KKN&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;&lt;strong&gt;UNTUK MEMPERBAIKI MENTAL GENERASI &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;&lt;strong&gt;BANGSA INDONESIA DIMASA DEPAN&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-3160280756910615321?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/3160280756910615321/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=3160280756910615321' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/3160280756910615321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/3160280756910615321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/kampanye-boss-gusdelklank.html' title='PROPAGANDA ANTI - KKN'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SMoWdfTq34I/AAAAAAAAAEM/lk6f0gZsFsI/s72-c/kkn_1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-6476451689528204988</id><published>2008-09-12T14:27:00.001+08:00</published><updated>2008-09-12T14:30:33.801+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MAKANAN SAMPAH'/><title type='text'>MAKANAN SAMPAH</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;gusdelklank mengutip berita Metro Tv. : Sejumlah makanan kedaluwarsa ditemukan di pasar swalayan Carrefour Kelapa Gading, Jakarta Utara. Temuan ini didapat dalam razia yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.&lt;br /&gt;Produk tersebut juga tidak melalui pemeriksaan Badan Pengawas Obat dan Makanan. Sebut saja produk makanan chicken nugget, fried chicken beku dan biskuit. Disperindag juga menemukan sejumlah parsel yang diselipkan makanan kedaluwarsa.&lt;br /&gt;Wakil Kepala Disperindag, Supeno mengatakan keteledoran ini beresiko sangat tinggi bagi masyarakat. Pihaknya juga berulang kali memberitahu hal ini kepada Carrefour. Karena itu Disperindag akan menyelesaikan kasus ini melalui jalur hukum.&lt;br /&gt;Sementara di Hypermart Kelapa Gading, Disperindag menemukan somay yang memiliki masa layak makan selama tiga tahun. Berdasarkan temuan ini Disperindag bakal memanggil perusahaan pembuat somay tersebut.&lt;br /&gt;Atas adanya temuan tersebut, Disperindag mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat membeli makanan. Masyarakat juga diminta memperhatikan batas kedaluwarsa makanan itu. 12 september 2008 del.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-6476451689528204988?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/6476451689528204988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=6476451689528204988' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/6476451689528204988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/6476451689528204988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/makanan-sampah.html' title='MAKANAN SAMPAH'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-9211988432128516384</id><published>2008-09-11T14:28:00.005+08:00</published><updated>2008-09-11T15:03:30.865+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TOGEL YANG SANGAT GELAP'/><title type='text'>PERMAINAN &amp; JUDI</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SMi6uW1Z2XI/AAAAAAAAAEE/UnKTDktzh5I/s1600-h/untitled.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5244647071639263602" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SMi6uW1Z2XI/AAAAAAAAAEE/UnKTDktzh5I/s320/untitled.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;Bila anda pecinta TOto GELap ( TOGEL ) mari bergabung untuk mengutak atik keberuntungan saudara via : &lt;a href="http://suhutogel.wordpress.com/"&gt;http://suhutogel.wordpress.com/&lt;/a&gt; atau mencoba keberuntungan pada &lt;a href="http://www.singaporepools.com/"&gt;http://www.singaporepools.com/&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;dan bila anda ingin melihat NOMOR TOGEL yang keluar tepat pada pukul. 17.00 wib. silahkan klik . &lt;a href="http://www.prediksi.4u.ru/"&gt;http://www.prediksi.4u.ru/&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-9211988432128516384?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/9211988432128516384/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=9211988432128516384' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/9211988432128516384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/9211988432128516384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/permainan-judi.html' title='PERMAINAN &amp; JUDI'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SMi6uW1Z2XI/AAAAAAAAAEE/UnKTDktzh5I/s72-c/untitled.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-7371362177108245457</id><published>2008-09-11T14:13:00.003+08:00</published><updated>2008-09-11T14:24:31.679+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DEL - OUT Productions'/><title type='text'>NIAGA</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SMi356TtiAI/AAAAAAAAAD8/-2523sdVTS8/s1600-h/LOGODEL+copy.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5244643971605301250" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SMi356TtiAI/AAAAAAAAAD8/-2523sdVTS8/s320/LOGODEL+copy.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Tempat usaha pembuatan JINGGLE MUSIC yang didirikan oleh kelompok orang yang suka musik di Denpasar.  DEL - OUT Productions dikomandokan oleh Mr. GUSDEL KLANK, bekerja sama dengan Mr. IB. KENITEN, SH dan para Gank yang suka bermusik.&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Bila anda berminat, Hub. IB. KENITEN, SH. 081-139-3171 &amp;amp; 081-733-7456.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-7371362177108245457?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/7371362177108245457/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=7371362177108245457' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/7371362177108245457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/7371362177108245457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/niaga.html' title='NIAGA'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SMi356TtiAI/AAAAAAAAAD8/-2523sdVTS8/s72-c/LOGODEL+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-6955848963553707639</id><published>2008-09-10T14:22:00.002+08:00</published><updated>2008-09-11T08:45:17.541+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='REFORMASI ALA GUSDEL'/><title type='text'>POLITIK</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Kompas, Minggu, 14 Maret 2004&lt;br /&gt;I Nyoman Darma Putra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://dasarbali.files.wordpress.com/2008/07/yong.jpg"&gt;&lt;/a&gt;MENJELANG Pemilu 2004, belantika musik pop Bali diwarnai dengan munculnya lagu-lagu bertema kritik sosial dan politik. Hal ini memang bukan merupakan fenomena baru dalam perjalanan lagu pop Bali sejak kelahirannya awal tahun 1960-an di tengah konfrontasi partai politik. Meski demikian, kehadiran lagu-lagu bertema kritik sosial dan politik belakangan ini pantas dicatat karena dia muncul dalam suasana pemilu dan lirik-lirik lagunya secara blakblakan mengecam pejabat korupsi atau bentuk KKN lainnya. Selain itu, lagu-lagu tersebut dinyanyikan dengan musik pop-rock atau rap yang digemari anak-anak muda perkotaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu pop Bali yang dulu dianggap kampungan oleh anak muda, kini disambut bangga pelajar dan mahasiswa serta dimainkan dalam perayaan hari jadi sekolah atau fakultas-fakultas. Mengentalnya wacana identitas Bali berdasarkan budaya (cultural identity) di era otonomi ini, juga ikut memperluas dan mempermulus ruang gerak lagu pop Bali ke teritori baru di mana dulu kehadirannya tidak pernah disambut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang manakah lagu pop Bali? Seperti halnya lagu pop Sunda, Jawa atau pop daerah lainnya, lagu pop Bali pun dibatasi sebagai lagu-lagu yang berbahasa Bali dan dimainkan dengan alat musik modern. Dia berbeda dengan lagu-lagu Bali tradisional (kidung, kakawin, gaguritan) yang umumnya diiringi musik tradisional berupa gamelan, suling, dan geguntangan. Kalau lagu-lagu Bali tradisional berkaitan erat dengan tradisi dan ritual keagamaan, lagu pop Bali merupakan hiburan dan arena untuk menyampaikan kritik sosial dan politik.&lt;br /&gt;Berkait erat dengan politik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pencinta dan pengamat lagu pop Bali sepakat bahwa kelahiran lagu pop Bali berkaitan erat dengan politik. Lagu pop Bali disebutkan muncul awal tahun 1960-an di tengah-tengah konfrontasi politik antara Lembaga Kebudayaan Nasional (LKN) dan Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra), masing-masing perpanjangan tangan Partai Nasional Indonesia (PNI) dan Partai Komunis Indonesia (PKI). Sama halnya dengan bentuk seni lainnya seperti drama tari atau teater, lagu pop Bali pun dijadikan alat propaganda politik. Saat itu, lagu pop Bali tampil mengusung tema kerakyatan, tema politik, dan nasionalisme, seperti lagu Juru Pencar (nelayan), Merah Putih (warna bendera Indonesia), dan Buah Buni (seperti anggur, tapi kecil-kecil).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu Merah Putih yang mengumandangkan nasionalisme terhadap bangsa diciptakan Gde Dharna tahun 1950-an, tetapi menurut penciptanya, lagu ini baru ramai dinyanyikan sekitar 1963 oleh pendukung PNI. Temanya sebetulnya netral, tetapi karena lagu ini banyak dinyanyikan pendukung PNI sepertinya dia langsung menjadi lambang ideologi partai ini. Lagu Buah Buni yang dinyanyikan kelompok LKN mendendangkan pesan lewat politik warna dan rasa buah buni. Diungkapkan, buni yang muda berwarna merah dan kecut rasanya, sedangkan buah yang matang berwarna hitam dan manis rasanya. Merah adalah warna PKI, sedangkan hitam adalah PNI. Lagu ini secara simbolis mengandung pujian “manis” terhadap PNI dan sindiran “pengecutnya” PKI.&lt;br /&gt;Pascahuru-hara tahun 1965 yang dilanjutkan dengan pembasmian PKI, pemerintahan Orde Baru (Orba) menetapkan kebijakan politik yang mengharamkan intervensi politik ke dunia seni. Tidak mengherankan, di era tahun 1970-an, ketika pertama lagu pop Bali hadir sebagai bagian dari pop culture (budaya pop) karena sentuhan industri rekaman, selera lagu pop Bali bergeser dari politik ke cinta-asmara. Selain tema cinta-asmara, lagu pop Bali juga mengeksploitasi tema-tema normatif seperti pesan-pesan yang menggurui, humor, dan bercanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu Kusir Dokar (Kusir Delman) merupakan contoh lagu jenaka dari era depolitisasi seni di era Orba. Lagu yang dinyanyikan AAM Tjakra (almarhum) ini sekaligus menjadi judul album pertama yang diluncurkan. Walau musiknya sederhana, daya pikat lagu ini terletak pada liriknya yang jenaka, penuh canda tentang si kusir yang mata keranjang terhadap penumpangnya sampai-sampai kudanya menyeruduk dagang obat di tepi jalan. Album Kusir Dokar, yang konon terjual sampai 100 ribu keping, dan lagu-lagu lain yang muncul di era Orba benar-benar steril dari tema politik.&lt;br /&gt;Lagu Bunga Sandat (Kembang Kenanga) adalah lagu yang berisi nasihat kepada wanita agar pandai-pandai menjaga diri supaya bisa seperti kembang kenanga, senantiasa harum sekalipun sudah layu. Lirik dan irama-klasik membuat lagu yang muncul tahun 1970-an lewat rekaman kelompok Band Putra Dewata pimpinan AAM Tjakra ini masih bisa merebut selera publik sampai sekarang. Tak pelak lagi lagu yang anonim dan dinyanyikan beberapa penyanyi ini menjadi salah satu lagu pop Bali “klasik”.&lt;br /&gt;Cinta-asmara yang nyerempet porno berlanjut mewarnai tema lagu pop Bali tahun 1980-an dan 1990-an. Hal ini antara lain bisa dilihat dari lagu Ketut Bimbo dalam album Main Bilyard, khususnya lagu Korting 3 Bulan yang dinyanyikan duet bersama Alit Adiari. Lagu ini mengisahkan kekecewan si pria karena pacarnya telah hamil empat bulan, padahal mereka baru pacaran dua bulan. Lagu kocak yang dominan muatan cinta-asmara dengan asosiasi porno yang kuat juga melambungkan nama Yong Sagita, pendatang baru awal tahun 1990-an.&lt;br /&gt;Tentu saja salah memvonis bahwa semua lagu dari era ini cengeng belaka karena banyak juga yang baik dengan nasihat mulia seperti mirip tema Bunga Sandat. Yang jelas fenomena Iwan Fals yang menyanyikan lagu bertema politik ketika tekanan Orba kuat tidak tampak di Bali tahun 1980-an dan 1990-an awal. Tampaknya bukan menjadi watak penyanyi dan pencipta lagu pop Bali untuk memberontaki zamannya.&lt;br /&gt;Tema politik menjelang pemilu&lt;br /&gt;Lagu pop Bali, yang memang lahir dari konfrontasi politik empat dekade sebelumnya, berusaha kembali menampakkan wajah aslinya dengan menampilkan lagu-lagu bertema politik segera setelah jatuh Soeharto Mei 1998. Album pertama dengan tema politik yang kental adalah Reformasi Hidup Mega karya bareng Yong Sagita dan Gusdel. Album ini dirilis pada momentum yang tepat, yakni antara lengsernya Soeharto dan menjelang tibanya Pemilu 1999. Saat kebebasan berekspresi dimungkinkan situasi politik itulah, lagu-lagu bertema politik bermunculan.&lt;br /&gt;Lagu dalam album Reformasi Hidup Mega banyak mengkritik praktik KKN pejabat di zaman Orba. Lagu ini sepertinya hendak mewakili aspirasi rakyat banyak yang anti-Orba. Lagu Reformasi, misalnya, mengisahkan gerakan mahasiswa yang berdemonstrasi untuk menghidupkan demokrasi yang telah mati, sedangkan lagu Kala Kali Zaman Orba menyindir kehadiran pensiunan militer jadi pejabat (Ne cerita dugase nu zaman Orba, pensiunan juru perang dadi pejabat, pejabat tinggi ngelah caling, yang artinya: diceritakan zaman Orba, pensiunan juru perang menjadi pejabat, pejabat tinggi yang punya caling).&lt;br /&gt;Mode munculnya lagu pop Bali bertema politik tampak lagi menjelang Pemilu 2004, seperti tampak dalam album pop Bali dari Lolot Band, Triple X (XXX), dan Bintang Band. Lagu-lagu dari grup-grup band ini dikenal sebagai pop Bali alternatif karena tiga hal. Pertama, irama musik mereka adalah pop-rock, disko, rap, dan punk. Karakter ini berbeda dengan irama pop-konvensional lagu-lagu yang ada selama ini. Kedua, grup band ini adalah mereka yang dulu main di kelab, pub, atau diskotek, tetapi tidak pernah mempunyai identitas sebagai penyanyi/pemusik sehingga mencoba terjun ke dunia pop Bali yang telah terbukti memberikan popularitas (dan finansial) kepada sejumlah penyanyi. Ketiga, lagu-lagu mereka direkam lewat musik live, bukan musik yang diprogram lewat komputer. Pendek kata, mereka bukan orang-orang karbitan di belantika pop Bali.&lt;br /&gt;Kehadiran kelompok musik alternatif ini memberikan warna baru bagi wajah lagu pop Bali. Kalau dulu penggemar lagu pop Bali diidentikkan dengan orang-orang kampung, kini pendapat itu harus ditumbangkan karena pelajar dan mahasiswa mulai menyukai lagu pop Bali. Pada hari ulang tahun kampus Fakultas Sastra Universitas Udayana September 2003, misalnya, lagu Lolot Artha Utama dinyanyikan mahasiswa dengan penuh keriangan, tanpa rasa minder apalagi “kampungan”.&lt;br /&gt;Kehadiran tema kritik sosial dan politik yang dilansir lagu-lagu pop Bali alternatif mampu mengimbangi tema cinta-asmara yang dominan selama ini. Tema politik yang sangat blakblakan muncul dalam album Bajingan Eling, khususnya lagu Nusuk (Nyoblos), yang diluncurkan pertengahan Februari lalu. Klipnya sudah muncul di layar kaca Bali TV dengan penggambaran rally dan yel-yel politik yang relevan dengan tema lagu. Radio-radio swasta di Bali juga kerap memutar lagu ini, ikut mewarnai suasana kampanye Pemilu 2004 dengan wacana lain.&lt;br /&gt;Lagu Nusuk mendendangkan pendirian untuk tidak memilih alias golput dalam pemilu ini. Pernyataan golput itu mulai diungkapkan lewat intro lagu berupa berita di radio yang isi selengkapnya dituangkan dalam lagu. Beginilah lirik lagu Nusuk menyatakan sikap golputnya: “Pak, Jani tiang mikir-mikir/Luungan tiang sing milih/sawireh konyangan lipi/Pak, buin pidan ja bapak ngidang/Dadi pemimpin ne jujur/kayang ento tiang milih”. Artinya: “Pak, sekarang kami mikir-mikir/Sebaiknya kami tidak memilih/karena semuanya ular/Pak, kapan Bapak bisa/jadi pemimpin yang jujur/Saat itulah kami memilih”.&lt;br /&gt;Pedas sekali kritik lagu ini terhadap kualitas pemimpin atau caleg yang diumpamakan sebagai “ular” yang suka membelit alias alias korupsi. Dinyanyikan dalam irama rock dengan tema politik yang blakblakan membuat tajamnya kritik sosial lagu ini terdengar sebagai melebihi kritikan lagu-lagu Yong Sagita dan Gusdel dalam album Reformasi. Tema lagu Nusuk bisa dilihat sebagai paduan dari kritik terhadap watak pemimpin atau caleg yang korup dengan ekspresi dari kekecewaan sebagian masyarakat yang tidak puas dengan kondisi politik (di Bali) dewasa ini.&lt;br /&gt;Selain album dan lagu-lagu di atas, ada satu lagi album pop Bali yang benar-benar dibuat untuk propaganda politik. Itulah album Bendera… udah aku kibarkan, Jayalah Partaiku.. PDI-Perjuangan. Album ini diproduksi dalam bentuk kaset dan CD sebanyak 2000 dengan vokalis Yong Sagita dan kawan-kawan. Dalam album ini, Yong juga memasukkan beberapa lagunya yang ada di album Reformasi. Dalam album ini, bukan tema politik lagi yang tampak, melainkan lagu pop Bali benar-benar dijadikan alat propaganda, jauh lebih “terang-terangan” daripada propaganda politik tahun 1960-an ketika pop Bali baru-baru lahir.&lt;br /&gt;Apakah tema politik seperti ini akan terus muncul? Ungkapan Yong Sagita yang pernah disampaikan kepada penulis menarik disimak. Yong Sagita mengatakan, “Jika ketidakberesan dan korupsi jalan terus, kritik juga jalan terus lewat lagu pop Bali.” Jawaban ini juga sesuai dengan makna baris terakhir lagu Nusuk yang menegaskan bahwa golput tidak akan ada kalau pemimpin jujur. Jawaban ini menunjukkan bahwa lagu pop Bali sangat tergantung dari kondisi sosial politik.&lt;br /&gt;Walaupun tema politik marak, tema cinta terus mendapat tempat dalam lagu-lagu pop Bali. Lagu Sarinem Neha Nehi yang dibawakan Bayu Kasta Warsa, salah satu menjadi penyanyi yang sangat populer tahun 2003, mendendangkan cinta asmara. Lagu yang terpengaruh tembang Banyuwangian dan liriknya mencantelkan kesan India ini sangat digemari anak-anak dan dewasa. Kecengengan tema lagu ini terlontar dalam liriknya yang berbunyi “ke Banyuwangi ngganggurin adi, dimulihne mabekel sakit ati” (ke Banyuwangi kunjungi adinda, pulang [ke Bali] berbekal sakit hati).&lt;br /&gt;Dua lagu yang top belakangan ini dengan jumlah kaset terjual di atas 35 ribu keping, masing-masing Desir Angin oleh Yan Sri dan Tresna Galang Kuluk (Cinta Direbut Anjing) oleh Agung Wirasuta, juga bertema cinta-asmara. Berkat iramanya yang manis, lagu Desir Angin dinobatkan sebagai lagu pop Bali terbaik 2003 dan mendapat anugerah Gita Denpost Award 2004, akhir Februari lalu.&lt;br /&gt;Penyanyi dan politik&lt;br /&gt;Tak lengkap rasanya kalau berbicara tema politik dalam lagu pop Bali tanpa berbicara tentang keterlibatan penyanyi dalam kampanye Pemilu 2004. Pada musim pemilu ini, banyak partai mendekati penyanyi untuk memeriahkan acara kampanye mereka. Para penyanyi merespons permintaan itu dalam tiga jenis. Pertama, penyanyi yang dengan tegas menolak untuk mengisi acara partai dalam kampanye. Lolot, penyanyi yang meroket namanya belakangan ini, misalnya, sudah menyatakan tidak mau tampil dalam kampanye parpol. Bintang band yang justru melagukan sikap golput, juga tidak akan mau tampil dalam acara kampanye.&lt;br /&gt;Kedua, penyanyi yang mau menyanyi sebatas mengisi acara. Asal tidak disuruh menjadi jurkam, mereka tidak khawatir. Agung Wirasuta, penyanyi pop Bali pria terbaik dalam ajang Gita Denpost Award 2004, mengatakan sudah sepakat untuk mengisi acara hiburan sebuah partai selama masa kampanye. Hal ini sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu.&lt;br /&gt;Ketiga, penyanyi yang benar-benar “bekerja secara total untuk parpol”, seperti halnya Yong Sagita, seperti terlihat dari albumnya yang dulu dan yang baru keluar Jayalah Partaiku. Tapi, Yong mengatakan tidak mau menjadi caleg karena kalau terpilih tidak bisa bebas lagi mengkritik.&lt;br /&gt;Akhirnya, dapat dikatakan bahwa perkembangan lagu pop Bali sejak kelahirannya tahun 1960-an hingga maraknya lagu-lagu bertema politik dalam dua pemilu terakhir (1999 dan 2004) berkaitan erat dengan dinamika politik. Bebasnya lagu Bali dari pencekalan dan sensor adalah karena pencipta dan penyanyi pop Bali mampu memainkan politik sesuai dengan jiwa zamannya. Mereka tahu kapan harus menyanyikan lagu asmara dan kapan harus mendendangkan lagu bertema kritik sosial dan politik untuk menyuarakan inspirasi masyarakatnya tanpa harus berhadapan dengan kekuasaan. Itulah politik lagu pop Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I Nyoman Darma Putra Dosen Fakultas Sastra Universitas Udayana dan Anggota Juri Pemilihan Lagu Pop Bali “Gita Denpost Award 2004″, Februari 2004&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-6955848963553707639?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/6955848963553707639/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=6955848963553707639' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/6955848963553707639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/6955848963553707639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/politik.html' title='POLITIK'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-2100661580914940709</id><published>2008-09-06T14:23:00.002+08:00</published><updated>2008-09-06T14:28:41.665+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resep Makanan Bali'/><title type='text'>BANDENG BUMBU BALI</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;BANDENG BALI&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Recipes Country : Indonesia&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Bahan-bahan :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;-2 ekor ikan bandeng, bersihkan&lt;br /&gt;-2 cm kunyit, parut&lt;br /&gt;-10 buah cabai merah&lt;br /&gt;-4 buah kemiri, sangrai&lt;br /&gt;-2 cm jahe, cincang&lt;br /&gt;-7 siung bawang merah&lt;br /&gt;-2 siung bawang putih&lt;br /&gt;-2 buah tomat, potong jadi 4&lt;br /&gt;-1 batang sere, memarkan&lt;br /&gt;-1 sendok teh garam&lt;br /&gt;-1 sendok makan gula merah&lt;br /&gt;-3 sendok makan kecap manis&lt;br /&gt;-200 cc air&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Cara membuat :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Potong-potong tiap ikan bandeng jadi 4 potong, lumuri dengan garam dan kunyit hingga rata, diamkan 15 menit, lalu goreng hingga matang dan kecoklatan, angkat, tiriskan.&lt;br /&gt;Haluskan cabai merah, kemiri, jahe, bawang merah, dan bawang putih, tumis hingga harum, lalu tambahkan sere, aduk rata.&lt;br /&gt;Masukkan tomat, gula merah, kecap manis, dan air, aduk rata, didihkan.&lt;br /&gt;Masukkan ikan bandeng, aduk rata, masak hingga kuah mengental, angkat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-2100661580914940709?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/2100661580914940709/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=2100661580914940709' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/2100661580914940709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/2100661580914940709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/bandeng-bumbu-bali.html' title='BANDENG BUMBU BALI'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-6293417018222052764</id><published>2008-09-06T14:05:00.003+08:00</published><updated>2008-09-06T14:18:41.069+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resep Makanan Bali'/><title type='text'>KENUS / CUMI BUMBU BALI</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;KENUS MEBASE BALI&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Recipes Country : Indonesia&lt;br /&gt;Ukuran porsi : 6 orang&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Bahan-bahan :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Bahan :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;-600 gram cumi&lt;br /&gt;-1 sendok makan air jeruk nipis&lt;br /&gt;-1/2 sendok teh merica bubuk&lt;br /&gt;-1/2 sendok teh garam&lt;br /&gt;-2 buah cabai merah, buang bijinya, iris halus&lt;br /&gt;-10 lembar daun kemangi, iris kasar&lt;br /&gt;-250 cc kaldu ayam&lt;br /&gt;-2 sendok makan bawang merah goreng&lt;br /&gt;-3 sendok makan minyak sayur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Bahan base be pasih :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;-3 sendok makan minyak sayur&lt;br /&gt;-1 sendok teh asam&lt;br /&gt;-1 lembar daun salam&lt;br /&gt;-1 batang sere, ambil bagian putihnya, iris halus&lt;br /&gt;-5 buah cabai merah, buang bijinya&lt;br /&gt;-3 siung bawang putih&lt;br /&gt;-8 siung bawang merah&lt;br /&gt;-2 cm jahe&lt;br /&gt;-2 cm kunyit&lt;br /&gt;-50 gram tomat merah, cincang&lt;br /&gt;-1 sendok teh ketumbar, sangrai&lt;br /&gt;-4 buah kemiri, sangrai&lt;br /&gt;-1 sendok teh terasi matang&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Cara membuat :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Base be pasih :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Haluskan cabai merah, bawang putih, bawang merah, jahe, kunyit, tomat merah, ketumbar, kemiri, dan terasi, sisihkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Panaskan minyak sayur, lalu masukkan bumbu yang telah dihaluskan, tumis hingga harum dan matang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tambahkan asam, daun salam, dan sere, aduk rata, masak hingga layu, lalu angkat, sisihkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bersihkan cumi, buang kantong tinta dan kulit arinya, lalu cuci bersih, masukkan kepala ke dalam badannya.Lumuri cumi dengan air jeruk nipis, garam, dan merica bubuk, lalu biarkan selama 30 menit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Panaskan minyak sayur, lalu masukkan cabai merah dan base be pasih, aduk rata, masak hingga layu dan harum.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Masukkan cumi, aduk rata, masak hingga kaku, lalu tambahkan daun kemangi, aduk rata, masak hingga matang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Masukkan kaldu ayam, aduk rata, masak hingga meresap dan mengental, angkat, lalu taburi dengan bawang merah goreng di atasnya, sajikan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-6293417018222052764?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/6293417018222052764/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=6293417018222052764' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/6293417018222052764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/6293417018222052764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/kenus-cumi-bumbu-bali.html' title='KENUS / CUMI BUMBU BALI'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-1704252559601405649</id><published>2008-09-06T13:51:00.004+08:00</published><updated>2008-09-06T14:03:18.446+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resep Makanan China'/><title type='text'>UDANG BUMBU NGOHIANG</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;UDANG BUMBU NGOHIANG&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Recipes Country : China&lt;br /&gt;Ukuran porsi : 5 orang&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Bahan-bahan :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;-20 ekor udang besar, tusuk dengan lidi agar bentuknya lurus&lt;br /&gt;-2 sendok makan air jeruk nipis&lt;br /&gt;-1/2 sendok teh garam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Saus : &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;-2 siung bawang putih, memarkan&lt;br /&gt;-1 sendok makan saus tomat&lt;br /&gt;-1 sendok makan sambal botolan&lt;br /&gt;-1/2 sendok makan bumbu ngohiang&lt;br /&gt;-1 sendok makan kecap manis&lt;br /&gt;-250 cc air&lt;br /&gt;-1 sendok makan tepung maizena&lt;br /&gt;-1 sendok teh garam&lt;br /&gt;-2 sendok makan minyak&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Cara membuat :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Campur air jeruk nipis dan garam, aduk hingga garam larut, lalu masukkan udang, aduk rata, biarkan selama 30 menit, tiriskan, goreng hingga matang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Saus :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Panaskan minyak, lalu masukkan bawang putih, tumis hingga harum.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tambahkan saus tomat, sambal botolan, bumbu ngohiang, kecap manis, dan air, aduk rata, masak hingga mendidih.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Masukkan tepung maizena yang telah dicairkan dengan sedikit air, aduk rata, lalu masak hingga saus mengental.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Masukkan udang yang tadi telah digoreng, aduk rata, lalu masak hingga bumbu meresap, angkat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-1704252559601405649?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/1704252559601405649/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=1704252559601405649' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/1704252559601405649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/1704252559601405649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/udang-bumbu-ngohiang.html' title='UDANG BUMBU NGOHIANG'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-3208086152114758821</id><published>2008-09-06T13:31:00.003+08:00</published><updated>2008-09-06T13:50:40.206+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resep Makanan Korea'/><title type='text'>SOEGOGI CHAPCHAE</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Soegogi Chapchae (Tumis Daging dan Sayuran)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Recipes Country : Korea&lt;br /&gt;Ukuran porsi : 4 orang&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Bahan-bahan :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Bahan A :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;-150 gram daging sapi has dalam, iris tipis&lt;br /&gt;-2 sendok makan kecap asin (dark soy sauce)&lt;br /&gt;-1 sendok makan gula pasir&lt;br /&gt;-1/2 batang daun bawang, iris tipis&lt;br /&gt;-2 sendok makan minyak wijen&lt;br /&gt;-1 siung bawang putih, haluskan&lt;br /&gt;-1/2 sendok teh merica hitam bubuk&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Bahan B :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;-150 gram soun, rendam, tiriskan&lt;br /&gt;-5 buah jamur hioko, rendam, tiriskan&lt;br /&gt;-1 buah wortel, potong bentuk korek api, rebus sebentar&lt;br /&gt;-1 buah bawang bombay, iris tipis&lt;br /&gt;-100 gram bayam&lt;br /&gt;-1 butir telur, kocok, buat dadar, iris tipis&lt;br /&gt;-1 sendok makan minyak&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Cara membuat :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Bahan A :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;campur semua bahan, aduk hingga rata, diamkan selama 30 menit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Panaskan wajan, lalu masukkan campuran bahan A tadi, masak hingga matang sambil diaduk-aduk, angkat, sisihkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Bahan B :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Panaskan minyak, lalu masukkan bawang bombay, tumis hingga layu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Masukkan soun, jamur hioko, wortel, dan tumisan daging sapi tadi, aduk rata, lalu masukkan bayam, aduk rata, masak hingga matang, angkat, taburi dengan irisan telur dadar di atasnya, sajikan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-3208086152114758821?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/3208086152114758821/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=3208086152114758821' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/3208086152114758821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/3208086152114758821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/soegogi-chapchae.html' title='SOEGOGI CHAPCHAE'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-7543972135799992275</id><published>2008-09-06T13:22:00.002+08:00</published><updated>2008-09-06T13:29:16.562+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resep Makanan Japan'/><title type='text'>NIKOMI UDON</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;NIKOMI UDON&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Recipes Country : Japan&lt;br /&gt;Ukuran porsi : 4 orang&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;Bahan-bahan :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;-300 gram udon (bakmi Jepang)&lt;br /&gt;-250 gram daging ayam, potong kotak-kotak&lt;br /&gt;-1 sendok teh sake&lt;br /&gt;-1 1/2 liter dashi&lt;br /&gt;-2 sendok makan mirin&lt;br /&gt;-6 sendok makan kecap kikkoman&lt;br /&gt;-4 buah jamur hioko, rendam air panas, tiriskan&lt;br /&gt;-1 batang daun bawang, potong serong&lt;br /&gt;-75 gram bayam, seduh air panas&lt;br /&gt;-150 gram wortel, bentuk bunga, potong tipis&lt;br /&gt;-4 butir telur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Taburan : &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;-1 batang daun bawang, iris tipis&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Cara membuat :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Rebus udon sampai lunak, tiriskan, lalu siram dengan air dingin, sisihkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Campur dashi, mirin, dan kecap kikoman, aduk rata, masak hingga mendidih, lalu masukkan udon, daging ayam, jamur hioko, dan daun bawang, tutup sebentar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Masukkan bayam, wortel, didihkan, lalu pecahkan telur dan tuang ke dalamnya, masak sampai matang, angkat, taburi atasnya dengan irisan daun bawang. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-7543972135799992275?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/7543972135799992275/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=7543972135799992275' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/7543972135799992275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/7543972135799992275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/nikomi-udon.html' title='NIKOMI UDON'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-633001622219584140</id><published>2008-09-06T12:07:00.002+08:00</published><updated>2008-09-06T13:18:51.347+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resep Makanan Japan'/><title type='text'>SUKIYAKI</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;SUKIYAKI&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Recipes Country : Japan&lt;br /&gt;Ukuran porsi : 4 orang&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Bahan-bahan :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;-750 gram daging sapi sukiyaki&lt;br /&gt;-4 batang daun bawang, potong serong&lt;br /&gt;-4 buah jamur hioko, seduh air panas&lt;br /&gt;-100 gram bayam, seduh air panas&lt;br /&gt;-50 gram soun, seduh air panas&lt;br /&gt;-2 buah tahu, potong-potong&lt;br /&gt;-4 butir telur, kocok&lt;br /&gt;-5 lembar sawi putih&lt;br /&gt;-1 sendok makan mentega/margarinSaus:&lt;br /&gt;-200 cc kecap kikkoman&lt;br /&gt;-200 cc mirin&lt;br /&gt;-50 cc sake&lt;br /&gt;-250 cc air panas&lt;br /&gt;-6 sendok teh gula pasir&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Cara membuat saus:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Campur semua bahan, aduk hingga rata dan gula larut, sisihkan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Panaskan margarin, lalu masukkan daging sapi, masak sampai berubah warna sambil sekali-sekali dibalik. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Masukkan sebagian saus, didihkan, lalu masukkan daun bawang, jamur hioko, bayam, soun, tahu, sawi putih, dan sisa saus, masak hingga matang dengan api sedang tanpa mengaduknya sekalipun, angkat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ambil dengan sumpit salah satu bahan yang telah matang, lalu celupkan ke dalam kocokan telur sebelum dimakan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bila anda tidak suka telur mentah, maka telur dapat dimasukkan ke dalam sukiyaki sebelum diangkat dari atas api.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-633001622219584140?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/633001622219584140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=633001622219584140' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/633001622219584140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/633001622219584140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/sukiyaki.html' title='SUKIYAKI'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-5613421737692493506</id><published>2008-09-06T12:01:00.002+08:00</published><updated>2008-09-06T12:06:26.711+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resep Makanan Japan'/><title type='text'>YAKINIKU</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;YAKINIKU&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Recipes Country : Japan&lt;br /&gt;Ukuran porsi : 4 orang&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Bahan-bahan :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;-400 gram daging sapi sukiyaki&lt;br /&gt;-1 buah bawang bombay, potong-potong&lt;br /&gt;-1 buah paprika hijau, potong-potong&lt;br /&gt;-2 sendok makan mentega/margarinSaus pencelup:&lt;br /&gt;-2 buah bawang putih, parut&lt;br /&gt;-1 cm jahe, parut&lt;br /&gt;-100 cc kecap kikkoman&lt;br /&gt;-50 cc mirin&lt;br /&gt;-1/4 sendok teh garam&lt;br /&gt;-1 sendok teh gula pasir&lt;br /&gt;-1/4 sendok teh merica bubuk&lt;br /&gt;-1/4 sendok teh bumbu penyedap&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Cara membuat saus pencelup :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Campur semua bahan, aduk hingga rata, sisihkan. Campur daging sapi dengan sebagian saus pencelup, diamkan selama 15 menit. Panaskan margarin, lalu masukkan daging sapi tadi, bawang bombay, dan paprika hijau, masak sampai matang sambil sekali-sekali dibalik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Biasanya yakiniku disajikan bersama-sama dengan saus pencelup.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-5613421737692493506?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/5613421737692493506/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=5613421737692493506' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/5613421737692493506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/5613421737692493506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/yakiniku.html' title='YAKINIKU'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-3346962607570821776</id><published>2008-09-06T11:55:00.002+08:00</published><updated>2008-09-06T11:59:25.759+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resep Makanan Japan'/><title type='text'>SUP MISO</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;SUP MISO&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Recipes Country : Japan&lt;br /&gt;Ukuran porsi : 5 orang&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Bahan-bahan :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;-1 liter kaldu ayam&lt;br /&gt;-1 buah tahu, ukuran besar, potong bentuk dadu&lt;br /&gt;-4 sendok makan miso&lt;br /&gt;-2 batang daun bawang, iris halus&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Cara membuat :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Didihkan kaldu ayam, masukkan miso, aduk rata, lalu didihkan kembali. Masukkan tahu, aduk rata, masak hingga matang, angkat dari api, lalu taburi dengan daun bawang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Biasanya disajikan bersama-sama dengan Ayam Teriyaki.  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-3346962607570821776?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/3346962607570821776/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=3346962607570821776' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/3346962607570821776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/3346962607570821776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/sup-miso.html' title='SUP MISO'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-1815762755658817000</id><published>2008-09-06T11:49:00.003+08:00</published><updated>2008-09-06T11:54:20.351+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resep Makanan Japan'/><title type='text'>AYAM TERIYAKI</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;AYAM TERIYAKI&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Recipes Country : Japan&lt;br /&gt;Ukuran porsi : 5 orang&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Bahan-bahan Ayam teriyaki :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;-1 kilogram daging ayam, potong agak tipis&lt;br /&gt;-200 cc kecap kikkoman&lt;br /&gt;-3 sendok makan mirin&lt;br /&gt;-1 sendok makan sake&lt;br /&gt;-2 siung bawang putih, haluskan&lt;br /&gt;-1 cm jahe, parut halus&lt;br /&gt;-3 sendok makan gula pasir&lt;br /&gt;-3 sendok makan minyakSelada wortel:&lt;br /&gt;-200 gram wortel, potong bentuk korek api&lt;br /&gt;-200 gram lobak, potong bentuk korek api&lt;br /&gt;-2 sendok teh garam&lt;br /&gt;-2 sendok makan gula pasir&lt;br /&gt;-100 cc cuka&lt;br /&gt;-20 cc air&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Cara membuat Ayam teriyaki :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Campur kecap kikoman, mirin, sake, bawang putih, jahe, dan gula pasir, aduk hingga rata, lalu masukkan daging ayam, rendam selama 2 jam, tiriskan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Panaskan minyak, masukkan daging ayam, masak sambil dibolak-balik hingga matang kecoklatan, lalu masukkan sisa saus perendam tadi, didihkan, angkat dari api.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Selada wortel :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Remas wortel dan lobak dengan sedikit garam hingga lemas, lalu cuci dengan air, tiriskan. Campur garam, gula, cuka, dan air, aduk hingga rata, lalu masukkan wortel dan lobak, aduk rata, diamkan selama 2 jam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Biasanya ayam teriyaki disajikan bersama-sama dengan selada wortel dan Sup Miso. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-1815762755658817000?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/1815762755658817000/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=1815762755658817000' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/1815762755658817000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/1815762755658817000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/ayam-teriyaki.html' title='AYAM TERIYAKI'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-939314232842652702</id><published>2008-09-06T11:28:00.004+08:00</published><updated>2008-09-06T11:43:12.566+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resep Makanan Viet Nam'/><title type='text'>COM CHIEN VOI TOM</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;Com Chien Voi Tom (Nasi Goreng Viet Nam)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Recipes Country : Viet Nam&lt;br /&gt;Ukuran porsi : 4 orang&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Bahan-bahan :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;-550 gram nasi matang&lt;br /&gt;-2 sendok makan minyak&lt;br /&gt;-250 gram udang, kupas&lt;br /&gt;-3 batang daun bawang, iris halus&lt;br /&gt;-100 gram jamur merang, belah jadi 2&lt;br /&gt;-1 buah zuchini/courgette, iris melintang tipis&lt;br /&gt;-1 buah wortel, iris tipis bulat&lt;br /&gt;-50 gram buncis muda, potong ukuran 2 cm&lt;br /&gt;-1 sendok makan sake/sherry&lt;br /&gt;-1 sendok makan kecap asin (light soy sauce)&lt;br /&gt;-1/2 sendok teh garam&lt;br /&gt;-1/2 sendok teh merica bubuk&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Cara membuat :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Panaskan minyak, lalu masukkan udang, tumis sampai matang, angkat, sisihkan. Panaskan sisa minyak, lalu masukkan 1/3 resep daun bawang dan jamur merang, tumis hingga layu. Masukkan zuchini/courgette, wortel, dan buncis, aduk rata, masak sampai matang. Masukkan udang, nasi, sake/sherry, kecap asin (light soy sauce), garam, dan merica bubuk, aduk sampai tercampur rata dan nasi panas, angkat, lalu taburi dengan sisa daun bawang di atasnya, sajikan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-939314232842652702?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/939314232842652702/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=939314232842652702' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/939314232842652702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/939314232842652702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/com-chien-voi-tom.html' title='COM CHIEN VOI TOM'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-8749672965815515871</id><published>2008-09-06T11:21:00.002+08:00</published><updated>2008-09-06T11:44:12.773+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resep Makanan China'/><title type='text'>NASI HAINAN</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;NASI HAINAN&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Recipes Country : China&lt;br /&gt;Ukuran porsi : 5 orang&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Bahan-bahan :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;-500 gram beras&lt;br /&gt;-600 cc kaldu ayam&lt;br /&gt;-3 siung bawang putih&lt;br /&gt;-2 cm jahe&lt;br /&gt;-1/4 sendok teh merica bubuk&lt;br /&gt;-1 sendok teh garam&lt;br /&gt;-1 sendok teh minyak wijen&lt;br /&gt;-1 sendok makan kecap asin&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Cara membuat :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Haluskan bawang putih dan jahe, tumis sampai kuning, lalu masukkan beras, aduk rata. Masukkan merica bubuk, garam, minyak wijen, dan kecap asin, aduk rata, lalu tuangi kaldu ayam, aduk rata dan masak terus hingga air terserap semua. Panaskan kukusan, masukkan nasi hainan, kukus sampai nasi matang, lalu angkat dan cetak dengan mangkuk. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-8749672965815515871?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/8749672965815515871/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=8749672965815515871' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/8749672965815515871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/8749672965815515871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/nasi-hainan.html' title='NASI HAINAN'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-6210395937391645502</id><published>2008-09-06T11:10:00.003+08:00</published><updated>2008-09-06T11:44:48.261+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resep Makanan Japan'/><title type='text'>NASI GORENG SUPER</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;NASI GORENG SUPER&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Recipes Country : Japan&lt;br /&gt;Ukuran porsi : 5 orang&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Bahan-bahan :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;-500 gram nasi matang&lt;br /&gt;-150 gram daging ayam, potong bentuk dadu&lt;br /&gt;-150 gram udang, kupas&lt;br /&gt;-1 sendok makan sake&lt;br /&gt;-1 sendok makan kecap asin&lt;br /&gt;-2 butir telur&lt;br /&gt;-1 batang daun bawang, iris tipis&lt;br /&gt;-50 gram bawang bombay, cincang&lt;br /&gt;-50 gram paprika merah, potong bentuk dadu&lt;br /&gt;-50 gram paprika hijau, potong bentuk dadu&lt;br /&gt;-50 gram wortel, rebus, potong bentuk dadu&lt;br /&gt;-50 gram kacang polong, rebus, tiriskan&lt;br /&gt;-3 buah jamur hioko, seduh sampai lunak, iris tipis&lt;br /&gt;-1/2 sendok teh merica bubuk&lt;br /&gt;-1 sendok teh garam&lt;br /&gt;-2 sendok makan minyak&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Cara membuat :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Campur daging ayam, udang, sake, dan kecap asin dengan minyak, aduk rata, biarkan selama 15 menit. Kocok telur dengan sedikit garam, campur dengan daun bawang, lalu buat dadar acak, sisihkan. Tumis bawang bombay, paprika merah, paprika hijau, wortel, kacang polong, dan jamur dengan sedikit minyak hingga layu. Masukkan rendaman daging ayam dan udang, lalu masak sampai tidak berair. Masukkan nasi, merica bubuk, dan garam, aduk rata. Masukkan dadar telur, aduk rata, masak sampai nasi cukup panas. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-6210395937391645502?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/6210395937391645502/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=6210395937391645502' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/6210395937391645502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/6210395937391645502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/nasi-goreng-super.html' title='NASI GORENG SUPER'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-6895587803765853388</id><published>2008-09-06T11:03:00.004+08:00</published><updated>2008-09-06T11:45:34.953+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resep Makanan China'/><title type='text'>SCRAMBLED EGG</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;SCRAMBLED EGG WITH BEEF&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Recipes Country : china&lt;br /&gt;Ukuran porsi: 6 orang&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Bahan-bahan :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;-80 gram daging sapi, iris tipis ukuran 2 cm x 2 cm&lt;br /&gt;-1/8 sendok teh jahe, parut&lt;br /&gt;-1/3 sendok teh gula pasir&lt;br /&gt;-1/2 sendok makan kecap asin&lt;br /&gt;-1/3 sendok makan arak beras&lt;br /&gt;-2/3 sendok makan tepung maizena&lt;br /&gt;-1 sendok makan air&lt;br /&gt;-6 butir telur&lt;br /&gt;-1/2 sendok teh garam&lt;br /&gt;-2 batang daun bawang, iris halus&lt;br /&gt;-5 sendok makan minyak sayur&lt;br /&gt;-250 cc minyak&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Cara membuat :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Campur tepung maizena dan air, aduk rata, lalu masukkan jahe, gula, kecap asin, dan arak beras, aduk rata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Masukkan daging sapi, aduk rata, lalu sisihkan, biarkan selama 20 menit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Campur telur dan garam, kocok hingga tercampur rata, lalu sisihkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Panaskan minyak di atas api sedang, lalu masukkan daging sapi, masak sambil diaduk-aduk hingga daging berubah warna, angkat, tiriskan, dinginkan sebentar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Masukkan daging sapi ke dalam campuran telur tadi, aduk rata, lalu sisihkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Panaskan minyak sayur, masukkan daun bawang, masak sebentar, lalu masukkan campuran telur dan daging sapi, masak sambil diaduk perlahan-lahan hingga 2/3 matang dan agak bergumpal-gumpal, angkat. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-6895587803765853388?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/6895587803765853388/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=6895587803765853388' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/6895587803765853388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/6895587803765853388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/scrambled-egg.html' title='SCRAMBLED EGG'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-8897041818882492505</id><published>2008-09-06T10:50:00.004+08:00</published><updated>2008-09-06T11:46:14.958+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resep Makanan Japan'/><title type='text'>SHABU SHABU</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc0000;"&gt;SHABU-SHABU&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Recipes Country : Japan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ukuran porsi: 5 orang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Bahan-bahan :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;-500 gram daging sapi sukiyaki&lt;br /&gt;-12 buah jamur shitake segar&lt;br /&gt;-1 buah tahu putih, ukuran besar, potong berbentuk dadu&lt;br /&gt;-75 gram soun, rendam dalam air panas, tiriskan&lt;br /&gt;-100 gram sawi putih, potong-potong&lt;br /&gt;-3 batang daun bawang, potong serong ukuran 2 cm&lt;br /&gt;-100 gram sawi pok choy, potong-potong&lt;br /&gt;-1 1/4 liter kaldu ayam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Saus pencelup : &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;-150 cc kecap kikkoman&lt;br /&gt;-100 cc ponzu/air jeruk lemon&lt;br /&gt;-1 sendok makan gula pasir&lt;br /&gt;-5 cm lobak, parut halus&lt;br /&gt;-3 siung bawang putih, haluskan&lt;br /&gt;-3 cm jahe, parut halus&lt;br /&gt;-1 sendok makan biji wijen, sangrai, haluskan&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Cara membuat :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Bahan : &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;Didihkan kaldu ayam, masukkan daun bawang, aduk rata, lalu masukkan daging sapi, jamur, tahu, soun, sawi putih, dan sawi pok choy, masak hingga matang, jangan diaduk-aduk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Saus pencelup :&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; campur kecap kikoman, gula pasir, dan ponzu/air jeruk lemon, aduk rata, didihkan, angkat, dinginkan, lalu masukkan lobak parut, bawang putih, jahe, dan wijen, aduk rata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Biasanya shabu-shabu disajikan bersama-sama dengan saus pencelup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-8897041818882492505?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/8897041818882492505/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=8897041818882492505' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/8897041818882492505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/8897041818882492505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/resep-makanan-manca-negara_06.html' title='SHABU SHABU'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-4100290415355795479</id><published>2008-09-06T10:34:00.005+08:00</published><updated>2008-09-06T11:46:58.403+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resep Makanan Korea'/><title type='text'>BULGOGI</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;BULGOGI (Daging Panggang)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Recipes Country : korea&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ukuran porsi: 5 orang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Bahan-bahan :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;500 gram daging sapi has dalam, pukul-pukul, iris tipis&lt;br /&gt;1 sendok makan sake&lt;br /&gt;3 sendok makan kecap asin (dark soy sauce)&lt;br /&gt;2 sendok makan gula pasir&lt;br /&gt;1 sendok teh merica hitam bubuk&lt;br /&gt;1/2 buah bawang bombay, cincang&lt;br /&gt;1 batang daun bawang, cincang&lt;br /&gt;2 sendok makan minyak wijen&lt;br /&gt;2 siung bawang putih, haluskan&lt;br /&gt;1/2 sendok makan biji wijen, sangrai&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Cara membuat :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Campur semua bahan, aduk hingga rata, diamkan selama 30 menit agar bumbu meresap. Panaskan sedikit margarin, lalu masukkan daging sapi, panggang sampai matang sambil dibalik-balik, angkat. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-4100290415355795479?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/4100290415355795479/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=4100290415355795479' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/4100290415355795479'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/4100290415355795479'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/resep-makanan-manca-negara.html' title='BULGOGI'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-6178661572398885167</id><published>2008-09-05T12:16:00.003+08:00</published><updated>2008-09-05T16:24:24.632+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>SENI dan BUDAYA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;BONDRES BARONG LANDUNG&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;APAKAH&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; pada hari raya Galungan yang lalu ada Barong Landung yang ngelawang di daerah Anda ? Atau ada rencana Barong Landung itu akan ngelawang di hari Kuningan nanti ? Barangkali sebagian besar masyarakat Bali tidak menemukan ada Barong Landung yang berkeliling di desa-desa. Bahkan, banyak anak muda di Bali saat ini yang tidak tahu keberadaan Barong Landung. Memang Barong Landung termasuk kesenian langka, lagi pula sakral.&lt;br /&gt;Dulu, Barong Landung ngelawang (berkeliling) ke desa-desa. Desa yang tidak mempunyai Barong Landung jadi tahu wujud barong itu. Tujuan ngelawang adalah mengusir wabah penyakit. Kini, zaman sudah berubah. Penyakit tidak lagi datang dari ''manusia sakti''(kurang kerjaan membikin orang lain sakit), penyakit datang dari hewan, misalnya, nyamuk demam berdarah. Pun yang ngelawang sekarang ini adalah mobil Puskesmas Keliling.&lt;br /&gt;Barong Landung sesuai dengan namanya adalah barong yang jangkung (landung dalam bahasa Bali). Untuk lebih mudahnya diingat, Barong Landung mirip ondel-ondel di Jakarta. Penari hanya seorang diri, mengusung barong jangkung itu dan ia melihat ke luar dari perut barong yang diberi lubang. Wajah barong tidak seperti Barong Ket yang lebih menyerupai hewan. Wajah Barong Landung mirip manusia. Ada sepasang lelaki dan perempuan. Barong Landung laki-laki biasa disebut Jero Gede, berwajah hitam. Sedangkan Barong Landung perempuan yang biasa disebut Jero Luh, berwajah putih. Warna-warna ini adalah simbol. Begitu pula perwajahan itu adalah simbol. Simbol apa? Tergantung legenda apa yang melekat pada Barong Landung tersebut. Nah, di sinilah uniknya Barong Landung, tidak punya keseragaman legenda, sehingga agak sulit untuk mengusut kapan sebenarnya kesenian sakral itu lahir dan untuk simbol apa dilahirkan.&lt;br /&gt;Barong Landung di Kabupaten Klungkung umumnya mengambil simbol Ratu Gede Mecaling yang berstana di Nusa Penida. Alkisah, tersebutlah di suatu masa, wabah penyakit melanda desa-desa di Bali. Ini tak lain dari ulah anak buah Ratu Gede Mecaling yang tanpa restu dari Sang Raja Nusa ini. Para pendeta di Bali berkumpul, bagaimana mengusir wabah. Lalu dibuatlah patung yang tinggi besar, berwajah hitam dan bertaring, simbol dari Jero Gede Mecaling atau Ratu Mecaling. Patung ini kemudian diarak ke berbagai desa (ngelawang), sehingga makhluk halus anak-buah Ratu Gede Mecaling itu ketakutan karena mengira rajanya yang datang. Maka sirnalah penyakit itu dan masyarakat menjadi tenteram. Untuk penghormatan kepada patung tiruan Jero Gede Mecaling itu dibuat kemudian pasangannya, berwajah putih, lalu disebut Jero Luh. Nah, kedua Barong Landung ini selalu diarak berkeliling desa jika ada wabah penyakit.&lt;br /&gt;Barong Landung di Bangli lain lagi legendanya. Kisahnya diambil dari hikayat Sri Jaya Pangus, raja Bali dari dinasti Warmadewa. Kerajaannya berpusat di Panarojan, sebelah utara Kintamani. Sri Jaya Pangus melanggar adat yang sangat ditabukan saat itu, yakni mengawini putri Cina yang bernama Kang Cing Wei. Raja Jaya Pangus tetap ngotot kawin meski tak direstui pendeta kerajaan, Mpu Siwa Gama. Akibatnya, sang pendeta marah, lalu menciptakan hujan terus menerus, hingga seluruh kerajaan tenggelam.&lt;br /&gt;Jaya Pangus tetap melawan. Kerajaan dipindahkan ke tempat lain. Nama itu disebut Balingkang (dari kata Bali ditambah Kang, nama depan istrinya), dan rakyat menyebut rajanya dengan Dalem Balingkang. Sayangnya, pasangan ini tidak mempunyai keturunan. Dalem Balingkang kemudian memohon kepada dewa-dewa yang bersemayam di Gunung Batur agar dikaruniai anak. Tapi bukan anak yang didapat, Dalem Balingkang justru terpicut dengan kemolekan seorang putri yang dijuluki Dewi Danu. Dalem pun terpikat, lalu kawin diam-diam tanpa sepengetahuan Putri Kang.&lt;br /&gt;Sementara itu, Kang Cing Wei tentu saja gelisah ditinggal suaminya berlama-lama. Ia pun menyusul ke Gunung Batur. Di tengah hutan belantara yang hebat, Putri Kang terkejut menemukan suaminya telah menjadi milik Dewi Danu. Ketiganya lalu terlibat pertengkaran sengit.&lt;br /&gt;Dengan kekuatan gaibnya, Dewi Danu mengalahkan Dalem Balingkang dan Kang Cing Wei hingga hilang ditelan bumi. Meskipun hilang tanpa bekas, rakyat tetap mencintai Dalem Balingkang dan Putri Kang, lalu dibuatkan patung sebagai simbol keduanya. Kedua patung inilah yang kemudian berkembang menjadi Barong Landung. Karena itu kalau kita perhatikan wajah Jero Luh beserta asesoris busananya, masuk budaya Cina di sini.&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Barong Landung yang ada di kabupaten lainnya? Mungkin legendanya berbeda. Di Desa Pakraman Sesetan, tepatnya di Banjar Lantang Bejuh, ada barong Landung yang amat disakralkan. Tak sembarang waktu bisa dipentaskan. Karena itu sulit untuk mengetahui bagaimana ''asal-usul'' Barong Landung ini.&lt;br /&gt;Tentu mustahil untuk menjadikan Barong Landung keluar dari pakem kesakralannya. Kalaupun ada kemauan seperti itu, misalnya, meniru Barong Ket yang bisa dikomersialkan sebagai hiburan pop, gerakannya sangat terbatas. Memang, katanya ada Barong Landung yang tidak hanya sepasang, tetapi lebih dari dua, dan bisa mementaskan lakon seperti arja. Apakah generasi muda Bali tertarik dengan ''Arja Barong Landung''? Jauh rasanya, arja yang bergerak bebas saja sudah ditinggalkan penonton, apalagi arja yang bertopeng barong.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-6178661572398885167?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/6178661572398885167/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=6178661572398885167' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/6178661572398885167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/6178661572398885167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/seni-dan-budaya.html' title='SENI dan BUDAYA'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-575044538723394871</id><published>2008-09-02T15:19:00.002+08:00</published><updated>2008-09-02T15:24:00.274+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>BUKU SEKOLAH GRATIS</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;DOWNLOAD GRATIS BUKU PELAJARAN SEKOLAH&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sebuah kemajuan yang perlu diberi penghargaan kepada jajaran Departemen Pendidikan Nasional, dimana ditengah kebutuhan hidup yang makin tinggi seiring kenaikan BBM, Depdiknas meluncurkan buku gratis untuk para siswa sekolah. Buku gratis ini mencakup semua jenjang pendidikan dari SD sampai dengan SMA/SMK dan bisa di download gratis di website &lt;/span&gt;&lt;a href="http://bse.depdiknas.go.id/"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Depdiknas&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;. Sehingga dengan memanfaatkan teknologi informasi khususnya internet, siswa tidak perlu lagi membeli buku berharga mahal. Cukup dengan mendownload lalu diprint, dan untuk diperbanyak bisa menggunakan jasa photocopy atau yang lebih murah dengan di cetak.&lt;br /&gt;Kebijakan yang sangat pro rakyat ini perlu didukung walaupun dalam pelaksanaan masih ada kekurangan sana-sini harap dimaklumi dan sebisa mungkin dengan mendukungnya. Seperti dengan menghosting buku-buku gratis ini sebaiknya di letakkan di server lokal atau bisa saja meminta tempat pada ISP-ISP besar di Indonesia seperti Telkom, Indosat, XL, Indonet, Centrin dll sehingga proses download buku-buku tersebut bisa berlangsung dengan cepat.&lt;br /&gt;Buku-buku gratis yang diberikan Depdiknas meliputi buku teks pelajaran SD/MI (Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, dan PPkN). Buku buku teks pelajaran SMP/MTS meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, dan Bahasa Inggris.&lt;br /&gt;Selain itu juga buku teks pelajaran SMA/MA antara lain Bahasa Indonesia, Matematika, IPA,IPS, dan Bahasa Inggris). Sedang buku pelajaran SMK meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, mata pelajaran keterampilan, serta buku-buku nonteks pelajaran.&lt;br /&gt;Semoga nantinya ada buku-buku gratis untuk pelajaran yang lain. Dan semoga kebijakan ini tidak hanya sampai disini saja.&lt;br /&gt;update:untuk pelanggan Speedy Telkom bisa download BSE di link &lt;/span&gt;&lt;a href="http://dl2.foss-id.web.id/bse/"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-575044538723394871?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/575044538723394871/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=575044538723394871' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/575044538723394871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/575044538723394871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/09/buku-sekolah-gratis.html' title='BUKU SEKOLAH GRATIS'/><author><name>Mr.JONY VENTURA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='25' src='http://bp2.blogger.com/_Ie8fAWFSnVc/R8Tzkz3lsFI/AAAAAAAAAA4/GLK65s3F3X0/S220/ibkeniten.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-8501363880489785815</id><published>2008-08-31T14:32:00.002+08:00</published><updated>2008-08-31T14:41:36.957+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>MEMAHAMI DAN MENJALANKAN DHARMA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;SAATNYA KEMBALI PADA DHARMA&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;OM Swastyastu, Namaskar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bencana dan Malapetaka menimpa Bumi Nusantara silih berganti, kematian dan penderitaan di mana - mana. Itu merupakan tanda agar kita semua kembali kepada Dharma. Terlalu jauh kita semua meninggalkan Dharma, sehingga kita harus tertimpa segala derita.Banyak keyakinan lain menawarkan solusi untuk segala problem yang timbul tersebut. tapi yakinlah bahwa Dharma adalah satu - satunya solusi kita untuk melewati Kaliyuga dengan selamat.Keyakinan lain hanya mengajarkan kita untuk percaya kepada Tuhan. Namun di Kaliyuga ini percaya kepada Tuhan saja tidak cukup. Janji - janji keselamatan menjadi omong kosong di Kaliyuga ini. Memahami dan Menjalankan Dharma kita sebagai manusia adalah satu - satunya jalan keselamatan. Bukan sekedar berwacana, kita harus belajar dan bertindak. Dharma manusia adalah secepat - cepatnya memahami diri sejati (Atman) dan berusaha mengenal Brahman dan memahami bahwa manusia dan Semesta Alam satu adanya. Atman dan Brahman adalah satu (Atman Brahman Ekyam). Dengan kesadaran tersebut kita harus bertindak menjaga alam dan mencintai sesama. hanya dengan demikian kelangsungan hidup manusia di planet Bumi dapat berkelanjutan.Ajaran Dharma mengajarkan kita untuk merasa bagian dari alam semesta. Ajaran dharma mengajarkan kehormatan manusia dan bagaimana menghormati Alam dan seluruh isinya. bukan alih - alih menganggap diri ciptaan tertinggi dan mahluk termulia di hadapan Tuhannya, sehingga dengan arogan bertindak semena - mena terhadap alam.Kerusakan alam yang berujung bencana berawal dari kesalahan konsep diatas. manusia menjadi arogan dan lupa bahwa manusia juga adalah bagian dari ekosistem yang bernama Bumi. manusia dengan didukung keyakinan dan tafsir yang keliru serta tehnologi yang tidak ramah lingkungan, dengan semena -mena merusak alam. Tidak ada satupun keyakinan diluar Dharma yang mengajarkan kepedulian terhadap semesta alam. Dharma mengajarkan kita untuk menghormati alam layaknya anggota keluarga. Pertiwi adalah ibu kita, Gunung adalah saudara tua kita, binatang dan tumbuhan adalah saudara - saudara kita. semuanya membentuk ekosistem yang saling tergantung satu dengan yang lain. tidak ada yang derajat lebih tinggi atau lebih rendah. Kerusakan komponen yang satu akan berakibat kerusakan bagi yang lain. Hal tersebut yang tidak pernah disadari oleh manusia dan pengetahuan modernnya yang hanya berpikir parsial.Ajaran Dharma memancarkan cinta kasih Universal. Dharma ada bagi seisi alam,bukan untuk sebagian umat atau kaum semata.Brahman adil adanya, tidak pernah menunjuk salah satu bangsa sebagai bangsa pilihan. Tuhan yang hanya mengasihi sebagian manusia, tidak pantas disebut Tuhan dan tidak layak disembah. Apatah artinya Maha Adil bila terhadap bangsa saja pilih kasih. Dharma tidak pernah mengajarkan membunuh orang diluar Dharma. Dharma tidak pernah mengkafirkan orang. Dharma tidak memerlukan promosi, iklan dan intimidasi agar tetap diakui. Keyakinan sejati tidak perlu pembelaan dari umatnya. Manusia yang waras pikirannya, pasti bisa membedakan kesejatian Dharma dan hanya orang gila yang mau menganut kepalsuan. Hukum Karma sebagai bagian dari Dharma, berlaku bagi siapa dan apa saja. Tidak ada perkecualian dalam Karma. Siapa yang menabur akan menuai (Sapa nandur bakal ngunduh, ngunduh wohing pakarti). Percaya atau tidak percaya tidak menjadi soal, Hukum Karma akan berlaku bagi yang percaya maupun tidak.Hukum Karma adalah adil seadil - adilnya, tidak mengenal kolusi, nepotisme dan kebal terhadap suap. Tidak perduli apa keyakinannya, tidak perduli siapa gurunya, nabinya, juru selamatnya dan apa status sosialnya, keturunan serta warna kulitnya. Hukum Karma tidak terpengaruh SARA, tidak ada diskriminasi dalam Hukum Karma.Setelah membaca fakta - fakta diatas, semoga saudara - saudara sekalian sadar dan semakin yakin bahwa kita terhubung pada ajaran tersempurna di kolong jagad. Bukan sekedar klaim sebagai yang terakhir. Bukan juga yang hadir untuk menggenapi ajaran terdahulu. Dharma ada untuk kebaikan seisi alam. Sekarang tergantung kita apakah kita sanggup menerapkan ajaran Dharma dalam kehidupan ini. Sudah waktunya kita untuk kembali kepada Dharma. Hanya Dharma yang akan mengangtarkan kita kepada kesatuan Atman dan Brahman (Manunggaling Kawula lan Gusti).Demikian sekilas pemahaman saya terhadap ajaran Dharma, semoga bermanfaat. Dan mohon maaf bila ada silap kata. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Semoga kebenaran datang dari segala arah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;OM Shivaya Nama Bhudaya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-8501363880489785815?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/8501363880489785815/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=8501363880489785815' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/8501363880489785815'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/8501363880489785815'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/08/menjalankan-dharma.html' title='MEMAHAMI DAN MENJALANKAN DHARMA'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-8673862013164782353</id><published>2008-08-31T13:58:00.006+08:00</published><updated>2008-08-31T14:20:25.362+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>PROFILE WAKIL GUBERNUR BALI</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SLo2eRN--MI/AAAAAAAAABg/s7bWF1rov5k/s1600-h/Puspayoga.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240561010045024450" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SLo2eRN--MI/AAAAAAAAABg/s7bWF1rov5k/s320/Puspayoga.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;BIODATA :&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Nama : A.A.N. Puspayoga&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lahir : Denpasar, 7 Juli 1965&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Istri : Ny. Bintang Puspayoga&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Anak : A.A Ngurah Abiyoga&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;KARIER POLITIK :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;- Pengurus Desa PDI (1982)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;- Wakil Ketua DPC PDI Kota Denpasar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;- Ketua DPC PDI-P Bali Kota Denpasar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;- Dewan Pertimbangan DPC PDI-P Kota Denpasar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;- Ketua DPRD Kota Denpasar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;- Walikota Denpasar (2000-2005)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;- Walikota terpilih 2005 (Pilkada Juni 2005)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-8673862013164782353?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/8673862013164782353/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=8673862013164782353' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/8673862013164782353'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/8673862013164782353'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/08/prifile-wakil-gubernur-bali.html' title='PROFILE WAKIL GUBERNUR BALI'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SLo2eRN--MI/AAAAAAAAABg/s7bWF1rov5k/s72-c/Puspayoga.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-7585333617992002803</id><published>2008-08-31T13:46:00.005+08:00</published><updated>2008-09-04T08:31:56.724+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>PROFILE GUBERNUR BALI</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SLo3SjHxI4I/AAAAAAAAABo/zGLErm2mJjg/s1600-h/mangkup.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5240561908203987842" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SLo3SjHxI4I/AAAAAAAAABo/zGLErm2mJjg/s320/mangkup.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;MADE MANGKU PASTIKA&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Made Mangku Pastika (MMP) dilahirkan pada tanggal 22 Juni 1951, hari Jumat Kliwon Wuku Kelau,di bawah pengaruh bintang cancer dan Betara Sedana. Dilahirkan oleh seorang Ibu bernama Ni Nyoman Kinten dan ayah yang bernama I Ketut Meneng,seorang guru sekolah rakyat di Desa Musi,Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng. Ibunya adalah Penggerak Wanita Buleleng Barat, sedangkan Ketut Meneng adalah seorang pejuang yang memulai perjuangannya di desa Sangket, Kecamatan Sukasada. Alm. Ketut Meneng berasal dari Desa Patemon, Kecamatan Seririt, sedangkan Ni Nyoman Kinten berasal dari Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt. Keduanya bertemu di Sanggalangit karena merupakan rekan seperjuangan dalam menegakkan kemerdekaan Republik Indonesia.MMP adalah putra kedua dari 6 (enam) bersaudara. Ia menikah pada tahun 1977 dengan Made Ayu Putri, putri dari Bapak Wayan Gumpluk (alm), seorang perwira polri dari Desa Bedulu, Gianyar. Mereka bertemu di Jakarta dan dikaruniai 3 (tiga) orang anak,yang semuanya tingal di bali.Pada tahun 1963 (pasca meletusnya gunung agung), keluarga I Ketut Meneng , termasuk MMP pindah ke bengkulu, bertransmigrasi bersama-sama korban bencana Gunung Agung. Ketut Meneng sebagai guru SR secara sukarela ingin mengabdikan dirinya mendidik anak-anak transmigran, dan rela meninggalkan kehidupan yang cukup nyaman di Bali sebagai seorang guru (pada saat itu Ketut Meneng memang sudah menjadi seorang wakil penilik sekolah Dasar di Seririt).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Perpindahan keluarga ini ke Sumatra telah mengubah arah hidup mereka selanjutnya. Seluruh anggota keluarga telah ditempa dengan keras dalam persaingan di rantauan orang. Setapak demi setapak maju dari titik minus menuju kehidupan sebagai manusia yang bermanfaat dan bermartabat. MMP sendiri pernah menjadi pembantu rumah tangga pada keluarga Tionghoa di Bengkulu selama 3 tahun.Pengalaman menjadi pembantu rumah tangga bagi seorang anak yang berumur 12 tahun, jauh dari kedua orang tua di daerah yang sangat asing dengan budaya yang sangat berbeda, telah membentuk karakter MMP yang meyakini kerja keras dan disiplin untuk mencapai sukses, namun terkadang emosional dan sentimentil.Setelah menamatkan pendidikan di SMA negeri II Palembang, MMP mencoba melamar menjadi AKABRI kepolisian mengikuti jejak langkah langkah teman-teman sekolahnya, meskipun cita-cita awalnya ingin menjadi seorang guru seperti ayahnya. Mendengar bahwa pendidikan di AKABRI adalah gratis dan bahkan akan mendapat uang saku,MMP sebagai seorang remaja yang sangat prihatin dan sederhana serta terbatas kemampuan ekonominya, berpikir dragmatis: yang penting dapat bersekolah secara gratis.Setelah melalui berbagai tes ,ujian dan seleksi yang sangat ketat,akhirnya MMP diterima sebagai calon Taruna AKABRI Polisi dan selanjutnya menjalani pendidikan selama 4(empat) tahun di Magelang dan Sukabumi. MMP menamatkan AKABRI Polisi pada tahun 1974 dan melanjutkan latihan Brimob/Pelopor di Kelapa Dua,Bogor sampai pertengahan tahun 1975. Penugasan pertama sebagai Perwira Polisi adalah sebagai Komandan Peleton 1 Kompi I,Batalyon B, Brimob Polda Metro Jaya yang berkedudukan di kelapa dua, Bogor. Beberapa bulan kemudian, yaitu pada tanggal 05 Desember 1975,MMP beserta batalyonnya bertugas ke Timor Portugis (pada waktu itu belum namanya Timor-Timur). MMP bertugas di Timor Portugis sampai juli 1976, sesaat sebelum berintegrasinya Timor Portugis dengan Republik Indonesia dan menjadi Propinsi ke-27 dengan nama propinsi Timor-Timur. MMP tidak pernah menginjakan kakinya lagi di Timor-Timur sampai tanggal 1 Juni 1999, ketika kemudian MMP kembali bertugas disana sebagai Komandan Kontingen Lorosae, BKO Polda Timor-Timur, sekaligus sebagai Chief Liaison Officer antar Polri dengat UNAMENT.MMP berada di Timor-Timur sampai tanggal 30 Oktober 1999 yaitu ketika Kontinggen RI berakhir meninggalkan Tim-Tim karena pada saat itu di serahkan ke PBB. Pada hari itu juga sang merah putih diturunkan dari markas komando pasukan ABRI terakhir dalam seatu upacara yang sangat mengharukan .MMP sendiri meneteskan air mata sedih dan marah,menyaksikan terlepasnya bagian RI yang telah menyatu dengan ibu pertiwi dalam suka maupun duka selama 23 tahun. Sebuah pelajaran yang sangat berharga harus dipetik dari peristiwa ini oleh bangsa indonesia dan para pemimpinnya. MMP sendiri marasa mendapat pengalaman yang sangat berharga, baik dalam kapasitas pribadi maupun sebagai anggota Polri/ABRI.Sekembalinya dari Tim-Port,MMP kembali bertugas di Kesatuan Brimob di Jakarta. Pada tanggal 23 februari 1977, MMP menikah dengan Ni Made Ayu Putri,adik dari brigjen pol.Made Swardana(rekan satu angkatan MMP di AKABRI pol dan ipar dari brigjen pol. Wayan medhana dari Desa kedis kecamatan . busungbiu,Buleleng). Pada oktober1977, MMP mendapat tugas baru sebagai ajudan menteri Pertahanan &amp;amp; Keamanan/Panglima ABRI,Jendral TNI Maraden pengabean,selama 4 (empat) tahun termasuk ketika beliau pada tahun1978 menjadi Menko Polhukam RI.Sebagai seorang perwira ABRI,MMP belajar banyak hal dari penugasan ini , mulai dari hal-hal yang menyangkut persoalan militer dan polri, sampai ke persoalan-persoalan politik nasional dan global, mulai dari persoalan-persoalan taktis sampai persoalan-persoalan strategis,termasuk hubungan antar bangsa dan politik luar negeri.Pada kesempatan penugasan ini,MMP juga belajar mengenal dan mengahayati moral danetika pergaulan di tengah-tengah keluarga yang bersifat etnis primordial, sampai kepada tata cara pergaulan diplomatis bertaraf internasional dengan tetap berpegang teguh pada jadi diri bangsa yang bermartabat,tanpa harus minder dan rendah diri.Penugasan ini berakhir ketika MMP harus melatjutkan pendidikan ke PTIK untuk dapat meniti karir selanjutnya pada \ polri.MMP menyelesaikan pendidikan di PTIK pada tahun 1984 dengan predikat lulusan terbaik dan selanjutnya bertugas di Polda metro jaya sebagai kepala sub. Dinas pencurian berat,Direktorat Reserse. Tugas pokoknya adalah menangani kasus-kasus pencurian,perampokan,dan kejahatan keras lainnya. Satuannya terkenal dengan nama TEKAB (Tim Khusus Anti Bandit) yang bertugas siang malam di seantero jakarta dan sekitarnya, melumpuhkan kelompok-kelompok penjahat kelas berat yang sering mengacaukan jakarta raya.penugasan berikutnya adalah sebagai kepala unit harat benda ditserse PMJ dan selanjutnya kapolsek tambora jakarta barat sampai akhir 1987, dan pindah ke ditserse mabes polri sebagai satuan penyidik Vice Control.pada tahun 1988, MMP ditugaskan untuk mengabil bagian pada misi pemeliharaan perdamain PBB di Namibia, Afrika barat daya, sebagai anggota kontigen garuda IX selama 9 (sembilan) bulan.MMP bertugas di distrik Windhoek (ibukota Namibia) sebagai Commander untuk wilayah katutura dan komasdal.Wilayah ini adalah wilayah yang senantiasa bergolak, karena merupakan basis kekuatan pro-independen dan kediaman para pemimpin kulit hitam,termasuk calon Presiden Namibia,sam Nujona. Penugasan di Namibia ini kembali memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi MMP karena mendapat kesempatan untuk bergaul dan memimpin para polisi dari berbagai bangsa dan negara,dengan berbagai karakter, kebiasaan dan tingkat profesional yang sangat bervariasi. Sekembalinya dari Namibia MMP mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ABRI lanjutan di SESKOAD (sekolah staf dan komando Angkatan darat) di bandung pada 1990-1991 selama 11 bulan. Kembali MMP mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang unik, karena sebagai perwira polri seharusnya melanjutkan pendidikan SESPIMPOL, bukan di SESKOAD.MMP segera mengambil manfaat dari kekhususan ini, dengan memahami ilmunya tentara dan menggalang persahabatan dengan para perwira siswa TNI-AD. Selesae pendidikan di SESKOAD MMP bertugas di ujung pandang (sekarang makassar) sebagai kepala bagian reserse Ekonomi , polda sulawesi selatan dan sulawesi tenggara kurang lebih 8 (delapan) bulan. Selanjutnya, pada akhir 1992 MMP kembali bertugas di Mabes Polri sebagai kepala Satuan penyidik perbankan. Pada tahun itu pula MMP mendapat kesempatan untuk melaksanakan pelatihan di Cranfild Inggris tentang Counter Disaster, yang kemudian ternyata sangat berguna dalam me-manage berbagai krisis atau "Disaster" pada penugasannya selanjutnya. Pada pertengahan 1993 MMP kembali mendapat kesempatan belajar ke luar negeri yaitu ke Australia di AFP College, Camberra dengan pokok bahasan Management of Serious Crime, Bersama-sama dangan para perwira senior AFP (Australia Federal Police) , antara lain Mick Keetly yang sekarang menjabat sebagai Commisioner AFP. Hubungan baik dengan para perwira AFP ini ditambah dengan ilmu penyidikan kasus-kasus besar dan serius yang di pelajari di AFP Management College telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengungkapan dan penyidikan kasus bom Bali dan kasus-kasus terorisme yang lain.Jabatan selanjutnya adalah Kapolres Jakarta Barat (1994-1995). Wakil Asisten perencanaan &amp;amp; Anggaran kapolda metro jaya (1996) yang diteruskan dengan menjalani pendidikan di SESKO ABRI (1996-1997). Pada akhir pendidikan ini kembali MMP mendapat penghargaan terbaik dibidang penulisan TASKAP, bersama dengan Mayjen Supiadin (Mantan pangdam IX/Udayana ) sebagai lulusan terbaik dibidang Militer. Tugas MMP berikutnya adalah Kepala Departemen Kerjasama Internasional di NCB/ Interpol (1997) dan Direktur Reserse Ekonomi , korserse Polri (1997-1999). Penugasan ini diselingi dengan tugas BKO polda tim-tim (juni 1999-oktober 1999). Jabatan berikutnya adalah Direktur Reserse Pidana Tertentu dengan pangkat Brigadir jenderal Polisi dan dilanjutkan sebagai Sekretaris NCB/interpol. Penugasan MMP berikutnya yang cukup berkesan adalah kapolda Nusa Tenggara Timur pasca kerusuhan di Atambua. Problema para pengungsi tim-tim yang memuncak dengan adanya Resolusi Dewan keamanan PBB tentang keamanan di NTT. Kapolri menugaskan MMP untuk dapat menyelesaikan kasus Atambua yang menewaskan 3(tiga) petugas UNHCR, pelucutan senjata para Milisi eks. Tim-tim, dan pengrusakan gedung DPRD NTT ) dalam waktu yang sesingkat se singkatnya, karena Indonesia mendapat tekanan internasional terutama dengan keluarnya resolusi DK PBB. Syukur kepada Tuhan YME, dengan kerja keras dan dukungan segenap aparat Pemerintah baik sipil, maupun militer dan partisipasi masyarakat serta kinerja yang profesional, sungguh-sungguh, sabar dan iklas, semua tugas berat tersebut terselesaikan dengan baik.DK PBB merasa puas resolusi pun dicabut. Situasi keamanan berangsur-angsur pulih kembali dan kehidupan masyarakat kembali normal. Setelah bertugas kurang lebih 4 (empat) bulan sebagai kapolda NTT, kembali terjadi masalah keamanan di irianjaya (sekarang papua ). Seluruh Muspida Propinsi (kecuali Gubernur jaap salosa) tewas dalam suatu kecelakaan pasawat terbang, termasuk Pangdam dan Kapolda Irja (Alm. Irjen Pol. FX. Sumrdi). Sementara itu terjadi penyandraan tarhadap karyawan PT Korindo(ada beberapa orang korea) oleh kelompok OPM di bawah pimpinan Willem Onde di Wilayah Merauke, Irja.Kapolri kembali menugaskan MMP menuju Irja untuk menjabat sebagai Kapolda Irja dengan tugas pertama membebaskan para sandera, bekerja sama dengan Pangdam Trikora Mayjen Mahidin Simbolon(pernah mejabat sebagai Kasdam IX /Udayana, teman seangkatan MMP di AKABRI dan SESKOAD). Dalam waktu singkat para sandera dapat dibebaskan dalam keadaan selamat. Wilayah Irja/papua yang merupakan daerah konflik dan isu separatisme memerlukan gaya kepemimpinan kepolisian yang khas, terlebih ketika ketua Presidium Dewan papua Theys Eluway tewas terbunuh pada 10 November 2001.Persoalan lain adalah gejolak sosial dan politik sebagai ekses demokratisasi dalam era reformasi, seperti isu nama Papua dan bendera bintang kejora,pelanggaran HAM, dan pengurasakan lingkungan hidup, penentangan atas isu Otsus Papua, sampai kepada peristiwa penyerangan terhadap PT Freeport yang mengakibatkan tewasnya 2 (dua) warga Amerika dan 1 (satu) WNI.Saat menyidik kasus terakhir inilah, terjadi peristiwa besar Bom Bali ( 12 Oktober 2002).Tanggal 12 Oktober 2002 adalah momen yang telah mengubah awal hidup seorang MMP. Peristiwa tersebut telah membuatnya shock/sedih, kecewa, marah dan akhirnya sadar , bahwa Bali telah berubah. Daerah yang tadinya terkenal aman, tentram,damai,dan bersabat telah berubah menjadi daerah yang membuat takut dan khawatir untuk mengunjunginya. Saat itu MMP sedang berada di Timika, Papua dalam rangka memimpin penyidikan kasus Freeport yang baru setengahnya selesai. MMP menduga bahwa akan tetap ditugas di Papua dan tidak pernah menduga akan terlibat dalam pengungkan dan penyidikan kasus Bom Bali. Tetapi ternyata pertimbangan kapolri (Jendral Pol. Drs. Dai Bachtiar) berbeda, MMP di tugas untuk segera berangkat ke bali, memimpin penyidikan kasus besar dan menarik perhatian dunia tersebut. MMP tiba di bali pada tanggal 17 Oktober 2002 malam dan langsung ke TKP di jalan legian kuta bali. Beliau menerima briefing dari kapolda bali, Brigjen. Drs. Budi Setiawan, dan para perwira lain yang telah memulai penyelidikan dan penyidikan sejak tanggal 12 Oktober 2002 dengan meletakan dasar tindakan kepolsian yang cermat dan profesional.Selanjutnya sesuai dengan penugasan yang di berikan dan diarahkan oleh Kapolri, mmp bersama tim yang di bentuknya (terdiri dari anggota polri dan seluruh indonesia yang berjumlah kurang lebih 500 orang dan 200 polisi/ahli dari mancanegara seperti: Australia, Amerika Serikat, Perancis, Jerman, Jepang, Selandia baru, melaksanakan penyelidikan dan penyidikan secara profesional sesuai dengan kaidah-kaidah Scientific crime Ivestigation yang trasparan dan akuntabel, sesuai dengan aturan hukum dan menjujung tinggi HAM.Sebagai seorang putra Bali yang beragama hindu,MMP senantiasa berusaha sekuat tenaga bertindak, berdasarkan darma dan kesucian, kesungguhan, kesabaran,dan keikhlasan, seraya memohon pakeling dan waranugraha Sang Hyang Widhi Wasa, Hyang yang Maha Tunggal dan Maha Kuasa. Oleh karena itu pula, di tengah-tengah kesibukan dalam memimpin penyelidikan secara sekala (fisik,material,ilmiah,profesional) MMP juga melakukan kegiatan-kegiatan dalam konteks niskala (spiritual) dengan kepercayaan penuh bahwa Tuhan akan selalu memenangkan kebenaran atas kebatilan/kejahatan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-7585333617992002803?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/7585333617992002803/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=7585333617992002803' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/7585333617992002803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/7585333617992002803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/08/prifile-gubernur-bali.html' title='PROFILE GUBERNUR BALI'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SLo3SjHxI4I/AAAAAAAAABo/zGLErm2mJjg/s72-c/mangkup.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-5742717731718939516</id><published>2008-08-31T10:59:00.000+08:00</published><updated>2008-08-31T11:08:56.425+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wacana'/><title type='text'>PEREMPUAN BALI</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;APA PERANAN PEREMPUAN BALI ?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Bung Karno dalam bukunya "Dibawah Bendera Revolusi" berkata, "Kalau saya disuruh memilih salah satu dari anak perempuan dan laki-laki yang saya miliki karena hanya mempunyai uang cukup untuk menyekolahkan satu orang anak saja, maka saya akan memilih menyekolahkan anak perempuan saya. Karena di tangan perempuanlah terletak masa depan suatu bangsa".&lt;br /&gt;Penyadaran kepada perempuan Bali melalui pendidikan agar mempunyai wawasan yang luas akan lebih meningkatkan kemampuan orang Bali secara keseluruhan baik dalam menjaga identitas budaya maupun dalam melahirkan generasi baru. Keharmonisan dan kemajuan keluarga terletak di tangan perempuan. Belakangan ini, perempuan Bali memang sudah mencoba menempatkan diri, berjuang mendapatkan emansipasi dengan baik. Dalam pendidikan, perempuan-perempuan Bali sudah setara dengan laki-laki bahkan sudah banyak yang memperoleh gelar profesor, mendapatkan pendidikan S1 maupun S2, namun dalam perannya di dalam pembangunan hanya segelintir orang yang mau terjun. Demikian pula dalam hal karier, perempuan Bali hanya mencapai tingkat menengah ke bawah, hanya sebagian kecil saja yang mampu mengambil kedudukan di tingkat eksekutif.&lt;br /&gt;  Di lain pihak, perempuan Bali ingin melupakan pekerjaan di rumah tangganya, karena menganggap bahwa pekerjaan rumah tangga hanyalah pekerjaan sambilan saja. Yang dianggap mempunyai pekerjaan kalau bisa menghasilkan uang, sehingga pekerjaan utama adalah mampu meniti karier. Kalau sudah demikian, berarti perempuan Bali sudah mulai berpikir egois, hanya memikirkan dirinya saja, lupa bahwa dia masih punya anak dan keluarga. Kalau merasa bahwa di tangan perempuan sebenarnya terletak harapan bangsa, harapan kita bisakah perempuan Bali tetap berperan sebagai seorang ibu, sebagai seorang istri dalam rumah tangga, di samping dirinya juga sebagai perempuan di dalam meniti karier? Sebagai seorang ibu, jangan hanya bisa melahirkan anak saja. Kalau memang tak ada waktu dan tak senang memelihara anak, cobalah jangan punya anak. Anak tak hanya untuk dilahirkan, tetapi mempunyai anak adalah untuk dibina dan dididik menjadi orang yang lebih berguna di masyarakat.&lt;br /&gt;  Belakangan ini kelihatannya peran perempuan-perempuan Bali mulai bergeser, lebih mementingkan karier, lupa pada fungsinya sebagai seorang ibu. Di samping itu, seorang istri sering berpikir, "Laki-laki bisa, kenapa saya tidak bisa?" Sehingga dalam perselingkuhan pun perempuan Bali mulai berpikir, "Kalau suami saya bisa, kenapa saya tidak bisa". Dalam hal ini perempuan diharapkan sadar dalam berkompetisi dengan laki-laki dengan membina suami agar jangan sampai mencari perempuan lain. Bagaimana suami bisa kembali berpikir bahwa istrinya adalah yang terbaik di dalam hidupnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;    Memang selama ini perempuan selalu diletakkan sebagai perempuan lemah, sebagai perempuan kelas dua, tetapi kalau kami terus memikirkan itu, kemudian berontak, dan terus berusaha untuk mendapatkan tempat, maka akhirnya perempuan Bali akan kehabisan tenaga untuk memperjuangkan hal tersebut. Saya justru menganjurkan kepada perempuan, berhenti menyebut diri kelas dua, kelas pinggiran, mari kita berbuat. Buatlah sesuatu yang bisa memberikan pandangan bahwa perempuan tidak seperti yang mereka duga. Kalau kita sudah memperlihatkan diri dalam pendidikan, dalam peranan di rumah tangga, maupun dalam aktivitas di masyarakat, maka secara otomatis orang laki-laki tidak akan berpikir dia itu seorang perempuan, tetapi dia itu adalah orang yang mampu.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;    Janganlah perempuan terus memperbincangkan tentang peranan yang tak seimbang. Berbuatlah, tunjukkan pada masyarakat bahwa inilah perempuan dan nanti tanpa sadar laki-laki akan menganggap perempuan dan laki-laki adalah sama, cuma fungsi yang berbeda tergantung kesenangan perempuan memilih peranan itu dan mempergunakan kesempatan yang ada. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;     Masyarakat Bali tidak pernah menempatkan perempuan sebagai perempuan lemah. Tidak ada orang tua yang mengajarkan anak laki-lakinya, "Tolong bantu adikmu yang perempuan yang lebih lemah darimu". Justru masyarakat Bali mendidik anak-anaknya, laki-laki maupun perempuan, sama saja. Orang tua lebih menekankan pendidikan di rumah pada anak perempuannya karena ia akan meninggalkan keluarganya mengikuti keluarga suami. Anak perempuan diberikan pendidikan lebih keras dengan harapan ia akan membawa nama keluarga. Jangan sampai memalukan keluarga. Jangan sampai kehadirannya dicemoohkan, dikatakan dari keluarga yang bisanya hanya menadahkan tangan saja, tidak bisa bekerja membantu keluarga. Bisa dilihat dalam aktivitas sehari-hari, di rumah perempuan memasak, semua diatur oleh perempuan, tetapi di dalam upacara besar, yang memasak bukan perempuan justru laki-laki.&lt;br /&gt;     Kemudian kita melihat bagaimana masyarakat Bali memandang para Dewa dan Dewi itu, semua mendapatkan penghargaan sama dari penganutnya. Tidak ada yang memandang Dewi Saraswati lebih rendah dari suaminya Dewa Brahma. Semuanya dihormati sama tergantung dari posisi dan kemampuannya. Jadi di masyarakat Bali tidak ada perbedaan dalam peranan antara perempuan dan laki-laki, yang berbeda hanyalah fungsinya.&lt;br /&gt;Perempuan menjalankan kodratnya, perempuan tentu akan hamil. Kalau ingin melahirkan anak-anak yang berkualitas, bisakah perempuan-perempuan itu merencanakan kalau ingin punya seorang anak, berapa mau punya anak. Kemudian dalam perencanaan itu bisakah mempersiapkan diri karena selama bayi dalam kandungan, seorang ibu sudah mulai menanamkan dasar kepribadian untuk anaknya. Dalam hal ini, perempuan maupun laki-laki dapat mempersiapkan diri dalam keadaan tenang. Tidak membawa karma masa lampaunya sehingga di dalam melahirkan anak, tidak lagi berada dalam keadaan tegang, cemas ataupun bingung. Dan setelah merasa diri siap, barulah punya anak.&lt;br /&gt;     Seandainya janin sudah terbentuk, maka yang perlu dipersiapkan adalah bisakah ibu berada dalam keadaan tenang. Suaminya pun harus men-support, memberikan kasih sayang, cinta kasih, rasa aman pada janin dalam kandungan. Dalam hal ini, laki-laki maupun perempuan dapat melakukan meditasi, dekat dengan Tuhan, sehingga situasi spiritual tetap mempengaruhi janin dalam kandungan. Seandainya seorang ibu saat hamil sering marah, maka dasar kepribadian yang ditanamkan pada anak adalah marah. Kalau seorang ibu tetap merasa bertanggungjawab pada anak, berusahalah tetap mempertahankan emosi dalam keadaan tenang, dekat dengan Tuhan, banyak belajar, kalau ingin melahirkan anak yang berkualitas.&lt;br /&gt;     Di samping emosi yang kita bina, juga perlu disadari bahwa pembentukan otak jantan dan otak betina pada janin sangat erat hubungannya dengan aktivitas ibunya selama mengandung. Kalau saat mengandung seorang ibu suka belajar, selalu merasa ingin tahu, selalu ingin mencoba dan berada dalam keadaan tenang, maka akan terbentuk pada janin otak jantan, yang akan menghasilkan orang yang selalu ingin tahu, ingin mencoba, ingin bersaing dan hidupnya adalah untuk bekerja. Sedangkan kalau janin mempunyai otak betina, maka kalau ia sudah besar di dalam dirinya ingin selalu menjaga hubungan baik dengan orang lain, tergantung orang lain dan ingin hidup secara rutin tanpa membuat sesuatu perubahan. Mampukah seorang ibu melahirkan anak yang mempunyai otak jantan dan betina seimbang, sehingga kehidupan anak ini harmonis, senang menemukan hal baru, hidup untuk kerja, tetapi juga mementingkan hubungan baik dengan orang lain? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-5742717731718939516?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/5742717731718939516/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=5742717731718939516' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/5742717731718939516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/5742717731718939516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/08/perempuan-bali.html' title='PEREMPUAN BALI'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-6662403303761750575</id><published>2008-08-31T10:04:00.000+08:00</published><updated>2008-08-31T10:29:54.080+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>WANITA PENGHIBUR</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;DUA WANITA PENGHIBUR&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketika segala sesuatu untuk keberangkatannya ke Parlemen Agama-Agama di Chicago pada bulan September 1893 sedang dipersiapkan, Raja Ajit Singh dari Khetri, yang merupakan murid Vivekananda, dan yang menyediakan tiket untuk keberangkatan itu meminta Vivekananda datang untuk memberkati anaknya yang baru lahir. Vivekananda setuju dan pergi ke Khetri untuk maksud tersebut. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Suatu malam Maharaja mengundangnya untuk menghadiri pertunjukkan musik, nyanyi dan tari yang dibawakan oleh seorang gadis penyanyi. Tetapi beliau menjawab ajakan tersebut dengan mengatakan bahwa dirinya adalah seorang sanyasi, seorang sanyasi tak diijinkan menikmati kesenangan duniawi. Gadis penyanyi dan penari itu merasa amat terluka ketika mendengar ucapan Vivekananda, lalu menyanyikan lagu sedih berikut:&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;"Wahai penguasa, janganlah memandang dosa-dosaku Bukankah itu merupakan pandangan yang sama terhadap nama-Mu? Sekeping besi ada dalam pretima di pura Dan sekeping lain berupa pisau di tangan penjagal Namun keduanya berubah jadi emas Bila tersentuh batu filsuf Karena itu, wahai Tuhan, janganlah memandang sifat-sifat jahatku..."&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Lagu ini sampai ke telinga Swami yang membuat hatinya tergerak. Gadis penari itu yang oleh masyarakatnya dianggap tidak suci, telah memberikan suatu pelajaran yang sangat berharga bahwa Brahman, yang senantiasa murni, senantiasa bebas, senantiasa cemerlang, adalah esensi dari segala mahluk. Swami segera menyadari kesalahannya dan keluar dari kamarnya dan bergabung dalam pesta itu. Selanjutnya Swami berkata:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Kejadian itu telah membuka mataku. Melihat bahwa semua mahluk sesungguhnya adalah manifestasi Tuhan, maka aku tidak lagi dapat memandang rendah siapapun.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Seorang pertapa tinggal diasramnya dan di seberang jalan tepat berhadapan dengan asramnya ada rumah bordil dimana tinggal seorang pelacur. Setiap hari ketika pertapa akan melakukan meditasi, dia melihat para lelaki datang dan pergi dari dan ke rumah pelacur itu. Dia melihat pelacur itu sendiri menyambut dan mengantar tamu-tamunya. Setiap hari pertapa itu membayangkan dan merenungkan perbuatan memalukan yang berlangsung di kamar pelacur itu, dan hatinya dipenuhi oleh kebencian akan kebobrokan moral dari pelacur itu. Setiap hari pelacur itu melihat sang pertapa dalam praktek-praktek spiritualnya (sadhana). &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dia berpikir betapa indahnya untuk menjadi demikian suci, untuk menggunakan waktu dalam doa dan meditasi. "Tapi" dia mengeluh, "nasibku memang menjadi pelacur. Ibuku dulu adalah seorang pelacur, dan putriku nanti juga akan menjadi pelacur. Demikianlah hukum negeri ini." Pertapa dan pelacur itu mati pada hari yang sama dan berdiri di depan Sang Hyang Yama bersama-sama. Tanpa diduga sama sekali, pertapa itu dicela karena kesalahannya. "Tapi", dia memrotes, "hidupku adalah hidup yang suci. Aku telah menghabiskan hari-hariku untuk doa dan meditasi." "Ya," kata Yama, " tapi sementara badanmu melakukan tindakan-tindakan suci itu, pikiran dan hatimu dipenuhi oleh penilaian jahat dan jiwanya dikotori oleh bayangan penuh nafsu." &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pelacur itu dipuji karena kebajikannya. "Saya tidak mengerti," katanya, "selama hidupku aku telah menjual tubuhku kepada setiap lelaki yang memberikan harga pantas."&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;Lingkungan hidupmu menempatkan kamu dalam sebuah rumah bordil. Kamu lahir disana, dan di luar kekuatanmu untuk melakukan selain dari hal itu. Tapi sementara badanmu melakukan tindakan-tindakan hina, pikiran dan hatimu selalu suci dan senatiasa dipusatkan dalam kontemplasi dan kesucian dari doa dan meditasi pertapa ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Dua kisah di atas mengajarkan kepada kita untuk tidak merasa paling benar sendiri, paling suci sendiri. Chin-Ning Chu memberi nasehat : "Kebajikan", katanya "bukanlah jubah yang engkau kenakan, atau gelar-gelar mulia yang engkau berikan kepada dirimu untuk dipamerkan kepada umum!" &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-6662403303761750575?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/6662403303761750575/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=6662403303761750575' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/6662403303761750575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/6662403303761750575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/08/wanita-penghibur.html' title='WANITA PENGHIBUR'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-8611944310388597378</id><published>2008-08-31T09:24:00.000+08:00</published><updated>2008-08-31T10:18:45.914+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wacana'/><title type='text'>Menangkan Dharma</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;MENANGKAN DHARMA DI SETIAP LANGKAH KEHIDUPAN&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Waktu berputar terus dari detik ke detik, menit ke menit, jam ke jam, hari ke hari dan tahun ke tahun dan tidak pernah terhenti, sehingga tak terasa oleh kita waktu enam bulan begitu cepat bergulir. Setiap enam bulan kita selalu merayakan Hari Raya [[&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;strong&gt;Galungan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;]] dan [[&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;strong&gt;Kuningan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;]] yang merupakan perayaan kemenangan dharma melawan adharma. Berkenaan dengan tujuan hari raya tersebut, saya ingin mengajak pembaca yang budiman, terutama saudara umat Hindu untuk merenung dan bertanya sejenak kepada diri kita masing-&amp;shy;masing: "Apakah kita sudah dapat memenangkan dharma (kebenaran) tersebut ?” Sudah tentu jawabannya ada pada relung hati kita masing‑masing.&lt;br /&gt;Kita menyadari, bahwa setiap aktivitas atau kewajiban dalam kehidupan sehari‑hari selalu memiliki sisi yang berbeda atau yang lumrah disebut &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;"rwa bhineda"&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;; yang tidak dapat diabaikan. Dengan kata lain, dalam perjuangan kita melaksanakan tugas atau kewajiban dalam hidup ini selalu ada perbedaan atau terjadi "perang" dalam pikiran kita. Peperangan yang terjadi adalah perang antara dharma melawan adharma. Apabila kita simak lebih dalam peperangan antara dharma melawan adharma yang terjadi pada diri kita masing‑masing, sebenarnya merupakan peperangan melawan musuh‑musuh dalam diri kita sendiri, antara lain peperangan/pengendalian melawan sad ripu, sad atatayi dan sapta temira. Dalam peperangan tersebut saya yakin setiap orang menginginkan kemenangan dalam peperangan tersebut. Sudah tentu hasil peperangan tersebut sangat ditentukan oleh kemampuan tiap‑tiap orang berdasarkan pengetahuan yang dimiliki, kemampuan pengendalian dirinya serta sejauh mana latihan pengendalian diri yang dilakukannya. Setiap orang menginginkan kemenangan dharma atas adharma. Kemenangan salah satu dari kedua tersebut, akan tercermin dari cara orang itu berbicara dan perilaku yang ia tunjukkan dalam kehidupan kesehariannya.&lt;br /&gt;Apabila dharma yang menang dalam peperangan tersebut, maka apapun sikap atau perilaku yang diwujudkan dan kata‑kata yang diucapkannya sudah pasti berdasarkan dharma atau kebenaran, seperti sabar, ramah, penuh welas asih dan lain-lain. Sehingga setiap ucapan dan tindakannya dapat membahagiakan dan mendamaikan orang lain dan dirinya sendiri. Demikian pula sebaliknya, apabila adharma yang menang dalam peperangan tersebut, sudah tentu ucapan dan sikap atau perilaku yang ia wujudkan tidak didasari oleh dharma atau bertentangan dengan kebenaran, misalnya, sering marah, selalu memendam rasa benci, iri hati, lobha, kekerasan dan lain sebagainya, yang sudah tentu akan dapat merugikan dirinya sendiri dan orang lain. Oleh karena itu, maka kita berusaha untuk selalu dapat memenangkan dharma atau kebenaran dalam setiap langkah kita.&lt;br /&gt;Apabila kita dapat memenangkan dharma dalam setiap langkah atau aktivitas kita, sudah tentu betapa manis dan ceria serta damainya hati kita merayakan kemenangan dharma atas adharma setiap enam bulan, sehingga kita betul‑betul merayakan kemenangan dharma melawan adharma dengan penuh bahagia dan damai sesuai dengan hasil peperangan kita dalam setiap langkah dalam kehidupan sehari‑hari.&lt;br /&gt;Demikian sekilas renungan, mudah‑mudahan tulisan ini dapat menyentuh hati nurani pembaca, bahwa kemenangan dharma hendaknya selalu diupayakan di setiap langkah kita, sehingga perayaan Hari Raya Galungan yang kita rayakan setiap enam bulan, betul‑betul memberi nuansa kebahagiaan dan kedamaian bagi kita semua. Saya selalu berdoa dan berharap, semoga kita dapat memenangkan dharma dalam setiap langkah kita dalam mengarungi samudera kehidupan ini.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Om, Shanti, Shanti, Shanti, Om.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-8611944310388597378?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/8611944310388597378/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=8611944310388597378' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/8611944310388597378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/8611944310388597378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/08/menangkan-dharma.html' title='Menangkan Dharma'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-9148917230386009747</id><published>2008-08-28T23:51:00.000+08:00</published><updated>2008-08-31T10:20:51.130+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wacana'/><title type='text'>W A C A N A</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;APAKAH BALI AKAN TETAP HINDU ?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;em&gt;Mengapa Bali tetap Hindu ?&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Setelah keruntuhan Majapahit pada abad 15, hampir seluruh Nusantara menjadi Islam, kecuali beberapa wilayah di Indonesia Timur yang Kristen. Bali, menurut mendiang Clifford Geertz, sebuah pulau Hindu yang munggil, menyembul di tengah samudera Islam. Mengapa Bali tetap Hindu? Apa yang menghalangi kerajaan-kerajaan Islam di Jawa masuk ke Bali? Satu sebab yang luas dipercaya adalah bahwa para tokoh Hindu, seperti Danghyang Nirartha telah membangun benteng niskala di seluruh pesisir Bali yang tidak bisa ditembus oleh para penyerbu dari luar. Mungkin saja hal ini benar dari sudut niskala. Tetapi Robert Pringle dalam bukunya “A Short History of Bali, Indonesia’s Hindu Realm” memberikan analisis dari aspek sekala yang masuk akal.Di bawah subjudul “Why Bali Remained Hindu” Pringle menulis sebagai berikut : Kenapa, setelah keruntuhan Mahapahit, Bali tetap jauh tinggi (aloof) dari kecendrungan kepulauan Nusantara dan gagal memeluk Islam? Geografi tentu saja bukan jawaban yang cukup; seperti dicatat sebelumnya, Selat Bali yang sempit dan dangkal, yang memisahkan pulau ini dari Jawa, tidak pernah merupakan hambatan serius bagi perobahan. Tentu saja ada hambatan-hambatan kultural bagi penetrasi Islam – kegemaran akan daging babi adalah hal yang sering dikutip – tetapi hambatan yang sama ada di Jawa, di mana konversi kepada Islam sungguh-sungguh, sekalipun sering hanya secara nominal, bersifat universal. Orang-orang Bali tidak pernah secara sungguh-sungguh anti Islam. Komunitas Islam terus ada (di Bali) paska Majapahit. Puri-puri dan para penguasa Bali tetap menerima kehadiran orang Muslim sebagai pedagang dan menyewa mereka sebagai tentara. Waktu memberikan orang-orang Bali Hindu ruang nafas politik. Tidak ada kerajaan Islam yang kuat di Jawa sampai kemunculan Mataram, yang mulai pada akhir abad 16, hampir seratus tahun setelah keruntuhan Majapahit. Sementara Mataram mampu mengusir orang-orang Bali dari Belambangan secara temporer, Gelgel dan kerajaan penerusnya tetap kuat yang membuat invasi ke Bali menjadi sulit, dengan atau tanpa dukungan Belanda. (Tambahan dari saya : Bahkan Bali, diwakili oleh Buleleng atau Mengwi mampu menguasai sebagian Jawa Timur. Karangasem menguasai Lombok. Ketika Dalem Samprangan berkuasa, kekuasaannya meliputi Sumbawa. Bali pernah mempersiapkan diri untuk menyerang Mataram).Bagaimanapun juga, Mataram pertama-tama sibuk dengan saingan-saingannya di Jawa, dan kemudian dengan Belanda, tampaknya tidak tergoda oleh pertimbangan untuk melakukan pengislaman dengan api dan pedang di antara berbagai kantong orang-orang tidak percaya sepanjang pesisir sebelah timur Jawa.Belakangan, ekspansi Belanda melemparkan Mataram pada posisi defensif. Ketika kekuatan Belanda semakin berkembang, yang akhirnya membuat mereka mampu menguasai saingan-saingan Indonesianya, keuntungan politik yang mungkin didapat oleh para penguasa Bali melalui konversi ke Islam semakin berkurang dan akhirnya lenyap sama sekali. (hal 70).Kutipan di atas berasal dari tulisan saya di Media Hindu no 39 dengan judul “Mengapa Bali Tetap Hindu.” Sekarang judulnya saya robah agar bernada pesimis. Sebab jika nadanya optimis, akan diabaikan atau dicemoh. Tetapi jika nadanya pesimis mudah-mudahan ada yang marah atau tersinggung, lalu bangun dari kantuknya. Bagi yang apatis tetap akan apatis, apakah nadanya optimis atau pesimis.Sekala dan Niskala.Penjelasan singkat di atas menyatakan bahwa ketahanan Hindu di Bali disebab oleh unsur niskala dan sekala. Mana yang lebih dominan? Menurut saya adalah unsur sekalanya. Kenapa?Kita jawab dulu apa yang dimaksud dengan sekala dan niskala, dalam pengertian umum saja. Sekala adalah segala hal yang dapat kita lihat, kita raba, hal-hal dari dunia materi ini. Niskala, adalah hal-hal yang tidak dapat dilihat atau diraba, tetapi kita yakini keberadaannya. Atau hal-hal yang bersifat kerohanian seperti kepercayaan akan adanya Tuhan, para Dewa/Betara, sorga, neraka, moksha dll. Ketika Hindu berjaya pada jaman Majapahit, unsur niskalanya pasti ada. Tetapi karena unsur sekala diabaikan, maka Hindu runtuh dengan mudah. Majapahit runtuh bukan oleh serbuan tentara asing, tetapi oleh keyakinan asing yang diterima tanpa reserve oleh penguasa dan juga kawula yang beritikad baik dan sangat toleran tetapi tidak waspada. Menyerahkan pemeliharaan agama Hindu hanya kepada yang niskala saja, sudah terbukti gagal. Dua buah bangunan yang sama besar, luas dan tingginya, dibuat dari bahan yang sama di tempat yang berdampingan. Satu bangunan untuk tempat ibadah. Bangunan lain untuk kasino, pusat kenikmatan, termasuk yang bersifat seksual. Bangunan pertama tidak diberi penangkal petir, karena yakin Tuhan memelihara “rumahnya”. Bangunan kedua, karena sadar tempat ini sangat berbau duniawi diberi penangkal petir. Ketika petir terjadi di wilayah itu, kemungkinan yang akan rusak terbakar adalah “rumah” Tuhan itu. Sedangkan bangunan kasino akan selamat. Hukum alam tidak akan membedakan bangunan suci atau bangunan duniawi, termasuk yang digolongkan maksiat sekalipun.Di dalam perang antara Kaurawa dengan Pandawa di Kuruksetra, hal itu juga tercermin dengan jelas. Krishna yang merupakan lambang niskala, hanya berfungsi sebagai penasehat. Arjuna, yang merupakan simbol niskala, harus melakukan peperangan untuk menjaga kebenaran. Kenapa demikian? Manusia memiliki otonominya sendirinya; memiliki kebebasan untuk memilih dharma atau adharma. Manusia harus aktif menjaga kebenaran dan kedamaian. Dengan kata lain, yang niskala menghormati kebebasan yang sekala. Kembali ke inti pembicaraan, Bali tetap Hindu, karena secara militer waktu itu sangat kuat. Sebelum abad 19 pulau Bali dihindari oleh pelaut asing, karena penduduknya dianggap sangat “savage” Opini ini berobah setelah maskapai pelayaran Belanda, untuk kepentingan pariwisata, membentuk opini Bali sebagai pulau sorga yang damai dan eksotik. The Battle of Mind.Sekarang tentu saja kita tidak perlu menjaga Hindu di Bali secara militer. Sebab “pertempurannya” sekarang tidak memakai pedang, tombak atau keris. Tetapi memakai senjata yagn jauh lebih ekfektif yaitu intelek - “The Battle of Mind” Medannya, dari ruang publik sampai ruang privat. Kotbah-kotbah umum, apakah itu namanya tablig, atau kotbah penyembuhan. Buku-buku pelajaran, pengajaran dan kuliah-kuliah agama di ruang kelas. Tulisan di media massa. Berita, sineteron, kotbah di media elektronik. Yang terakhir ini yang paling hebat. Ia menembus masuk ke ruang-ruang pribadi setiap orang, termasuk kamar-kamar tidur orang-orang Hindu, yang yang berpendidikan tinggi ataupuan yang buta huruf.Di sinilah kelemahan kita. Orang Hindu hampir tidak ada yang memiliki media massa nasional, cetak maupun elektronik. Media massa ini, khususnya tv, ada beberapa yang memberikan kesempatan bagi siar Hindu. Namun kita belum bisa memanfaatkannya dengan baik. Tv di Bali, yang memberikan slot cukup besar kepada siar Hindu, mutu siarannya masih lemah. Beberapa waktu lalu di sini ada posting yang menyatakan geli mendengar siaran Hindu di tv lokal itu. Bila dibandingkan dengan kotbah pendeta atau ulama dari agama lain yang membangkitkan semangat dan motivasi, dharma wacana orang Hindu masih jauh. Di dalam “the Battle of Sword” orang bisa terluka atau mati. Di dalam “the Battle of Mind” pasti tidak akan ada yang luka apalagi mati. Tetapi justru ada kesan orang-orang Bali enggan atau mungkin takut terlibat di dalam “the Battle of Mind.” Dulu, seorang pejabat tinggi Ditjen Bimas Hindu dan Buddha, wanti-wanti berpesan agar Media Hindu tidak memuat berita tentang orang-orang agama lain yang kembali (rekonversi) ke Hindu. Padahal berita itu ada sumbernya yang jelas, dan itu terjadi di India. Di tv Indonesia ada berbagai tayangan tentang orang-orang yang baru beralih agama, apakah ke Islam atau Kristen. Mengapa dia takut? Saya tidak tahu karena ia tidak bicara langsung kepada saya. Dia memang bukan representasi seluruh masyarakat Hindu di Indonesia. Tetapi dia juga bukan satu pengecualian.Pejabat tinggi ini juga meminta kepada Sekolah Tinggi Agama Hindu di Jakarta atau Lampung untuk tidak memberi kuliah perbandingan agama. Bila kita tidak tahu agama-agama lain, bagaimana kita dapat melakukan dialog kritis dengan mereka? Melakukan dialog kritis tidak berarti membenci suatu suatu agama atau pemeluk agama tersebut. Bahkan dialog intelek tidak bisa dilakukan berdasarkan kebencian. Sebab kebencian akan menggelapkan rasio dan dengan demikian melemahkan argumennya.Oleh karena itu jangan buru-buru melompat pada kesimpulan bahwa memberikan pandangan kritis atau sekedar mengungkap fakta sejarah adalah penghujatan atau upaya menjelek-jelekkan. Agama, seperti ideology, memerlukan kritik untuk memperbaiki dirinya. Sama seperti kita, kita telah mengambil kritik dari luar maupun dari dalam untuk memperbaiki perilaku dan pemahaman keagamaan kita. Jadi setiap pemeluk agama harus bersikap dewasa di dalam hal ini. Kita telah menunjukkan kedewasaan, ketika dikatakan kafir dan penyembah berhala kita tidak berang dan menggangkat pedang.Tetapi kita perlu mengangkat pedang yang lain, yaitu pedang intelek, untuk memberi penjelasan, bahwa kita bukan menyembah berhala, tetapi menyembah Tuhan, Tuhan yang jauh lebih baik dari tuhan mereka, Tuhan yang adil. Tuhan bagi seluruh mahluk, bukan tuhan yang berpihak pada sekelompok orang, yang menganjurkan kebencian dan kekerasan kepada kelompok yang lain. Dan dengan cara yang lebih indah dan lebih pula.Dr David Frawley, direktur satu Yoga Center di AS, mengharapkan lahirnya para ksatriya intelektual untuk menjaga eksistensi Hindu. Analogi Sumur dan Rakit.Seorang penganjur bahwa semua agama adalah sama, pernah menulis di Media Hindu, justru karena semua agama sama maka orang tidak perlu pindah-pindah agama. Secara logika pernyataan ini tepat. Kalau semua agama sama buat apa pindah agama? Tetapi ia memberikan argumen yang menarik. Ibarat orang menggali sumur; baru menggali lima meter tidak menemukan air, lalu pindah ke tempat lain, di tempat baru ini ia menggali lima meter, tidak juga bertemu air. Bila terus demikian, maka penggali sumur itu akan sia-sia saja. Oleh karena itu setiap orang seharusnya terus menggali sedalam mungkin, sampai ia menemukan air yang dicarinya. Di dalam praktek tidaklah demikian. Kalau setelah menggali sedalam 10 meter, lalu yang ditemukan batu karang, untuk apa diteruskan? Atau bertemu air, tetapi baunya busuk, tentu orang akan pindah mencari lokasi lain untuk digali.Tetapi secara analogi ini juga tidak tepat. .Seorang teman saya, orang Protestan, dengan gelar master dobel, satu dari AS, satu dari Australia, berkata kepada saya. “Bapak akan puas, bila dapat menundukkan diri sendiri. Karena agama bapak meminta bapak melihat ke dalam. Kalau saya lain lagi. Saya baru akan puas, ketika saya dapat menundukkan bapak agar ikut agama saya.”Dia adalah orang awam sama seperti saya. Tetapi pendapatnya itu ada dasarnya dalam Injil, yaitu perintah bagi setiap orang Kristen untuk pergi ke segala penjuru bumi, dan menjadikan bangsa-bangsa murid Yesus. Islam jug demikian. Nabi mereka, sampai akhir hayatnya meminta para pengikutnya untuk terus berjihad menjadikan Islam satu-satunya agama bagi dunia. Bila semua agama memerintahkan pengikutnya untuk “menggali sumur” atau melihat ke dalam sampai berjumpa dengan “dirinya sendiri” dunia ini pasti akan aman dan damai. Tetapi nyatanya tidak demikian. Ketika si Hindu sibuk menggali sumur semakin dalam, si Kristen dan si Islam sibuk berebut wilayah sekitar sumur. Ketika si Hindu kembali dari kedalaman bumi membawa air murni sambil meproklamirkan “semua air sama saja” ia menemukan air itu hanya berguna bagi dirinya sendiri, karena wilayahnya sudah dimiliki si Kristen atau / bersama si Islam. Si Kristen dan si Islam tidak membutuhkan air yang diambil dari inti bumi. Bagi mereka air sungai atau pancuran sudah cukup. Apakah si Hindu harus memasang pagar atau menyewa centeng untuk menjaga wilayahnya? Ini bertentangan dengan prinsip yang diyakininya. Bila ia melakukan itu, artinya ia melaksanakan apa yang ditolaknya, bahwa agama mengkotak-kotakkan dan bahwa agama tidak perlu dibela. Jadi ia dapat lepas dari dilemma ini, hanya bila ia melepaskan identitas Hindunya.Analogi rakit, agama hanya sekedar rakit, agak berbeda tetapi menghadapi dilemma yang sama. Analogi ini ada benarnya. Tetapi siapapun yang membuat analogi ini hanya melihatnya dari agama Hindu saja. Bagi Hindu dan juga Buddha, benar, agama hanyalah sarana untuk menyeberangkan manusia dari wilayah kehidupan sampai di batas wilayah kematian (atau kehidupan yang lain). Di dunia kehidupan yang lain itu agama memang tidak disebut-sebut lagi.Tetapi bagi keyakinan Kristen atau Islam tidak demikian. Agama tidak berhenti sampai di tepi kehidupan dunia lain itu, yang mereka sebut dunia akhirat. Agama terus masuk sampai ke inti kehidupan akhirat. Bagi keyakinan orang Kristen, keyakinan mereka akan kebenaran Yesus sebagai Tuhan, atau Putra Allah, yang menyelamatkan mereka. Bagi orang Islam keyakinan mereka kepada Islam dan Muhammad sebagai Nabi akan menyelamakan atau menjamin sorga bagi mereka. Menurut Islam, ketika ia mati dan sampai di pintu alam kubur, dua orang malaikat akan menanyai apa agama dan siapa nabinya. Bila agamanya bukan Islam dan nabinya bukan Muhammad maka jiwa orang itu akan mendapat siksaan kejam. Dan di dalam persidangan pada hari Pengadilan Akhir, Muhammad akan memberi rekomendasi siapa yang masuk sorga atau neraka secara abadi. Allah akan memerima rekomendasi itu.Di dalam kedua agama ini keyakinan, bukan perbuatan yang menentukan status seseorang di dunia akhirat. Apakah keyakinan semacam ini absurd atau tidak, itulah keyakinan yang dipercayai oleh mereka. Jadi di sini analogi rakit menghadapi kesulitannya sendiri. Dan ia hanya melepaskan diri dari kesulitan ini, dengan melepaskan indentitas Hindunya. Tapi apa perdulinya dengan Hindu? Toh hanya rakit. Yang penting ia bebas. Sebuah solusi, yang sayangnya, bersifat mementingkan diri sendiri. Ego.Kesamenis : Sekutu missonaris Pendirian atau pernyataan, seperti “semua agama adalah sama”, “agama hanya sekedar rakit”, “Sang Hyang Widdhi, Sang Hang Yesus, Allah SWT sama saja” oleh Dr Frank Gaetano Morales (Semua Agama Tidak Sama) disebut sebagai Radical Universalism, atau saya terjemahkan sebagai kesamensime. Sikap ini biasanya dianut oleh orang-orang Hindu. Pada saat lembaga dakwah atau missi agama-agama lain, khususnya Kristen dan Islam begitu gencar menyebarkan agamanya, sikap ini hanya melemahkan posisi Hindu di dalam “the Battle of Mind.” Lebih-lebih jika yang mengatakan itu tidak pernah mempelajari agama-agama lain. Ini adalah sikap arogan dari orang yang tidak tahu. Dan sikap semacam ini akan sangat menguntungkan para missionaries, Kristen ataupaun Islam, di dalam upaya mengkonversi orang-orang Hindu di Bali.Sejalan dengan mereak adalah kelompok yang ingin memisahkan budaya “Bali dengan agama Hindu” untuk membenarkan penggunaan idiom-idiom, dan praktek-praktek Hindu Bali oleh agama-agama lain. “Karena itu adalah budaya Bali, bukan agama Hindu,” katanya. Ini adalah sikap permisif yang bersumber pada kemalasan berpikir atau bahkan impotensi intelektual, yang makin memperlemah pertahanan Hindu.Mempercepat “Perobahan” Bali.Ada kelompok sampradaya yang berupaya untuk membuang ritual Hindu (ala) Bali dan menggantinya dengan hanya agnihotra, homayajna, atau ritual khas sampradayanya. Tetapi ada juga kelompok sampradaya, yang di samping melakukan ritual sesuai aturan sampradayanya juga menerima ritual Hindu ala Bali. Saya mendapat informasi kelompok sampradaya Hare Krishna, di Bali terbagi dalam dua kelompok. Yang menolak upakara ala Hindu-Bali yang tergabung dalam SAKKHI, dan yang menerima, yaitu yang tergabung dalam ISKCON. Pengikut Sai Baba dalam Anggaran Dasarnya terakhir menyatakan diri bukan sampradaya, tetapi hanya kelompok untuk studi Weda. Jika info ini tidak benar silahkan dikoreksi. Dua orang sulinggih yang menjadi tokoh PHDI Besakih dan pimpinan tertinggi Parisada, mengenai ritual kelompok sampradaya yang dilakukan di lapangan Renon pada awal tahun 2006, mengatakan “Itu agama baru. Mereka seharusnya melakukan itu di dalam tempat ibadah mereka sendiri. Bukan di tempat umum!” Pernyataan kedua sulinggih ini saya dengar langsung di suatu griya di Denpasar. Kalau sulinggih dari “kelompok Besakih” saja sudah berpendapat demikian, apalagi sulinggih dari kelompok lain.Dengan dukungan strategi dakwah yang terencana dan berpengalaman, dana untuk perbedayaan ekonomi dan pendidikan, media massa untuk pembentukan opini, dan birokrasi (dalam kasus Islam) yang memberi kemudahan fasilitas ataupun kesempatan, para missonaris, baik Kristen maupun Islam, akan memperoleh manfaat besar dari ketiga kelompok di atas. Ketiga kelompok di atas, kaum kesamenis, “separatis” yang membedakan antara budaya Bali dengan agama Hindu, dan sampradaya yang membuang ritual ala Hindu Bali, bergabung jadi satu, akan merupakan akselarator perobahan Bali dari Hindu, apakah menjadi Bali Kristen atau Bali Islam. Dengan kata lain, apa yang dilakukan oleh ketiga kelompok ini adalah semacam bunuh diri massal.Pendapat saya belum tentu benar. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tapi tolong tunjukkan kepada saya, dari segi apa ketiga pendapat atau kelompok di atas memperkuat Hindu di Bali ? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Om santi, santi, santi Om&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-9148917230386009747?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/9148917230386009747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=9148917230386009747' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/9148917230386009747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/9148917230386009747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/08/wacana.html' title='W A C A N A'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-59534676474708872</id><published>2008-08-28T14:38:00.001+08:00</published><updated>2008-08-29T00:28:43.851+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>CALEG PARTAI REPUBLIKAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SLZIz-Ye_BI/AAAAAAAAAAY/5-NG3K1-IAk/s1600-h/Sesa+mari+menuju.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239455274248371218" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SLZIz-Ye_BI/AAAAAAAAAAY/5-NG3K1-IAk/s320/Sesa+mari+menuju.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;Pemilu Legislatif Bali 2009. Coblos Partai Republika Nusantara 21 &amp;amp; Caleg No.3 untuk perempuan yang ingin perubahan akan kesetaraan Gender.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-59534676474708872?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/59534676474708872/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=59534676474708872' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/59534676474708872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/59534676474708872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/08/politik-republikan.html' title='CALEG PARTAI REPUBLIKAN'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SLZIz-Ye_BI/AAAAAAAAAAY/5-NG3K1-IAk/s72-c/Sesa+mari+menuju.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8838485855246547421.post-2938883683565076449</id><published>2008-08-28T07:04:00.001+08:00</published><updated>2008-08-29T01:04:40.049+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>POLITIK</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Setelah tadi malam ( 27 Agustus 2008 ) diadakan upacara Mejaya-jaya oleh keluarga Puri Satrya untuk keselamatan calon wakil Gubernur Bali Pilgub 2008 Anak Agung Ngurah Gede Puspayoga, yang pada hari ini akan dilantik oleh Menteri Dalam Negeri 28 Agustus 2008.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kemenangan pasangan ini MADE MANGKU PASTIKA &amp;amp; PUSPAYOGA bulan lalu adalah kemenangan pertama bagi PILGUB BALI yang dipilih secara langsung.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;Selamat atas dilantiknya MADE MANGKU PASTIKA &amp;amp; ANAK AGUNG NGURAH GEDE PUSPAYOGA. semoga anda berdua tidak mengingkari kata hati anda membangun Bali Mandara ( MAju - amaN - DAmai - sejahteRA).&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8838485855246547421-2938883683565076449?l=gusdelklank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gusdelklank.blogspot.com/feeds/2938883683565076449/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8838485855246547421&amp;postID=2938883683565076449' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/2938883683565076449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8838485855246547421/posts/default/2938883683565076449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gusdelklank.blogspot.com/2008/08/politik.html' title='POLITIK'/><author><name>GUSDEL SUDIARTHA MADE</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08430664088646546215</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_m7kEiHqOpfI/SNdXVBAP1tI/AAAAAAAAAF0/VXjczULVIK4/S220/Copy+of+del2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
